Pohon yang luar biasa

Parc de la Roseraie à Chatenay Malabry (92) : 8 hectares de verdure classés Monument HistoriqueParc de la Roseraie à Chatenay Malabry (92) : 8 hectares de verdure classés Monument HistoriqueParc de la Roseraie à Chatenay Malabry (92) : 8 hectares de verdure classés Monument HistoriqueParc de la Roseraie à Chatenay Malabry (92) : 8 hectares de verdure classés Monument Historique

Parc de la Roseraie di Chatenay Malabry (92): 8 hektar lahan hijau yang terdaftar sebagai Monumen Bersejarah

Châtenay-Malabry, di département Hauts-de-Seine (92), mendapatkan paru-paru hijau baru dengan dibukanya Parc de la Roseraie. Taman seluas delapan hektar yang terdaftar sebagai Monumen Bersejarah ini mengundang pengunjung untuk berjalan-jalan di bawah dedaunan, di antara pepohonan abad ke-19 yang luar biasa dan harta karun dari masa lalu, seperti rumah bangsawan Countess Boigne dan sisa-sisa rumah Arouet, yang merupakan referensi keluarga Voltaire.
Le Jardin des Plantes cache le plus ancien cèdre du Liban de Paris, histoire insoliteLe Jardin des Plantes cache le plus ancien cèdre du Liban de Paris, histoire insoliteLe Jardin des Plantes cache le plus ancien cèdre du Liban de Paris, histoire insoliteLe Jardin des Plantes cache le plus ancien cèdre du Liban de Paris, histoire insolite

Tahukah Anda? Temukan pohon cedar tertua di Prancis dari Lebanon di Paris dan sejarahnya yang tidak biasa

Di jantung kota Paris, Jardin des Plantes adalah rumah bagi keingintahuan sejarah: pohon cedar tertua di Prancis. Ditanam pada tahun 1734, sejarahnya merupakan perpaduan antara botani, legenda, dan perjalanan yang luar biasa. Mari berjalan-jalan di labirin Buffon untuk menemukan pohon yang luar biasa ini, yang berusia lebih dari 300 tahun.
Le Domaine de Trianon et Hameau de la ReineLe Domaine de Trianon et Hameau de la ReineLe Domaine de Trianon et Hameau de la ReineLe Domaine de Trianon et Hameau de la Reine

Trianon Estate dan dusun Ratu

Trianon Estate dapat dikunjungi secara terpisah dari Château. Terletak dua kilometer jauhnya, dulunya merupakan tempat perlindungan bagi para raja, yang mencari istirahat dan relaksasi jauh dari istana. Dibuat oleh Louis XV, perkebunan ini menjadi wilayah kekuasaan Marie-Antoinette, yang memodifikasi lahannya dan menciptakan sebuah dusun, seperti desa kecil.