Kincir raksasa seberat 36 ton ini bisa berputar sendiri: temukan di Val-d’Oise selama Journées du Patrimoine 2026

Oleh Rizhlaine de Sortiraparis · Diperbarui 12 Agustus 2026 pukul 16:32
Pada 19 dan 20 September 2026, kunjungi Moulin de Sannois dan temukan mekanisme menakjubkannya dalam rangka Journées du Patrimoine di Val-d’Oise.

Tahukah Anda bahwa sebuah mesin penggiling seberat 36 ton bisa berputar hampir sepenuhnya pada porosnya sendiri? Itulah keunikan Moulin de Sannois, yang bertengger di atas Gunung Trouillet, di Val-d’Oise. Pada 19 dan 20 September 2026, para pengunjung akan memiliki kesempatan untuk menelusuri benda bukti masa lalu pedalaman pedesaan Île-de-France yang menakjubkan ini lebih dekat lagi. Acara tahunan Journées du Patrimoine menyoroti berbagai monumen, bangunan, dan ketrampilan yang kadang kurang dikenal, sambil memungkinkan publik memahami sejarah dan cara kerjanya dengan lebih baik.

Sejarah kincir ini mulai berputar pada 1759-1760, ketika François Roger, seorang pemilik kebun anggur dari Franconville, membangunkannya di atas bukit. Ia tidak berjalan sendiri: Bukit Trouillet dulu pernah memiliki hingga tiga kincir. Seiring kedatangan kereta api dan berkembangnya pabrik penggilingan industri besar pada 19e siècle, aktivitasnya perlahan menurun. Kota Sannois akhirnya menjadi pemilik kincir ini pada 1938 dan melakukan beberapa kampanye pemugaran untuk melestarikannya.

Dan untungnya, karena mekanismenya patut dilihat. Le Moulin de Sannois adalah sebuah moulin à pivot, atau moulin chandelier. Berbeda dengan moulin yang hanya atapnya yang bisa menghadap angin, seluruh rangka kayunya bisa berputar demi menempatkan sayap-sayap menghadap angin. Papan utama yang berusia sekitar 500 tahun menjulang enam meter, sementara sayap-sayapnya mencapai 22 meter dari ujung ke ujung. Kini kota menampilkannya sebagai satu-satunya moulin à pivot di Île-de-France yang masih berfungsi.

Di dalamnya, poros pemintal, roda gigi, dan batu penggiling yang kokoh menceritakan bagaimana para penggiling kuno bekerja. Ketika angin cukup kencang, mekanisme itu masih bisa menunjukkan bagaimana energi angin diubah menjadi proses menggiling biji-bijian dan menghasilkan tepung. Tercatat dalam inventaire supplémentaire des Monuments historiques sejak 1975, kilang ini kini dilindungi dan diberdayakan oleh Kota Sannois. Kunjungan-kunjungan tidak hanya membantu menularkan sejarahnya, tetapi juga menjelaskan keahlian yang lama menjadi bagian dari keseharian pedesaan di Île-de-France.

Program Hari Warisan 2026 di Moulin de Sannois, Val d'Oise

  • Tur dipandu ke kincir angin berporos abad ke-18

    Dalam rangka Hari Warisan Eropa, kota Sannois menampilkan tur berpemandu ke kilang angin miliknya. Kilang angin berputar yang dibangun pada 1759 ini kini menjadi yang terakhir dari jenisnya yang masih berfungsi di Île-de-France. Dalam tur ini, Anda akan mengikuti jejak sejarah kilang—dari pembuatannya, proses pengolahan tepung, hingga perubahan mengejutkannya menjadi guinguette pada awal abad ke-20.

    Persyaratan partisipasi : Keberangkatan tur dilakukan tepat pada awal setiap jam, keberangkatan terakhir pukul 18.00. Pembentukan kelompok dilakukan di lokasi, jumlah peserta per kelompok dibatasi hingga 25 orang. - Gratis | Tanpa reservasi

    Jadwal : Sabtu, 19 September 2026 - 14:00 ⤏ 19:00 | Minggu, 20 September 2026 - 14:00 ⤏ 19:00

Halaman ini dapat mengandung elemen yang dibantu oleh AI, informasi lebih lanjut di sini.

Informasi berguna

Tanggal dan jadwal
Dari 19 September 2026 Pada 20 September 2026

× Perkiraan waktu buka: untuk mengonfirmasi waktu buka, silakan hubungi restoran.
    Komentar