Pastikan Anda tidak tertukar: yang kita bicarakan adalah Jardin-Musée Bourdelle di Egreville, bukan Musée Bourdelle di Paris. Namun, kedua tempat ini memberikan penghormatan kepada orang yang sama: pematung Antoine Bourdelle!
Musée-Jardin Bourdelle yang bergaya Art Deco menyimpan koleksi 57 patung perunggu, sebagian besar di antaranya monumental, yang menelusuri perkembangan karyaAntoine Bourdelle (1861-1929). Belum pernah ke sana? Hal itu akan segera berubah dengan adanya Rendez-vous aux Jardins, acara tahunan yang menawarkan berbagai kegiatan di taman-taman di wilayah Ile-de-France untuk membantu mereka yang ingin tahu menemukan kembali tempat-tempat hijau dan makhluk-makhluk kecil yang menghuninya.
Konsepnya sederhana: setiap tahun, saat menjelang musim panas, acara budaya ini menampilkan warisan tanaman khususnya di wilayah Paris melalui rangkaian kegiatan yang menarik. Seiring berjalannya waktu, pengunjung dapat menikmati tur berpemandu, konser, lokakarya, bahkan bukaan pintu istimewa di tempat-tempat yang biasanya tertutup untuk umum. Acara berikutnya pun sudah menanti, akan berlangsung pada akhir pekan, 5 hingga 7 Juni 2026.
Tur virtual yang dipandu mengelilingi taman dan karya-karya Antoine Bourdelle (1861-1929). Anda akan mengenal taman ini secara langsung melalui sentuhan dan diiringi penjelasan tentang keindahan taman tersebut. Di tengah perjalanan, peserta juga akan diajak berhenti sebentar untuk mencicipi dan menghirup aroma tanaman dari taman. Taman seluas 7.000 m² ini rata dan tersusun rapi dengan jalur-jalur yang mengatur jalannya pengunjung. Beberapa buku panduan dalam huruf braille dan gambar berlapis timbul tersedia di bagian resepsionis bagi yang membutuhkan.
Taman di museum ini dirancang oleh Michel Dufet, menantu dari Antoine Bourdelle, dan direstorasi oleh Françoise Phicquepal pada tahun 2025. Gaya art déco-nya menjadikannya serasi dengan kebun gaya Prancis yang rapi dan teratur.
Tema "Pandangan" sangat cocok dengan taman yang penuh warna ini yang berfungsi sebagai latar bagi 57 karya seni, termasuk beberapa karya monumental, yang dibuat oleh Antoine Bourdelle. Seniman ini, murid dari Rodin dan guru bagi Giacometti, Richier, maupun Maillol, dikenal sebagai salah satu pematung terpenting abad ini. Gaya Bourdelle didasarkan pada konsep arsitektural dalam memandang patung, dipengaruhi oleh pengetahuan mendalam tentang seni Yunani kuno dan seni Romawi.
### Konser Argentina dengan Penampilan Instrumen oleh Ninon Valder
Museum kebun departemen Bourdelle menampilkan salah satu karya Antoine Bourdelle (1861-1929): Patung kuda General Alvear, yang diresmikan di Buenos Aires tepat 100 tahun yang lalu.
Pada kesempatan ini, mereka menggelar En Mi Corazon, sebuah konser dari Ninon Valder. Ninon adalah seorang musisi dengan perjalanan yang unik dan luar biasa. Ia dididik oleh para tokoh terkenal di bidangnya (dalam musik klasik: Cécile Daroux dan Jacques Riou di flute; dalam musik Argentina: Juan José Mosalini, Dino Saluzzi, Colacho Brizuela; dalam vokal: Martina A. Catella; dalam jazz: Sylvin Marc dan Carine Bonnefoy). Ia meraih penghargaan pertama dalam musik kamar dan flute dari konservatori Nantes, juara bandoneon dari konservatori Gennevilliers, gelar master di Performance Jazz dari Leeds College of Music (Inggris), dan akhirnya ijazah Insinyur Audio dari École Nationale Supérieure Louis Lumière.
Tanggal dan jadwal
Dari 6 Juni 2026 Pada 7 Juni 2026
Tempat
Museum Taman Bourdelle
1 Rue Dufet Bourdelle
77620 Egreville
Harga
Gratis















