Bagaimana jika kita memulai penelusuran dari Paris versi Jean de La Fontaine ?
Penyair Prancis yang terkenal ini lahir pada 8 Juli 1621 di Château-Thierry, sebelum menambah ketenarannya di Paris sejak usia 20 tahun. Setelah dua tahun di seminari Saint-Magloire, rue Saint Jacques, ia memutuskan meninggalkannya dan kembali ke Château-Thierry sebelum akhirnya kembali ke ibu kota, kali ini untuk selamanya, pada tahun 1664.
Sang dramawan pernah jadi tamu di salon Marguerite d'Orléans dan tentu saja di rumah Madame de La Sablière. Di sinilah ia akhirnya meninggal, di rue Plâtrière, pada tahun 1695. Hingga kini jejaknya masih bisa ditemui di banyak tempat di Paris: di Jardin du Ranelagh dengan sebuah patung yang luar biasa, di Louvre, di hôtel de Rohan, di Académie Française, di bibliothèque Sainte Geneviève, di rue d'Ulm atau pun dicimetière du Père Lachaise.
Semua lokasi tersebut, dan masih banyak lagi, bisa Anda temukan di Sweetvisite, situs wisata khusus yang menawarkan cara menjelajahi Paris mengikuti jejak tokoh-tokoh dan peristiwa terkenal. Di situs itu, setiap tempat dijelaskan, didokumentasikan, dan diilustrasikan. Anda bisa dengan mudah mengunjungi tempat-tempat yang Anda minati, sambil membawa ponsel pintar sebagai panduan di lokasi. Selain Jean de La Fontaine, ada 60 tokoh dan peristiwa lain yang ditawarkan situs ini, meliputi bidang seni, sejarah, budaya, dan peristiwa bersejarah. Pilihan yang tersedia sangat beragam!















