Sebuah pembukaan yang dirayakan dengan meriah! World of Frozen, area baru yang imersif dan didedikasikan untuk dunia Frozen, resmi dibuka pada 29 Maret mendatang di Disneyland Paris. Dirancang sebagai perluasan taman yang sesungguhnya, destinasi ini membawa pengunjung ke pusat Arendelle, lengkap dengan danau, fasad bergaya Nordik, dan wahana utama yang menjadi favorit. Sebuah proyek ambisius yang menjanjikan pengalaman menyeluruh dan membawa pengunjung ke dalam dunia Anna dan Elsa secara nyata.
Dan untuk berbagi cerita dengan kami, Emma Yeates, Produser Panggung di Walt Disney Imagineering Paris (Direktur Kreatif Eksekutif bagi para penggemar bahasa Inggris). Ia menuturkan kepada Sortiraparis tentang proses perancangan seluruh area ini, pilihan arsitektural dan naratif, serta tantangan dalam menciptakan sebuah area baru secara lengkap. Inspirasi dari Scandinavia, perhatian terhadap detail, dan keserasian dengan cerita asli menjadi fokus utamanya... Ia membagikan kisah di balik layar dari lahirnya World of Frozen.
Langsung saja, simak wawancara lengkap kami di bawah ini:
Sortiraparis: Sebagai Senior Show Design & Production Manager dan Show Manager di World of Frozen, apa sebenarnya peran Anda dalam proyek sebesar ini, mulai dari tahap pengembangan hingga pemasangan di Taman?
Emma Yeates: "Saya mengawasi semua disiplin dalam pembuatan pertunjukan. Saya tidak menangani struktur utama — karena saya tidak mampu — tetapi saya memiliki rekan-rekan yang sangat kompeten untuk itu. Peran saya mencakup dari tahap desain hingga peluncuran produksi. Dimulai dari konsep dan ide, lalu secara bertahap mengajak anggota tim lainnya. Kami melibatkan tim teknis — pencahayaan, audio, grafis — dan menentukan kebutuhan minimum. Setelah itu, kami membahas efek khusus apa yang akan digunakan dan membayangkan efek tertentu. Kami masuk ke rincian setiap adegan. Dalam desain, proses berlangsung dalam beberapa fase, dengan "gates": skematik, kelayakan, 30%, 60%, 90%. Berdasarkan bagian tertentu, kami bisa memulai produksi pada tahap 60% atau 90%, tergantung sudah sangat terdefinisi. Perjalanan dari desain ke produksi, kemudian pemasangan dan pengiriman ke taman, dengan garansi satu tahun."
Sortiraparis: Ketika Anda dipercayakan mengerjakan World of Frozen, apa langkah pertama yang diambil? Dengan lembar kosong, rencana teknis... atau lagu dari Frozen yang diputar berulang? Bisa ceritakan proses perancangan area ini?
Emma Yeates: "Kami memulai dengan menonton semua filmnya: yang pertama, kedua, dan juga semua film pendek, terutama yang menampilkan Olaf. Kami tonton semuanya agar bisa meresapi suasana. Selanjutnya, kami mengembangkan cerita dasar yang sudah disepakati sebelumnya antara pihak taman dan sutradara artistik kami. Biasanya, kami memulai dengan presentasi awal yang menggambarkan kerangka besar: apakah ini akan menjadi atraksi, sebuah area terpisah, dan apa ceritanya. Dari situ, kami mulai pengembangan lebih detail."
Sortiraparis: Anda pernah bekerja di Phantom Manor, Cars Road Trip, Avengers Campus… Apa pelajaran baru yang Anda dapat dari World of Frozen?
Emma Yeates: "Setiap proyek itu unik, dan bagi saya ini lebih istimewa karena saya belum pernah memegang posisi yang sama di setiap proyek. Di Phantom Manor, saya adalah artis lukis untuk figure finishing (karakter dan dekorasi panggung), di Cars Road Trip saya sebagai penata properti, dan di Avengers Campus, sebagai penata utama dan manajer. Sedangkan di Frozen, saya berperan sebagai senior manager. Melihat dari pengalaman di berbagai atraksi, tantangannya berbeda. Di Phantom Manor dan Cars, misalnya, berbeda dengan yang melibatkan wahana berperahu dengan flume — sebuah wahana air berliku dengan jatuh dan tikungan — yang sudah menantang secara teknik karena melibatkan air. Sampai kita masuk ke perahu, kita tidak bisa menilai secara pasti visibilitas dan hasilnya bagi pengunjung, membuatnya lebih kompleks. Saya juga belajar bahwa kita tidak pernah benar-benar siap 100%. Akan selalu ada kejutan. Yang penting adalah memiliki rencana cadangan: plan B, C, bahkan D. Kemampuan untuk cepat beradaptasi sangat penting karena tidak ada yang berjalan sesuai rencana."
Sortiraparis: Membuat salju dan es di tengah Marne-la-Vallée, itu bukan hal biasa… Apa tantangan paling tak terduga dalam proyek ini?
Emma Yeates: "Pegunungan saja sudah menjadi tantangan dalam hal akses dan keamanan. Kami harus mengembangkan sistem scaffolding unik untuk membangunnya. Kemudian, para pemahat es kami memberikan keahlian mereka untuk membentuk seluruh struktur. Istana es dibuat bersamaan dan dipasang di puncak gunung. Tantangannya adalah bagaimana menyatukan keduanya secara visual. Setelah proses ini, kami kembali melukis ulang untuk menyempurnakan efek dan memastikan hasilnya konsisten dari segala sudut pandang dan di berbagai kondisi cahaya. Melukis di bawah terik matahari tidak cukup — hasilnya harus tetap terlihat bagus di hari mendung dan saat senja. Efek es di depan kastil Arendelle cukup teknis: menciptakan efek transparan sekaligus mengintegrasikan struktur penyangga, serta memastikan semuanya terlihat memukau siang dan malam dengan pencahayaan."
Sortiraparis: Arendelle adalah dunia yang sangat cerah dan bersinar. Bagaimana menciptakan suasana magis ini di taman hiburan?
Emma Yeates: "Imersi dimulai dari luar, yang berbeda siang dan malam berkat kilauan dan efek es. Di antrean, kita secara bertahap masuk ke dalam cerita dengan pencahayaan, musik, dan efek media yang menambah kedalaman adegan tertentu. Keajaiban tidak bergantung pada satu elemen saja, melainkan gabungan keseluruhan: proyeksi, pencahayaan, dekorasi, musik, dan efek khusus. Setiap detail dirancang supaya bisa dinikmati di berbagai waktu dan kondisi cahaya. Moment paling emosional adalah saat pintu terbuka mengungkap Elsa. Saat itu, saat visual, suara, dan pergerakan perahu disinkronkan sempurna, perasaan yang dirasakan adalah nyata. Ketepatan kolaboratif antara tim wahana dan pertunjukan menciptakan kesan bahwa karakter-karakter benar-benar berinteraksi dengan pengunjung."
Sortiraparis: Saat pengunjung masuk ke World of Frozen, apa harapan Anda agar mereka rasakan pertama kali?
Emma Yeates: "Saya berharap mereka terpesona dan merasakan hal yang sama dengan saya saat akhirnya melihat gambaran besar proyek ini. Kita terlalu terlibat sehingga lupa apa yang telah kita capai. Hanya saat kunjungan terakhir ke lokasi, saat kami berhenti dan memperlihatkan hasilnya pada media, saya benar-benar menyadari seberapa jauh pencapaian ini. Melihat wajah-wajah orang, reaksi mereka, mata mereka yang bersinar, itu yang membuat semua kerja keras ini berharga. Itu akan sama halnya bagi pengunjung. Tujuan kami adalah mereka masuk dan terpana."
Sortiraparis: Tanpa terlalu banyak mengungkap rahasia, apa yang akan paling mengejutkan pengunjung di wahana La Reine des Neiges?
Emma Yeates: "Yang pasti, adalah saat pintu terbuka dan Elsa muncul di istananya. Walau sudah ada foto dan video, pengalaman langsung di perahu tidak bisa digantikan. Saat itu, ketika dia menatap ke arah Anda, kita benar-benar merasa dibawa masuk ke dalam cerita. Momen itu, menurut saya, akan meninggalkan kesan mendalam bagi pengunjung."
Sortiraparis: Apakah ada detail, efek, atau momen tertentu di wahana yang Anda banggakan?
Emma Yeates: "Jujur saja, saya tidak bisa memilih satu. Saya menjalani seluruh proses bersama tim saya, siang dan malam. Ada investasi besar, semangat, dan jam kerja yang begitu menyatu sehingga setiap elemen saling terkait. Saya ingat setiap langkah saat melihat hasil akhir. Tidak ada yang bisa dipisahkan; bahkan adegan tersemarak sekalipun tidak akan berfungsi tanpa semua yang terjadi sebelumnya."
Sortiraparis: Ada detail kecil atau referensi dalam taman yang Anda sarankan pengunjung perhatikan dengan saksama?
Emma Yeates: "Banyak! Ada yang lebih jelas dan ada yang lebih halus, dibuat agar pengunjung yang jeli bisa menemukannya. Misalnya, cerita asli La Reine des Neiges (Snow Queen) tersembunyi di salah satu dekorasi. Ada juga boneka penguin Elsa, sebagai sedikit petunjuk ke dunianya. Di area Meet & Greet dengan Anna dan Elsa, jika kalian perhatikan latar belakangnya, akan menemukan referensi tersembunyi lainnya. Itu bukan satu-satunya; berbagai nama dan referensi tersebar secara halus di seluruh lingkungan. Terserah pengunjung untuk menemukannya."
Sortiraparis: Saya pernah melihat promosi tentang Meet & Greet, termasuk lukisan karya Fragonard Le Hasard Heureux de l'Escarlopette. Kenapa memilih lukisan ini?
Emma Yeates: "Ya, itu muncul di film, dan itu salah satu favorit saya! Ada beberapa lukisan seperti ini dalam film, tapi yang ini saya harus sertakan karena sangat indah. Saya melihatnya di film dan langsung merasa cocok untuk area Meet & Greet. Sangat menawan."
Sortiraparis: Untuk para yang sudah pernah mengunjungi versi World of Frozen lain di dunia, apakah akan ada kejutan khusus di Disneyland Paris?
Emma Yeates: "Ada Rencontre Royale yang hanya ada di sini. Anda bisa melihat kastilnya, tapi tidak bisa bertemu Anna dan Elsa di sana. Sebaliknya, Anda bisa bertemu mereka di tempat lain tanpa kastil. Jadi, pengalaman tidak pernah sama. Kadang Olaf juga akan datang mengunjungi pengunjung, jadi momen itu selalu istimewa. Ada juga pertunjukan La Célébration d’Arendelle di laguna, yang menambah pengalaman di sekitar area ini."
Sortiraparis: Jika Anda harus meyakinkan orang yang bukan penggemar berat La Reine des Neiges untuk mencoba wahana ini, apa yang akan Anda katakan?
Emma Yeates: "Anda tidak perlu jadi penggemar film untuk terpesona oleh suasananya. Gunung itu sendiri sudah cukup impressif saat tiba di sana. Bahkan tanpa mengenal La Reine des Neiges, kekaguman terhadap dekorasi yang besar dan atmosfer yang terinspirasi dari lanskap Nordic sudah cukup membius. Kalau mereka suka Norwegia, mereka pasti suka datang ke sini... mulai dari arsitekturnya. Efek 'wow' tidak bergantung pada status penggemar atau tidak. Dengan Audio-Animatronics, imersi di taman, dan kekayaan visual, semua ini cukup untuk memikat pengunjung. Dunia ini dirancang untuk menyentuh semua orang, baik yang sudah mencintai ceritanya ataupun yang baru mengenalnya."
Sortiraparis: Jika boleh kembali ke dulu dan memperlihatkan dunia ini kepada diri Anda yang kecil, pesan apa yang ingin Anda sampaikan?
Emma Yeates: "Saya tidak tahu pasti apa yang akan saya katakan, tapi pasti bahwa semuanya mungkin. Saat kecil, ayah saya membawa saya ke taman, dan saya tidak pernah membayangkan suatu hari bisa bekerja di sana. Saat memulai karier, saya adalah pelukis dekoratif sementara. Tidak pernah terpikirkan akan ikut dalam perancangan dan pembuatan World of Frozen. Jadi, mungkin saya akan bilang: semuanya mungkin."
Sortiraparis: Pesan terakhir untuk pembaca kami?
Emma Yeates: "Pesan terakhir? Kami sangat berharap mereka akan datang dan menikmatinya. Kami mengerahkan banyak usaha dan passion untuk proyek ini, dan kami berharap mereka bisa merasakan semangat itu melalui pengalaman yang kami hadirkan."
Rute ini menawarkan pengalaman berjalan santai yang menyenangkan melalui taman-taman hijau yang rimbun dan atmosfer yang tenang. Area ini cocok sekali bagi keluarga maupun mereka yang ingin menikmati waktu bersantai di alam terbuka, sambil menikmati keindahan alami dan suasana yang segar. Tidak hanya menyediakan jalur yang nyaman untuk berjalan kaki, tempat ini juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas yang mendukung kegiatan luar ruang, menjadikannya destinasi favorit bagi pecinta alam dan penggemar jalan-jalan santai.











































