Untuk sekilas cerita, Parc Monceau adalah bekas milik Pangeran Chartres yang menugaskan rancangan kepada pelukis Carmontelle agar ia menjadikannya sebuah "tanah ilusi".
Diresmikan pada 1775, taman ini pada awalnya berupa paviliun yang dikelilingi kebun bergaya Prancis (yang kini tidak ada lagi). Ia dirancang sebagai taman hias yang memadukan zaman kuno, eksotisme, dan Abad Pertengahan, tercermin dari replika piramid Mesir dan Naumachie yang terdiri dari kolamnya dikelilingi kolom-kolom Korint, mengingatkan gambaran pertempuran laut pada era Romawi kuno. Kolom-kolom terkenal itu berasal dari Gereja Saint-Denis yang dihancurkan pada tahun 1719.
Pada tahun 1785, Menteri Keuangan Charles-Alexandre de Calonne memutuskan untuk mendirikan tembok Fermiers Généraux, tembok yang dimaksudkan untuk membatasi wilayah Paris dan dengan demikian memerangi penyelundupan. Tembok-tembok ini dipadukan dengan Rotondes seperti yang kita kenal sekarang, dibangun oleh Claude-Nicolas Ledoux. Pada masa itu, Paris masih berada di pinggir kota.
Menjadi sangat nasional setelah Revolusi, ia dikembalikan ke keluarga Orléans, tetapi tidak lama berada di tangan mereka. Negara membelinya pada tahun 1852. Penampilan taman itu telah banyak berubah. Sang finansialis Pereire telah membangun banyak hôtels particuliers di sisi Timur, Selatan dan Barat, terutama museum Cernuschi (seni Asia) dan Nissim de Camondo (abad ke-18). Mereka kini menjadi bagian dari kebanggaan kawasan Plain Monceau, namun taman itu sejak saat itu dipangkas setengahnya, dari 20 hektar menjadi 8 hektar pada masa kini.
Rancangan taman itu terakhir kali diubah oleh insinyur Alphand, arsitek Davioud, dan hortikulturis Barillet-Deschamps, yang bekerja di bawah arahan Baron Haussmann. Pada tahun 1861, Napoléon III akhirnya dapat meresmikan taman yang kita kenal sekarang.
Pada tahun 1861, lahir sebuah jembatan bergaya Venesia yang khas. Jembatan dengan desain unik ini dibuat dari batu yang meniru marmer.
Parc Monceau kini menjadi salah satu taman terindah di ibu kota. Tempat ini kerap dikunjungi oleh keragaman pengunjung: para ibu dengan anak-anak, wisatawan, pelari, dan juga komunitas Rusia yang datang ke Katedral Ortodoks Saint Alexander Nevsky (1861) yang letaknya tak jauh dari sana.




Terisolasi oleh sabuk vegetasi, hotel-hotel mewah, dan gedung-gedung megah, suasana tenang merajalela di taman besar ini yang dihiasi banyak patung marmer dari sastrawan terkenal dan musikus era itu. Di sana kita menemukan terutama sebatang platan bersejarah, ditanam pada 1814 dengan keliling 7 meter, serta sebuah sykomore setinggi 30 meter yang saat ini merupakan pohon tertua di distrik itu (1853).
Sangat cocok untuk jalan-jalan mesra atau bersama keluarga, taman ini menawarkan banyak tempat untuk duduk santai sambil menikmati cuaca cerah dan suasana yang menyenangkan. Namun, komentar pedas mengatakan bahwa taman ini terlalu ramai karena popularitasnya, sehingga makin sulit menyatukan berbagai tipe pengunjung yang sekadar datang untuk piknik, berjalan-jalan, atau bermain sepak bola.
Untuk mengakhiri, kita tidak bisa membahas Parc Monceau tanpa menyebut keragaman satwa dan tumbuhan yang menakjubkan. Inilah ruang hijau di distrik itu dengan keragaman burung yang paling banyak, menarik karena ketinggian pohon-pohon serta kesejukan kolamnya tempat ikan koi dan ikan mas lainnya berenang.
Dari sisi jadwal, perhatikan bahwa Parc Monceau dibuka dari 27 Maret hingga 30 April 2022, setiap hari pukul 07.00–20.00; lalu dari 1 Mei hingga 31 Agustus 2022 pukul 07.00–22.00, hingga 21.00 pada September, dan kembali hingga 20.00 pada Oktober. Pintu masuk taman ini tersedia melalui beberapa akses: boulevard de Courcelles, avenue Vélasquez, avenue Van Dyck, dan avenue Ruysdael.
Tanggal dan jadwal
Hari-hari berikutnya
Selasa :
ditutup
Rabu :
ditutup
KAMIS :
ditutup
Jumat :
ditutup
SABTU :
ditutup
Minggu :
ditutup
Senin :
ditutup
Tempat
Parc Monceau
35 boulevard Courcelles
75008 Paris 8
Harga
Gratis
Usia yang disarankan
Untuk semua
Informasi lebih lanjut
Parc Monceau akan dibuka mulai 27 Maret hingga 30 April 2022, setiap hari mulai pukul 07.00 hingga 20.00, mulai 1 Mei hingga 31 Agustus 2022, mulai pukul 07.00 hingga 22.00, hingga pukul 21.00 di bulan September dan kembali dibuka hingga pukul 20.00 di bulan Oktober.
Pintu masuk ke taman ini dapat dicapai melalui beberapa titik akses: boulevard de Courcelles, avenue Vélasquez, avenue Van Dyck, dan avenue Ruysdael.



















































