Mencari karya arsitektur yang menakjubkan atau bangunan unik di wilayah Île-de-France? Île-de-France tidak kekurangan kekayaan warisan budaya. Setiap tahun, Kementerian Kebudayaan menggelar Hari Warisan Budaya, memberi kesempatan bagi yang paling penasaran untuk menjelajahi bangunan dan tempat-tempat yang biasanya hanya dibuka untuk umum secara terbatas.
Jika Anda sedang melintas di Seine-Saint-Denis, mengapa tidak mampir sebentar ke Villemomble? Terletak sekitar 14 km di timur Paris, kota kecil di kawasan Île-de-France ini memiliki sebuah mahkota bersejarah, yaitu gereja Saint-Louis. Gereja ini masuk dalam daftar bangunan bersejarah sejak 1996 (kecuali kapel Saint-Genest yang dibangun pada 1985), dan dibangun antara tahun 1901 hingga 1958 berdasarkan rancangan arsitek Georges Dumont. Meski tampilannya mengusung gaya industri dengan bahan seperti cor dan besi modern, yang paling mencolok adalah menara loncengnya yang unik dan tidak biasa.
Meninggikan diri hingga 56 meter di atas tanah, menara lonceng ini dibangun pada tahun 1926 dengan kerangka beton, batu meulière, dan bata oleh arsitek Paul Tournon dan Carlo Sarrabezolles. Sebagai puncaknya, pematung asal Toulouse ini langsung memahat bahan tersebut untuk menciptakan sejumlah 28 patung masing-masing setinggi tujuh meter.
Selama bertahun-tahun, struktur gereja ini mengalami penurunan kekuatan. Namun berkat Dana Warisan dari Pemerintah, bangunan ini akhirnya mendapatkan perawatan dan revitalisasi yang signifikan. Sejak proses restorasi gereja Saint-Louis, menara ikonik dari bangunan ini resmi mendapatkan status pelindung; sebuah penghargaan yang diraih pada Agustus 2024. Bagi yang sangat ingin tahu dan ingin berkunjung ke gereja Saint-Louis di Villemomble serta melihat menaranya secara lebih dekat, perlu diketahui bahwa tur berpemandu tersedia selama Hari-Hari Warisan budaya.
Tempat
Gereja Saint-Louis di Villemomble
11 Bis Place de la République
93250 Villemomble















