Eurovision 2026 : lagu-lagu dari lima negara yang lolos otomatis

Oleh Caroline de Sortiraparis · Diperbarui 3 April 2026 pukul 09:52
Mereka berjumlah lima. Lima negara langsung lolos ke grand final Eurovision 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada bulan Mei di Wina, Austria. Lalu, siapa saja mereka? Temukan sekarang juga perwakilan serta lagu-lagu dari kelima negara yang sudah dipastikan tampil.

Saat sekitar 30 negara harus menjalani babak semi-final yang sangat ditakuti, kini 5 negara telah lolos langsung ke final besar Eurovision yang dijadwalkan pada Sabtu, 16 Mei 2026 di Wina, Austria.

Biasanya, anggota dari yang dikenal sebagai "Big 5", yaitu lima kontributor keuangan utama UER (Union européenne de radio-télévision) yaitu Jerman, Italia, Spanyol, Prancis dan Inggris—lolos otomatis. Namun tahun ini, Spanyol memilih tidak berpartisipasi dalam Eurovision. Pada 2026, "Big 5" pun berubah menjadi "Big 4". Selain itu, negara tuan rumah juga langsung masuk ke final. Untuk penyelenggaraan ke-70 Eurovision, Austria pun dipastikan ikut serta di final besar yang ditetapkan pada 16 Mei.

Segera lihat para peserta dan lagu dari kelima negara yang lolos otomatis ke final dari Eurovision 2026.

Jerman: Sarah Engels - "Fire"

Kita memulai dengan Jerman. Negara itu tahun ini diwakili oleh Sarah Engels, yang telah terkenal di negaranya sejak mengikuti acara pada 2011, Deutschland Sucht Den Superstar. Sejak itu, penyanyi ini terus tampil di berbagai program televisi, terutama Let's Dance, Das große Promibacken, The Masked Singer, dan Dancing on Ice. Pada 2025, Sarah Engels merilis album terbarunya Strong Girls Club, sekaligus memerankan peran utama dalam produksi Moulin Rouge di Koln.

Musim semi ini, penyanyi itu menantang diri dengan tantangan baru: bersinar di edisi ke-70 Eurovision dengan lagunya "Fire" sambil berharap trofi bisa kembali ke rumah!

Prancis: Monroe - "Lihat!"  

Tahun ini pun, penonton Prancis tidak diberi kesempatan untuk menunjuk kandidat yang mewakili Prancis di Eurovision. France Télévisions yang memilih artisnya, yaitu Monroe.

Dikenal luas pada tahun 2025 berkat kemenangannya di acara « Prodiges » di France 2, Monroe menonjol dengan kekuatan vokalnya dan kepekaan modernitasnya. Artis lirik yang tumbuh antara Prancis dan Amerika Serikat ini telah belajar bernyanyi dan bermain piano sejak usia dini. Terlatih dalam musik klasik, Monroe perlahan membangun dunia pribadi yang juga kontemporer. Untuk mencoba meraih kemenangan musim semi ini di Wina, Monroe akan membawakan lagunya yang berjudul « Regarde ! ».
 

Italia: Sal Da Vinci - "Per Sempre Sì" 

Italia, yang juga termasuk dalam "Big 5", telah menunjuk artis yang akan mewakilinya di Eurovision musim semi ini. Dan orangnya adalah Sal Da Vinci dengan lagunya «Per Sempre Sì». Penulis lagu-penyanyi asal Napoli, yang dikenal luas karena menulis untuk Ornella Vanoni dan Renato Zero, telah dipilih Italia untuk mencoba meraih kemenangan, setelah kegemilangan Måneskin pada 2021.

Dengan nama asli Salvatore Michael Sorrentino, sang artis kelahiran 1969 telah membangun banyak kesuksesan sepanjang kariernya. Pada 1994, ia memenangkan Festival Musik Italia Canale 5 dengan lagu Vera. Pada 2009, Sal Da Vinci finis di tempat ketiga di Festival Sanremo dengan lagunya Non Riesco A Farti Innamorare. Ia akhirnya harus menunggu hingga tahun 2026 untuk meraih kontes nasional bergengsi itu dan dengan demikian mewakili Italia di kontes Eurovision lagu-lagu.

Inggris Raya: Look Mum No Computer - "Eins, Zwei, Drei"

Look Mum No Computer : itulah nama artis yang akan mewakili warna Inggris di musim semi ini di Austria untuk Eurovision. Di balik nama itu tersembunyi Sam Battle, seorang penyanyi-penulis lagu eksperimental sekaligus penemu mesin musik unik dan kadang-kadang eksentrik. Setelah menjadi vokalis band indie rock ZIBRA, Sam Battle menapaki karier solo. Pilihan ini tampaknya menguntungkan baginya, karena Look Mum No Computer pun terpilih mewakili Britania Raya musim semi ini di Eurovision. Bukti ketenarannya, di media sosial sang artis memiliki 1,4 juta pengikut!

Musim semi ini, dengan lagu berjudul "Eins, Zwei, Drei", Look Mum No Computer berharap bisa meraih posisi teratas!
 

Austria : COSMÓ – "Tanzschein" 

Austria, negara yang berhasil mengangkat trofi Eurovision edisi terakhir, akankah kembali meraih dua kemenangan beruntun? Hingga saat ini, masih ada ketidakpastian, tetapi juara bertahan tersebut memantapkan langkahnya di 2026 dengan menunjuk COSMÓ. Penyanyi berdarah Hongaria ini tumbuh besar di Burgenland, Austria. Sebelum membela negaranya di kontes Eurovision, COSMÓ pernah ikut serta di "The Voice Kids" pada 2022 dan bahkan masuk ke babak final. Untuk Eurovision, ia memilih lagu "Tanzschein", dan bertekad menyebar cinta lewat musiknya.

Eurovision 2024 : écoutez les 37 chansons en compétition Eurovision 2024 : écoutez les 37 chansons en compétition Eurovision 2024 : écoutez les 37 chansons en compétition Eurovision 2024 : écoutez les 37 chansons en compétition Eurovision 2026: Intip 35 lagu yang akan bersaing di panggung musik dunia
Setelah babak final utama yang dijadwalkan pada hari Sabtu, 16 Mei 2026 di Wina, Austria, kita akan mengetahui siapa pemenang utama dari edisi ke-70 Eurovision. Sementara itu, kami mengajak Anda untuk mengenal 35 lagu yang bersaing tahun ini. [Baca selengkapnya]

Informasi berguna

Situs resmi
eurovision.tv

Komentar
Perbaiki pencarian Anda
Perbaiki pencarian Anda
Perbaiki pencarian Anda
Perbaiki pencarian Anda