Pelajaran pertama malam ini: The Weeknd tidak suka membuat penonton menunggu! Sambil beberapa penonton masih sibuk mencari tempat duduk, konser dimulai sekitar empat belas hingga lima belas menit lebih awal. Hal ini cukup membuat beberapa penonton terlambat kehilangan momentum. Sebelum tampil, Playboi Carti telah membuka pesta dengan sebuah penampilan pembuka yang tegang, dirancang untuk mengguncang Stade de France dan membawa sekitar 80.000 penonton ke dalam suasana.
The Weeknd di Stade de France: jadwal, penampil pembuka... berikut semua info praktisnya
Para penggemar The Weeknd sedang bersiap di garis start. Setelah tampil di Lille dan sebelum Nice, penyanyi asal Kanada itu akan singgah di Paris untuk empat pertunjukan istimewa di Stade de France. Dalam rangka "After Hours Til Dawn Tour", The Weeknd bakal kembali bertemu penggemar di Île-de-France pada hari Rabu 8, Jumat 10, Sabtu 11, dan Minggu 12 Juli 2026. Anda sudah punya tiket dan berencana menghadiri salah satu atau beberapa pertunjukan tersebut? Jadwal tampil, pembuka pesta, rute ke stadion dengan transportasi umum, maupun barang-barang yang dilarang... Berikut semua informasi praktis yang perlu diketahui sebelum bergabung di dalam venue wilayah Île-de-France pada 8, 10, 11, dan 12 Juli. [Baca selengkapnya]
Sangat cepat terasa bahwa artis Kanada ini menaruh fokus pada spektakel yang dibuat untuk stadion. Di tengah panggung berdiri robot raksasa berwarna emas yang terus berputar mengikuti gerak artis. Di sekelilingnya, pasukan penari berpakaian gaun merah panjang lengkap dengan topeng misterius, memberi nuansa ritual futuristik pada konser ini. Di antara api, permainan cahaya, dan desain panggung yang monumental, susah melepaskan pandangan dari pertunjukan ini.
Ide lain yang tak kalah menarik: panggung berbentuk salib yang sedikit mengurangi efek "kerumun semut" khas konser stadion. Meski ukuran Stadion de France begitu besar, The Weeknd berhasil menutup jarak dengan terus bergerak ke berbagai bagian panggung, turun berkali-kali ke area pit, dan senantiasa mencari kontak dengan penonton. Salah satu momen terindah malam itu? Duet spontan dengan seorang penggemar, langsung diikuti pelukan yang membuat stadion bergemuruh.
Lalu muncullah hal-hal yang sedikit lebih memecah belah.
Dari sisi musikal, penampilannya cukup bernuansa. Ya, Stade de France membara dengan Starboy, Can’t Feel My Face, The Hills, I Feel It Coming, Save Your Tears atau bahkan Blinding Lights, dinyanyikan bersama oleh hampir 80.000 penonton. Rasanya menggetarkan, kadang-kadang impresif. Namun justru komunikan yang terus-menerus itu kadang membuat penyanyi utama sedikit tersamarkan. Beberapa bait hampir sepenuhnya dibiarkan pada publik, sementara beberapa bagian lebih banyak bergantung pada soundtrack daripada penampilan vokal yang benar-benar live. Tidak ada yang benar-benar merusak pertunjukan, meskipun. Dan jelas, kami bukan satu-satunya yang memikirkan hal itu. Di lorong-lorong keluar yang panjang — tradisi nyata di Stade de France — para penonton membagikan kesan mereka: “Luar biasa bisa melihatnya secara langsung” bersandingan dengan “Dia lebih dulu memulai playlistnya sebelum menyeberangi panggung”. Dua kesan itulah yang cukup merangkum konser ini.
Kedatangan mendadak Playboi Carti di tengah pertunjukan, kemudian membagi momen Timeless lalu Rather Lie dengan The Weeknd, langsung menggebrak penonton. Dan finalnya pantas membuat kita melupakan jam terakhir RER. Di House of Balloons, balon-balon raksasa melambung di atas kerumunan. Lalu datang Moth to a Flame : api menjulang, kembang api membakar langit Saint-Denis dan Stadion Stade de France berubah menjadi kobaran api raksasa. Sebuah final yang spektakuler ini menjelaskan mengapa hampir tidak ada yang meninggalkan stadion sebelum nada terakhir... meski harus menunggu berderet menit di lorong untuk menuju transportasi.
Kalau Anda bakal hadir di tanggal-tanggal konser berikutnya, ada saran: tetap bertahan sampai selesai, kalau bisa tentu saja. Di lima menit terakhir itulah The Weeknd mengeluarkan kartu terakhirnya. Sebaliknya, siapkan diri secara mental saat keluar: ketika 80.000 orang serentak memutuskan bahwa waktunya pulang, ujian terakhir justru terjadi di tengah lautan manusia yang berebut keluar...







The Weeknd di Stade de France: jadwal, penampil pembuka... berikut semua info praktisnya


































