Pecinta seni rupa jalanan, sudahkah Anda mengenal Golden Street-art? Diselenggarakan oleh situs trompe-l-œil.info, kompetisi tahunan ini menampilkan lukisan mural jalanan terbaik di Prancis berdasarkan suara dari para pengguna internet. Pada bulan Januari 2026 ini, Golden Street-art memperkenalkan 60 karya seni urban terpilih tahun ini, yang bersaing menjadi mural terbaik yang dibuat di Prancis selama 2025 (dan dapat dilihat di situs trompe-l-œil.info).
Sebelum mengenal Golden Street Art 2025 yang akan datang, para pengguna internet diajak untuk memilih karya favorit mereka melalui Facebook. Dalam pemilihan ini, terdapat 17 mural yang tersebar di Île-de-France, termasuk 4 di Paris, yang masuk dalam daftar 60 karya yang dipilih. Mari kita lihat karya-karya tersebut!
Pertama-tama, mari kita kunjungi kota Argenteuil di Val-d'Oise, untuk menyaksikan karya dari Rouge Hartley. Dilukis pada Oktober 2025, karya ini terletak di tepi Quai Saint Denis. Untuk mural ini, Rouge Hartley berhasil mengubah dua tiang besar berukuran sekitar 20 meter tinggi dan 11 meter lebar menjadi karya seni yang memukau.
Di département yang sama di Île-de-France ini, beberapa mural lainnya turut bersaing, termasuk karya kolaborasi antara 2Li dan 2FLUI, yang terletak di Jouy-le-Moutier (16 rue Maurice Ravel). Tidak ketinggalan, karya dari L7m di Taverny (5 rue du Pressoir). Ada juga karya dari Nexer One & 2FLUI yang dibuat di Cergy-Pontoise (2 avenue du jour) selama Festival Caps Attack yang diselenggarakan oleh Asosiasi Art Osons. Di kota yang sama di Val-d'Oise, mural yang dilukis oleh Spear (1 rue de la Gare) juga turut bersaing tahun ini.
Berpindah ke daerah administratif di Île-de-France, kita menuju ke Yvelines, di mana terdapat empat karya seni yang bersaing: karya dari Alexandre Sarrat alias « Ma Touche Perso » di Aubergenville (rue de la Gare), karya dari Alber di Saint-Germain-en-Laye (boulevard Hector-Berlioz & rue Jean-Baptiste Lulli), serta karya dari duo Alegria del Prado dan seniman jalanan asal Nantes Eskat, semuanya dibuat di Limay (9 allée des coutures untuk duo dan 40 rue Roelandt untuk karya kedua).
Di Seine-Saint-Denis, hanya satu seniman yang bersaing. Dia adalah seniman Mapecoo dengan mural seluas 150 m² yang dibuat di Bobigny (8 rue de la République).
Mural karya Jean-Baptiste Colin, yang dikenal juga sebagai JBC, di Malakoff (102 Rue Paul Vaillant Couturier) dalam Hauts-de-Seine, masuk dalam daftar favorit, sama seperti karya Mapecoo yang dibuat di Arcueil di Val-de-Marne (1 Cité des Irlandais).
Tak lupa juga karya dari Shozy, yang dikenal luas karena keahliannya dalam teknik 3D. Pada tahun 2025, seniman ini menciptakan sebuah mural di Montereau-Fault-Yonne di kawasan Seine-et-Marne (4 rue des Récollets).
Akhirnya, empat mural yang terletak di Paris masuk dalam daftar 60 karya seni jalanan terbaik yang dibuat di Prancis pada tahun 2025 menurut situs trompe-l-œil.info. Termasuk karya dari Philippe Baudelocque di arrondissement 13 (16 rue Vergniaud), karya Crey132 di Spot 13 (rue Jean-Baptiste Berlier), serta karya dari seniman asal Portugal yang terkenal, Arthur Bordalo, yang dikenal sebagai Bordalo II. Menyambut pameran bertajuk "irreversible" di Galerie Mathgoth, Bordalo II pun memanfaatkan kesempatan ini untuk menciptakan dua karya mural di jalanan arrondissement 13 Paris (42 rue des Grands-Moulins dan Quai François Mauriac, dekat jembatan penyeberangan Simone de Beauvoir).
Penggemar seni jalanan kini bisa berkarya memilih mural favorit mereka hingga hari Minggu, 1 Februari 2026 pukul 20.00 WIB. Setelah tahap pertama ini selesai, akan dipilih 10 mural terbaik berdasarkan jumlah "Like". Selanjutnya, akan dilakukan pemungutan suara terakhir. Keenam mural terpilih ini akan dinilai oleh juri yang terdiri dari fotografer dan juga melalui suara para pengguna Facebook.
Ingatkah Anda, tahun lalu, Wild Drawing memenangkan hati banyak orang dengan karya seninya yang dibuat di Aurec-sur-Loire, Haute-Loire.
Situs resmi
www.trompe-l-oeil.info



















