Selama sekitar sepuluh hari terakhir, kami terus memantau model-model meteorologi untuk mengikuti perkembangan ramalan tentang salju dan dingin di Paris dan Île-de-France menjelang akhir Januari 2026. Bagi penggemar pemandangan bersalju, ramalan mengalami perubahan drastis dalam beberapa jam terakhir. Skema serangan musim dingin kini jauh berkurang, digantikan oleh arus oksikan yang sangat lembab yang diperkirakan akan mendominasi wilayah Paris dan seluruh wilayah Francilien, sebagaimana dilaporkan oleh Météo Paris.
Meteorolog telah lama memperkirakan bahwa blokade anticyklonal Skandinavia bisa menahan arus udara dingin dari daratan Eropa masuk ke Prancis. Konfigurasi ini berpotensi menurunkan suhu dan menghasilkan salju di dataran rendah, bahkan di delapan departemen di wilayah Île-de-France. Namun, model terbaru menunjukkan bahwa tekanan tinggi ini akan melemah dan berpindah ke Greenland.
Perkembangan ini memungkinkan tekanan rendah Atlantik meluas menuju Laut Mediterania dan Balkan. Secara konkret, sebuah flux depressi laut akan mendominasi akhir Januari di Prancis, menciptakan kondisi yang sangat tidak mendukung suhu dingin maupun salju di dataran. Meskipun beberapa hari ke depan diperkirakan tetap cukup sejuk di wilayah perbatasan utara dan timur, suhu dingin ini diperkirakan akan hilang mulai Selasa, 27 Januari 2026.
Secara aktif, sebuah gangguan cuaca diperkirakan akan melewati wilayah kita. Saat mencapai daerah-daerah di nord-est, kemungkinan kecil akan didahului oleh beberapa butir salju basah, meski prediksi terbaru menunjukkan bahwa risiko ini semakin menurun. Untuk Paris dan Île-de-France, prospek turun salju mulai menghilang hari demi hari.
Meski akhirnya dingin dan salju tak jadi turun, kita tetap harus waspada terhadap kondisi cuaca yang akan datang di penghujung Januari 2026. Dengan dominasi pola depressi dari Atlantik, beberapa gangguan cuaca diperkirakan akan melanda Prancis, terutama wilayah Paris. Tren cuaca dari 26 Januari hingga 1 Februari menunjukkan adanya anomali kelembapan yang cukup signifikan di bagian barat dan selatan negara.
Hujan lebat diperkirakan akan turun secara cukup deras, dengan curah hujan mencapai 50 hingga 100 mm, bahkan lebih di banyak daerah hingga akhir bulan nanti. Meski Île-de-France tidak termasuk wilayah yang paling terdampak, kami menyarankan Anda untuk tetap membawa payung dalam beberapa hari ke depan. Wilayah perbatasan di bagian utara, termasuk wilayah Paris dan sekitarnya, diperkirakan akan mengalami hujan yang sedikit lebih sedikit dibandingkan dengan bagian barat dan selatan Prancis.
Dalam situasi di mana tanah di banyak wilayah sudah jenuh air—khususnya di Bretagne dan sekitar Cévennes—setiap hujan tambahan berpotensi besar menyebabkan . Oleh karena itu, penting untuk memantau perkembangan situasi secara rutin melalui situs Météo-France maupun Météo Paris.
Musim dingin masih jauh dari kata selesai, dan kemungkinan suhu dingin serta salju kembali ke dataran rendah tetap terbuka selama bulan Februari, bahkan bisa terjadi di akhir musim. Prediksi cuaca jangka panjang masih sulit dipastikan, karena kondisi atmosfer dapat berubah dengan cepat kapan saja.
Untuk tetap mendapatkan informasi terbaru ramalan cuaca di Paris dan Île-de-France, disarankan untuk rutin memantau laporan dari Météo-France, badan meteorologi resmi. Anda juga bisa mengikuti analisis mendetail dari Météo Paris agar mendapatkan prakiraan yang lebih akurat untuk daerah lokal. Dan jika Anda mencari ide aktivitas untuk menikmati suasana Paris meskipun cuaca mendung di musim dingin, jangan ragu untuk menjelajahi tips wisata museum dan pameran kami atau alamat terbaik untuk menghangatkan diri dengan secangkir cokelat panas.
Usia yang disarankan
Untuk semua















