Suara warga Paris. Sambil ibu kota mengalami periode ketegangan sosial yang cukup tinggi, Kota Paris menyelenggarakan pertemuan dengan penduduk di Hôtel de Ville, ini kamis 22 Oktober 2026. Walikota, Emmanuel Grégoire, mengundang para peserta untuk mengungkapkan kekhawatiran mereka, mengajukan pertanyaan, dan saling bertukar pandangan secara bebas mengenai situasi saat ini. Acara ini dapat diakses melalui pendaftaran terlebih dahulu.
Inisiatif ini muncul setelah gelombang aksi besar pada Sabtu, 17 Oktober, yang digelar di beberapa kota di Prancis. Awalnya dipicu oleh seruan menentang naiknya biaya hidup dan harga BBM, protes tersebut kemudian bergabung dengan gerakan pelajar SMA dan mahasiswa yang telah beberapa minggu menggelar demonstrasi menuntut peningkatan kualitas pendidikan. Di Paris, demonstrasi ditandai dengan bentrokan, perampokan, dan kerusakan, yang memicu penerapan jam malam di beberapa wilayah, terutama di sekitar République dan des Halles.
Menanggapi situasi ini, Emmanuel Grégoire telah mengimbau sejak 19 Oktober untuk juga mengutamakan dialog, dengan berpendapat bahwa respons semata-mata bersifat keamanan tidak akan cukup untuk meredakan ketegangan. Pertemuan di Hôtel de Ville ini diharapkan memungkinkan warga Paris menyampaikan kekhawatiran mereka secara langsung kepada walikota mereka, dalam konteks di mana rencana mobilisasi baru mulai dipertimbangkan.
Untuk berpartisipasi dalam pertemuan pada hari Kamis, 22 Oktober, pendaftaran diperlukan melalui formulir resmi Kota Paris.















