Setiap tanggal 21 Juni, saat titik balik matahari musim panas, seluruh Prancis bergetar mengikuti irama gitar, drum, keyboard, dan suara. Fête de la Musique diluncurkan pada tahun 1982 oleh Jack Lang, yang saat itu menjabat sebagai Menteri Kebudayaan, dan Maurice Fleuret, Direktur Musik dan Tari. Ide mereka? Untuk menawarkan kepada semua orang kesempatan bermain atau mendengarkan musik secara gratis, dalam suasana yang ramah dan inklusif. Festival ini digagas sebagai platform spontan untuk musisi amatir dan profesional. Sejak saat itu, festival ini telah menjadi acara internasional, yang kini diselenggarakan di lebih dari 120 negara di seluruh dunia.
Sekali lagi tahun ini, Fête de la Musique 2025 menjanjikan sebuah acara yang penuh dengan acara di wilayah Île-de-France, dengan program yang eklektik, mudah diakses, dan lintas generasi. Di Paris, alun-alun utama akan menjadi tuan rumah panggung terbuka dengan berbagai pengaruh: elektro di Place de la République, jazz dan ayunan di dermaga Seine, pop urban di taman Palais-Royal. Institusi seperti Philharmonie de Paris, Maison de la Radio dan Petit Palais akan menawarkan konser gratis atau dengan akses terbuka untuk menghanyutkan Anda dalam alunan musik di lokasi terindah di ibu kota.
Namun, suasana unik ini tidak hanya ada di Paris: Neuilly-sur-Marne menjadi pusat perhatian tahun ini dengan serangkaian acara keluarga yang meriah. Mulai sore hari dan seterusnya, Conservatoire kota ini akan bergemuruh dengan suara konser terbuka.
Konser Fête de la musique
Pintu terbuka di Conservatoire
Pertunjukan NOMI-NOMI
Halaman ini dapat mengandung elemen yang dibantu oleh AI, informasi lebih lanjut di sini.