Untuk Hari Warisan ke-42, kami akan mengunjungi tempat yang tiada duanya: Musée de la Préfecture de Police. Sering diabaikan oleh masyarakat umum, museum ini tetap menarik bagi semua pecinta investigasi polisi.
Terletak di Hôtel de Police di arondisemen ke-5, museum yang didirikan pada tahun 1909 oleh Prefek Louis Lépine ini menelusuri sejarah kepolisian Paris dari abad ke-17 hingga saat ini. Lebih dari 2.000 karya seni menelusuri sejarah polisi dan menyoroti berbagai profesi dan misi markas besar kepolisian, mulai dari penyelidik hingga ilmuwan forensik. Museum ini juga menampilkan retrospeksi kasus-kasus kriminal besar yang ditangani polisi Paris selama berabad-abad: pembunuhan Henri IV oleh Ravaillac pada tahun 1610, kasus Racun, kejahatan Henri-Désiré Landru, dan lain-lain.
Jika Anda tergoda dengan petualangan ini, manfaatkan Heritage Days, yang berlangsung pada tanggal 20 dan 21 September 2025, untuk menjelajahi museum yang tidak biasa ini tanpa dipungut biaya, dan menguji kemampuan investigasi Anda...
Lihatlah di balik layar Polisi Teknis dan Ilmiah (PTS)! Serial CSI pada tahun 2000-an melambungkan STP ke dalam sorotan media. Profesinya membangkitkan rasa ingin tahu dan daya tarik, bahkan jika bagi masyarakat umum, realitas profesional ini tetap menjadi teka-teki! Berbekal kotak peralatan khusus mereka, para teknisi PTS bekerja untuk membuat TKP berbicara sendiri dan berperan aktif dalam mengungkap kebenaran. Saat ini, metode baru memungkinkan untuk memproses jejak dan petunjuk secara lebih efektif. Untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang ilmu forensik saat ini, kuliah ini, yang diberikan oleh seorang mantan teknisi TKP dari Departemen Investigasi Kriminal Paris, menyoroti tokoh-tokoh hebat dalam sejarah ilmu forensik dan bagaimana ilmu ini berkembang.
Untuk memperingati 60 tahun berdirinya BRI dan 50 tahun berdirinya BRB, Musée de la Préfecture de Police memamerkan tujuh brigade pusat Kepolisian Paris dalam sebuah pameran temporer. Datang dan temukan bagaimana masalah sosial utama seperti narkoba, mucikari, kejahatan berat, dan pengelolaan narapidana di lingkungan terbuka telah membuat polisi Paris beradaptasi dengan menciptakan brigade yang berspesialisasi dalam bidang-bidang yang sangat sensitif ini.
Seorang mantan komandan Brigade Kriminal Paris akan menunjukkan kepada Anda bagaimana investigasi kriminal berlangsung, dengan menggunakan kasus-kasus terkenal dari tahun 1980-an hingga saat ini.
Tiga wanita memasuki kantor polisi untuk mendapatkan akses ke museum dengan menyerahkan kartu identitas mereka. Wanita keempat masuk tanpa memberikan kartu identitasnya. Keesokan harinya, ketika manajer museum tiba di museum, dia menemukan tubuh tak bernyawa dari salah satu wanita di ruang forensik, di samping kursi, sebuah pistol berwarna cokelat tahun 1900 tergeletak di salah satu kursi. Di lantai terdapat kacamata dan tumit yang patah.
Siapakah wanita muda ini? Apa yang telah terjadi padanya? Apakah dia dibunuh? Lalu siapa dan mengapa? Apakah dia bunuh diri?
Investigasi anak-anak ini didasarkan pada pembelajaran tentang cara mengidentifikasi korban dan pelaku kejahatan, serta sejarah dan perkembangan ilmu forensik.
Ini adalah ide bagus untuk tamasya keluarga, dan ide yang akan menarik bagi remaja berusia 13 tahun ke atas. Aktivitas yang tidak biasa untuk memeriahkan Hari Warisan 2025. Dan yang terbaik dari semuanya, ini gratis!
Tanggal dan jadwal
Dari 20 September 2025 Pada 21 September 2025
Tempat
Museum Prefektur Polisi
4 Rue de la Montagne Sainte Geneviève
75005 Paris 5
Harga
Gratis
Situs resmi
www.prefecturedepolice.interieur.gouv.fr