Nuit des Musées menanti setiap tahun para penjelajah dan penggemar untuk sebuah acara yang menjanjikan peluang budaya menarik. Pada setiap edisi—acara berskala Eropa ini mengajak kita untuk melihat warisan kita dengan cara yang baru. Monumen, istana, museum, dan institusi indah membuka pintunya bagi kita untuk menikmati rangkaian kunjungan malam istimewa, kunjungan gratis, dan atraksi yang tidak biasa. Untuk keluarga maupun kelompok teman, pasangan, atau lajang, ada rencana untuk semua kalangan menanti Anda. Paris dan seluruh Île-de-France tentu hadir pada edisi baru ini yang akan Anda nantikan pada Sabtu, 23 Mei 2026.
Di Seine-et-Marne, Musée d'Art et d'Histoire de Melun berpartisipasi dalam Nuit des Musées 2026. Terletak di hôtel de la Vicomté, sebuah hôtel particulier yang sebagian diakui sebagai Monumen Historique, museum ini menampilkan koleksi arkeologi, lukisan, gambar, dan keramik yang berkisar pada kota, Sejarahnya, dan para seniman yang terkait dengannya. Jadi, ingin mengetahui program yang menanti Anda pada Sabtu, 23 Mei 2026 ? Simak di bawah!
Frac Île-de-France dan Museum Seni Rupa dan Sejarah Melun menjelajahi dunia patung, dari abad ke-19 hingga sekarang.
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
### Une exposition présentée dans le cadre du programme « Le Syndrome de Bonnard, ou l’impermanence des œuvres » hors les murs.
Sebuah pameran yang dipresentasikan dalam rangka program « Le Syndrome de Bonnard, atau ketidakabadian karya-karya » di luar lokasi.
Frac Île-de-France bekerja sama dengan Museum Seni Rupa dan Sejarah Melun untuk menghadirkan pameran yang memadukan karya Émilie Pitoiset, Erwin Wurm, Haris Epaminonda, dan Pierre Paulin dari koleksi FRAC Île-de-France dengan karya-karya koleksi Melun yang didedikasikan untuk Henri Chapu, tokoh penting pematung abad ke-19.
Chapu meraih Grand Prix de Rome pada 1855, mewakili masa ketika patung akademik mendominasi institusi seni. Karyanya, ditinjau melalui lensa reproduksi, penyalahgunaan konteks, dan reinterpretasi, menjawab pertanyaan-pertanyaan seniman kontemporer.
Dari sketsa hingga model, dari perunggu hingga performa, pameran ini menyingkap bagaimana patung, meski berakar kuat pada warisannya, terus berekembang dari abad ke abad.
Pembukaan resmi pukul 17.00.
Frac Île-de-France dan museum seni dan sejarah Melun mengeksplorasi patung-patung sejak abad ke-19 hingga kini.
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
### Sebuah pameran diselenggarakan dalam rangka program « Le Syndrome de Bonnard, ou l’impermanence des œuvres » di luar rumah galeri.
Frac Île-de-France bekerja sama dengan museum seni dan sejarah Melun untuk menampilkan pameran yang menjalin dialog antara karya Émilie Pitoiset, Erwin Wurm, Haris Epaminonda, dan Pierre Paulin dari koleksi FRAC Île-de-France dengan karya-karya koleksi Melun yang didedikasikan untuk Henri Chapu, tokoh utama patung abad ke-19.
Chapu, pemenang Grand Prix de Rome pada 1855, mewakili masa ketika patung akademik masih mendominasi Beaux-Arts. Karyanya, direinterpretasi di sini melalui lensa reproduksi, penyalahgunaan konteks, dan reappropriation, menjawab pertanyaan-pertanyaan yang dihadapi seniman kontemporer.
Mulai dari gambar hingga model, dari perunggu hingga performa, pameran ini memperlihatkan bagaimana patung, berakar pada warisannya, terus berekspansi dan bereinovasi dari satu abad ke abad berikutnya.
Inaugurasi pada pukul 17.00.
Tur berpemandu setiap jam, pada pukul 18.00, 19.00, dan 20.00.
Tanggal dan jadwal
Pada 23 Mei 2026
Tempat
Museum Seni dan Sejarah Melun
5 Rue du Franc Mûrier
77000 Melun
Situs resmi
www.ville-melun.fr