Nuit Blanche adalah acara budaya unik yang mengubah Paris menjadi museum besar yang buka sepanjang malam. Sekali dalam setahun, ruang-ruang budaya kota ini, mulai dari museum hingga galeri seni, membuka pintunya secara gratis untuk umum untuk menikmati malam penuh seni dan petualangan. Ini adalah perayaan budaya dan seni yang menarik, kesempatan bagi semua orang untuk menemukan pameran, pertunjukan, dan instalasi yang unik.
Di tengah malam budaya ini, Musée Guimet, yang juga dikenal sebagai Museum Nasional Seni Asia, menghadirkan pengalaman tak tertandingi pada Sabtu 6 Juni 2026. Didirikan pada tahun 1879 oleh Emile Guimet, seorang industrialis dan sarjana Prancis yang sangat tertarik pada Asia, museum ini menyimpan salah satu koleksi Seni Asia terpenting di luar benua Asia. Dari India hingga Tiongkok dan Jepang, museum menawarkan perjalanan 5.000 tahun sejarah seni Asia, dalam 5.500 m² galeri permanen; menjelajahi budaya, agama, dan seni benua yang beragam ini.
Lebih dari 10.000 benda yang ada di museum ini bercerita tentang sejarah Asia dan Abad Pertengahan. Koleksinya meliputi perabot, pakaian, keramik, patung dan manuskrip, serta karya-karya kontemporer, termasuk keramik Jepang karya Hakuko Ono, Takahiro Kondo dan Machiko Ogawa, foto-foto karya seniman Kamboja Mak Remissa dan seniman Jepang Takashi Arai, serta karya bambu Chikunsai Tanabe, yang kesemuanya menawarkan sudut pandang yang berbeda tentang benua yang tampaknya terikat pada tradisinya namun terus memperbarui diri.
Untuk Nuit Blanche 2026, kunjungan ke Museum Guimet sangat wajib. Tak hanya kesempatan untuk menjelajahi koleksi seni Asia yang kaya, Anda juga bisa menikmati tur berpemandu khusus, pameran temporer, dan lokakarya interaktif. Baik Anda penggemar seni maupun pemula yang ingin tahu, Museum Guimet menjanjikan malam penuh penemuan dan keajaiban.
Video, Instalasi Monumental, Musik, Pertunjukan
Menyambut Nuit Blanche, Musée Guimet memberikan kebebasan penuh kepada seniman Korea Selatan Seulgi Lee. Sejalan dengan instalasinya Dal Dari, La Lune et les Jambes di fasad dan di Rotonde museum, sang seniman mengubah malam istimewa ini menjadi undangan untuk menapak masuk ke inti semesta karyanya.
Untuk malam ini, BAM, singkatan dari "nuit" dalam bahasa Korea, Seulgi Lee merancang program yang hidup, mengundang beberapa seniman yang sejalan dengan praktiknya sendiri, sebagai penghormatan kepada bulan.
Seniman Arthur Fléchard akan membawakan performa berjudul La question du jaune pada pukul 19.00 dan 20.00.
Pada 19h30 dan 20h30, antropolog dan filsuf Pierre Déléage akan berbagi cerita seputar bulan.
Pada 21 dan 21h30, dua film pendek seni akan diputar di auditorium: Delivery dancer's sphere karya Ayoung Kim dan MM, UH, OH AH karya Na Hye Choi.
Oan Kim & the Dirty Jazz akan mengakhiri malam dengan konser jazz mulai pukul 22.00.
Tanggal dan jadwal
Pada 6 Juni 2026
Tempat
Museum Nasional Seni Asia Guimet
6, place d´ Iéna - 19, avenue d´ Iéna
75116 Paris 16
Mengakses
Stasiun Metro jalur 9 "Iéna"
Harga
Gratis
Situs resmi
www.guimet.fr