Mari kita tebak: acara apa di Paris yang mempertemukan para pencinta seni, mereka yang haus akan pengalaman yang tidak biasa, dan burung hantu yang gemar bermain malam? Anda dapat menebaknya, Nuit Blanche akhirnya kembali lagi!
Kali ini, pertemuan itu dijadwalkan pada malam 6 hingga 7 Juni 2026 di wilayah Île-de-France untuk edisi ke-25 yang penuh penemuan menakjubkan. Setiap tahun, nocturne yang tak boleh dilewatkan ini memberi kita, seiring berjalannya satu malam, metamorfosis ibu kota yang menjadi arena bermain bagi banyak seniman kontemporer.
Karya seni yang imersif, monumental, puitis, menarik, nyaring, dan masih banyak lagi mengambil alih monumen, museum, tempat ketiga, gereja, dan pusat budaya untuk dinikmati oleh warga Paris dari segala usia, memberikan kita kesempatan untuk (kembali) menemukan Kota Cahaya dari sudut pandang yang tidak biasa.
Dan apa yang lebih tepat, untuk malam yang begitu artistik, daripada mengunjungi Cité Internationale des Arts ? Di situsnya yang terletak di area Marais, antara dermaga Seine dan Hôtel de Ville, yayasan yang menampung residensi seniman ini mengundang kita untuk menikmati program spesialnya menjelang Nuit Blanche 2026.
Penampilan, Pameran
Dalam rangka Nuit Blanche, Cité internationale des arts menyelenggarakan pembukaan malam yang luar biasa untuk pameran "Les Voix se lèvent", yang menelaah suara sebagai ruang perlawanan, perawatan, dan transformasi. Dalam konteks yang ditandai meningkatnya populisme, meluasnya kecerdasan buatan, dan maraknya konflik, ujaran terdengar sebagai isu politik, sosial, dan sensitif yang semakin relevan.
Beranggotakan seniman dari berbagai generasi dan geografi, beberapa di antaranya pernah berstatus residensi di Cité internationale des arts, pameran ini menampilkan rangkaian instalasi suara, lukisan, proyeksi, dan pertunjukan. Bersama-sama, karya-karya ini menyingkap mekanisme penyitaan, distorsi, atau kendali atas ujaran, sambil membuka jalan untuk pemulihan kepemilikannya. Mereka mengajak kita melihat suara dalam seluruh pluralitasnya: bernafas, berteriak, berbisik, bernyanyi, membuahkan puisi.
Praktik-praktik yang ditampilkan berakar pada konteks budaya dan sosial tertentu, sambil memanggil bentuk-bentuk ritual, tradisi vernaker, dan bahasa eksperimental. Suara di sini menjadi alat transformasi: mampu memperbaiki luka, menolak penindasan, serta memunculkan imajinasi lain dan cara-cara lain untuk berada di dunia.
Dalam rangka malam istimewa ini, kunjungan ke pameran ditawarkan pukul 19:30 oleh ko-kurator Zdenka Badovinac, memberikan pencerahan tentang karya-karya yang dipresentasikan. Pada pukul 20:30, pertunjukan "Lament, auditórium" karya Tilhenn Klapper mengisi Auditorium Cité internationale des arts. Menggabungkan gwerz (lagu keluhan Breton) dengan energi punk hardcore, pertunjukan ini mengaktifkan arsip suara dan bentuk-duka kolektif, menyeberangi antara yang intim dan publik. Ia juga berdialog dengan sejarah dan fungsi auditorium itu sendiri, dipandang sebagai ruang pendengaran, perhimpunan, dan gema. Pameran ini akan berlangsung hingga tengah malam.
Melalui rangkaian program ini, Cité internationale des arts menegaskan perannya sebagai tempat perlindungan bagi kreasi kontemporer, tempat berbagai suara dapat berkembang secara bebas dan saling berhubungan dengan dunia.
Bekerjasama dengan: Kunsthaus Graz; Forum Kultur Austria Paris; Kedutaan Republik Slovenia di Paris dan France Médias Monde
Dengan pengarahan kuratorial: Zdenka Badinovac, Nataša Petrešin-Bachelez.
Catatan: acara ini berlangsung di dua ruang, Galeri Pameran (dari 19:00 hingga 00:00) dan Auditorium (dari 20:30 hingga 21:00). Hanya Auditorium yang dapat diakses bagi penyandang disabilitas.
Ini adalah suatu keharusan selama malam yang artistik di Paris ini!
Tanggal dan jadwal
Pada 6 Juni 2026
Tempat
Cité Internationale des Arts
18 rue de l'hotel de ville
75004 Paris 4
Harga
Gratis
Situs resmi
www.citedesartsparis.net















