Rosalie, drama sejarah yang disutradarai oleh Stéphanie Di Giusto, akan ditayangkan di Arte pada Rabu 24 Juni 2026 pukul 21.00. Rilis di bioskop pada 10 April 2024 setelah dipamerkan di Festival de Cannes, dalam seleksi Un Certain Regard, film ini menampilkan Nadia Tereszkiewicz, Benoît Magimel, Benjamin Biolay dan Juliette Armanet.
Rosalie
Film | 2024
Siaran di Arte: Rabu, 24 Juni 2026 pukul 21.00
Drama historis | Durasi: 1 jam 50 menit
Garapan Stéphanie Di Giusto | Dibintangi Nadia Tereszkiewicz, Benoît Magimel, Benjamin Biolay, Guillaume Gouix, Juliette Armanet
Negara asal: Prancis
Terletak di Prancis pada tahun 1870, Rosalie mengikuti seorang wanita muda yang wajah dan tubuhnya dipenuhi bulu sejak lahir. Untuk menghindari penolakan, ia lama menyembunyikan perbedaan ini dengan bercukur. Perkawinannya dengan Abel, seorang pemilik kafe yang terlilit utang dan menikahinya demi mahar tanpa mengetahui rahasianya, mengguncang keseimbangan rapuh itu.
Rosalie perlahan menolak untuk tetap tidak terlihat. Dengan membiarkan janggutnya tumbuh, ia menuntut hak untuk dilihat sebagai seorang wanita, bukan sebagai sekadar objek rasa ingin tahu. Film ini menyoal bagaimana tubuh yang berbeda diberi ruang, bagaimana pandangan masyarakat bekerja, dan peluang untuk mencintai di luar norma-norma yang ditetapkan.
Minat tayangan ini terletak pada posisi istimewa film dalam perfilman Prancis kontemporer: sebuah drama berlatar era yang berfokus pada sosok perempuan yang terpinggirkan, menggabungkan narasi pribadi, pandangan sosial, dan rekonstruksi sejarah. Karakter Rosalie secara bebas terinspirasi dari Clémentine Delait, yang dikenal sebagai wanita berjanggut pada pergantian abad ke-20.
Film ini kemungkinan menarik bagi penonton yang suka drama sejarah yang dibangun sekitar tokoh unik dan persoalan penerimaan diri. Ia kurang tepat bagi yang mengincar narasi yang dipacu aksi atau film era yang lebih menonjolkan peristiwa sejarah besar.
Naskah film Rosalie ditulis bersama oleh Sandrine Le Coustumer dan Stéphanie Di Giusto, dengan kolaborasi Jacques Fieschi. Pemeran film ini juga mencakup Guillaume Gouix, Anna Biolay, Benjamin Biolay dan Juliette Armanet.
Trailer resmi Rosalie memperlihatkan dunia visual film ini, di antara latar pedesaan, ketegangan batin, dan sorotan pada tubuh sang tokoh utama perempuan.
Opini kami tentang Rosalie:
Di inti drama sejarah ini, kita bertemu dengan Rosalie yang masih muda, diperankan dengan intensitas magnetis oleh Nadia Tereszkiewicz, sementara penampilannya diperkaya oleh Benoît Magimel yang juga sarat nuansa. Stéphanie Di Gusto menggali pencarian cinta dan penerimaan Rosalie di pedesaan Prancis tahun 1870, sebuah perjalanan emosional yang hidup berkat alunan musik orkestra yang memikat.
Sinematografi film ini unggul dalam kemampuannya membawa penonton meresapi era yang digambarkan, berkat estetika yang rapi menangkap keindahan mentah alam serta kompleksitas kondisi manusia. Musiknya, khususnya violin, membimbing emosi penonton melalui suka dan duka Rosalie dengan ketepatan yang menyentuh hati.
Ceritanya Rosalie berputar pada keinginan universal untuk dicintai apa adanya. Hubungan yang rumit antara Rosalie dan suaminya, yang berayun antara cinta, malu, dan penerimaan, menjadi benang merah dalam narasi, menggambarkan tantangan mengejar keotentikan di dunia yang penuh prasangka. Film ini dengan cerdas membahas tanda-tanda perang dan kesepian eksistensial berbagai tokohnya.
Meskipun memiliki banyak kualitas, penceritaan kadang terasa kurang dinamis, terjebak dalam repetisi konflik utama seputar janggut Rosalie. Pilihan naratif ini, meski kaya simbolisme, kesulitan menjaga minat sepanjang durasi film. Namun, tema kesuburan, cinta yang tidak konvensional, dan karakter ambigu yang diperankan Benjamin Biolay menambah nuansa menarik pada cerita, sedikit mengompensasi bagian-bagian yang terasa melambat.
Rosalie ditujukan bagi mereka yang menyukai drama sejarah yang dalam, dengan kekayaan visual dan emosional. Penggemar kisah cinta yang rumit dan narasi tentang penerimaan diri akan menemukan hal yang memuaskan di sini. Sebaliknya, mereka yang mencari alur cerita yang dinamis tanpa henti mungkin agak kurang terpikat.
Meski terasa seolah-olah ceritanya berputar di tempat, Rosalie menonjol lewat kekuatan karakternya, keindahan estetika, dan eksplorasi emosional yang menyentuh mengenai cinta dan penerimaan.
Untuk memperdalam, temukan juga pilihan kami terhadap film, serial, dan acara yang bisa ditonton di televisi minggu ini, panduan rilis di semua platform dan rekomendasi hari ini Apa yang bisa ditonton hari ini secara streaming.
Halaman ini dapat mengandung elemen yang dibantu oleh AI, informasi lebih lanjut di sini.















