Disutradarai oleh David Tomaszewski dan ditulis bersama Orelsan, Yoroï adalah film petualangan fantasi yang dirilis di bioskop pada 29 Oktober 2025. Dengan menampilkan Orelsan, Clara Choï, dan Kazuya Tanabe sebagai pemeran utama, film ini menghadirkan kisah yang menggali folklore Jepang dari sudut pandang cerita kontemporer. Setelah penayangan di bioskop, film ini akan tersedia dalam VOD untuk dibeli mulai 26 Februari 2026, kemudian disewakan mulai 4 Maret 2026.
Aurélien, seorang musisi yang baru saja menyelesaikan tur konser, memutuskan untuk meninggalkan Prancis dan menetap di Jepang bersama istrinya, Nanako, yang tengah hamil anak pertama mereka. Pasangan ini memilih tinggal di sebuah rumah tradisional di pedesaan, berharap menemukan kembali kedamaian jauh dari sorotan media. Namun, penemuan sebuah baju zirah kuno di dasar sumur mengubah segalanya secara cepat. Artefak tersebut tampaknya terhubung dengan kekuatan tak kasat mata yang mulai muncul di sekitar mereka.
Seiring semakin banyaknya fenomena aneh yang terjadi, Aurélien menyadari bahwa baju zirah tersebut membangkitkan makhluk-makhluk dari folklore Jepang: Yokaï. Film ini menggabungkan kisah pribadi yang emosional dan munculnya kekuatan gaib yang tak terduga, memaksa tokohnya untuk menghadapi kelemahan diri sendiri sekaligus imajinasi kuno. Antara pengasingan secara sukarela dan kehilangan pegangan, cerita ini menggali tema identitas, warisan, dan ketenaran, di lingkungan pedesaan di mana tradisi tetap hidup dan berkembang.
Yoroï merupakan film panjang pertama dari David Tomaszewski, yang sebelumnya dikenal lewat karya-karya pendek dan videoklip musiknya. Sang sutradara sudah pernah bekerja sama dengan Orelsan dalam beberapa video, seperti RaelSan, Ils sont cools, dan L’odeur de l’essence. Ide awal proyek ini bermula di awal 2010-an, dari sebuah refleksi mengenai sosok baju zirah sebagai metafora ketenaran. Cerita ini kemudian berkembang menjadi narasi yang menggabungkan introspeksi dan dunia fantasi yang imajinatif.
Pengambilan gambar berlangsung di Prancis — khususnya di Studio Diamond SP di Essonne — dan Jepang, dengan adegan yang diambil di Gunung Fuji dan Osaka. Musik asli untuk film ini direkam di London bersama London Symphony Orchestra. Dunia visual film ini terinspirasi dari budaya Jepang dan beberapa referensi yang diakui oleh sutradara, seperti My Neighbor Totoro karya Hayao Miyazaki dan Max et les Maximonstres dari Spike Jonze, sambil tetap mempertahankan pendekatan pribadi dalam penyutradaraannya.
Di persimpangan antara film fantasi dan drama psikologis, Yoroï mengundang penonton yang menyukai kisah yang dipenuhi budaya Jepang dan mitologi. Kehadiran Yokaï dalam cerita ini menegaskan bahwa film ini mengikuti tradisi perfilman yang mengolah kembali legenda-legenda Jepang dari sudut pandang yang modern. Proyek ini juga menjadi langkah penting dalam perjalanan karier Orelsan, yang kali ini memikul peran dramatis sekaligus turut serta dalam proses penulisan naskahnya.
Yoroï
Film | 2025
Tanggal tayang di bioskop: 29 Oktober 2025
Tersedia di VOD untuk pembelian: 26 Februari 2026
Untuk disewa: 4 Maret 2026
Petualangan, Fantasi | Durasi: 1 jam 42 menit
Disutradarai oleh David Tomaszewski | Dibintangi Orelsan, Clara Choï, Kazuya Tanabe
Judul asli: Yoroï
Asal negara: Prancis / Jepang
Antara cerita tentang seorang seniman yang tengah mengalami masa sulit dan penyelaman ke dalam budaya rakyat Jepang, Yoroï menawarkan interpretasi fantastis yang berakar pada pengalaman pribadi. Menggabungkan produksi Prancis dengan pengaruh Jepang, film ini menjadi contoh perpaduan budaya yang memikat, dan kini dapat ditonton melalui layanan VOD sejak akhir Februari 2026.
Untuk memperdalam pengalaman menonton Anda, jangan lewatkan juga daftar film terbaru bulan Februari di VOD, panduan lengkap rilis terbaru semua platform streaming, serta rekomendasi hari ini apa yang bisa ditonton hari ini di streaming.
Halaman ini dapat mengandung elemen yang dibantu oleh AI, informasi lebih lanjut di sini.











