Sutradara asal Iran, Saeed Roustaee, menghidupkan kembali kehadirannya di Festival Cannes dengan film Woman and Child (judul asli Zan va bache), yang tampil dalam kompetisi resmi pada Festival Film Cannes 2025. Sebuah drama sosial yang mengangkat kisah yang kuat, film ini diperankan oleh Parinaz Izadyar dan Payman Maadi, menandai babak baru dalam perjalanan perfilmannya setelah sukses dengan Hukum Tehran dan Leila dan Saudara-saudaranya. Film ini dijadwalkan akan tayang di bioskop-Bioskop Prancis mulai 25 Februari 2026, menurut informasi dari distributor resminya.
Termasuk dalam kompetisi untuk Palme d’Or, Woman and Child masuk dalam seleksi resmi yang diumumkan secara mendadak oleh panitia Cannes, bersaing dengan film-film dari program Minggu Kritik, Quinzaine des Cinéastes, dan ACID.
Mahnaz, seorang perawat berusia 45 tahun, membesarkan anak-anaknya sendirian di tengah tekanan sosial yang cukup keras. Saat ia bersiap menikahi Hamid, putranya, Aliyar, dikeluarkan dari sekolah, memicu kembali ketegangan dalam keluarga dan institusi. Tidak lama kemudian, sebuah kecelakaan tragis mengguncang keseimbangan rapuh di dalam rumah, mendorong Mahnaz untuk memulai perjalanan keadilan yang berdampak luas.
Melalui kisah ini yang berfokus pada sosok wanita yang menghadapi tekanan dari masyarakat dan kekerasan dari sistem birokrasi, film ini membangun ketegangan dramatis secara perlahan sambil tetap menjaga sudut pandang pribadi dari tokoh utamanya. Cerita ini menggali dampak moral dan emosional dari perjuangan seorang individu melawan struktur yang tampaknya tidak bisa diubah.
Diproduksi dalam konteks politik yang sensitif, Woman and Child melanjutkan tema-tema yang menjadi ciri khas Saeed Roustaee, yang sebelumnya telah muncul dalam Leila et ses frères. Film ini mendapatkan penghargaan di Cannes 2022 berupa Penghargaan FIPRESCI dan Penghargaan Kewarganegaraan. Setelah penayangan perdana tersebut, sutradara ini sempat dihukum di Iran dengan hukuman penjara bersyarat dan larangan sementara untuk menyutradarai, atas tuduhan « propaganda melawan sistem ». Pemilihan film ini untuk kompetisi resmi tahun 2025 menegaskan kembali posisinya yang penting dalam perfilman Iran kontemporer.
Pengambilan gambar ini melibatkan sejumlah kolaborator tetap sutradara, termasuk Payman Maadi yang sudah pernah tampil di Hukum Teheran. Parinaz Izadyar memerankan Mahnaz, tokoh utama yang menjadi pusat cerita, dikemas dalam gaya penyutradaraan yang simpel dan penuh perhatian terhadap detail keseharian serta durasi setiap adegan. Film ini mengusung ritme yang terkontrol dan pendekatan realistis, menyasar penonton yang peka terhadap drama sosial dan kisah yang berakar pada pengamatan mendalam tentang hubungan manusia.
Woman and Child
Film | 2026
Tanggal Rilis di bioskop: 25 Februari 2026
Drama | Durasi: 2 jam 11 menit
Disutradarai oleh Saeed Roustaee | Dibintangi oleh Parinaz Izadyar, Payman Maadi, Sinan Mohebi
Judul asli: Zan va bache
Asal negara: Iran
Ditayangkan dalam kompetisi resmi di Festival Film Cannes 2025, Woman and Child melanjutkan tradisi perfilman yang berkomitmen, dengan perhatian terhadap ketegangan sosial dan keluarga, sekaligus mempertegas sikap realistis dan berani dari karya Saeed Roustaee.
Untuk memperpanjang pengalaman menonton di bioskop, lihatlah rencana tayang film Februari, film yang sedang layak ditonton saat ini, dan rekomendasi film drama paling berkesan tahun ini.
Halaman ini dapat mengandung elemen yang dibantu oleh AI, informasi lebih lanjut di sini.















