Dirilis di bioskop pada 24 September 2025, Satu Pertempuran Demi Sementara (One Battle After Another) menandai kembalinya Paul Thomas Anderson dalam genre yang memadukan hiburan, satire politik, dan kisah pribadi. Disutradarai dan ditulis oleh sang pembuat film, film ini menampilkan Leonardo DiCaprio, Sean Penn, Benicio Del Toro, Teyana Taylor, dan Chase Infiniti. Setelah tayang di bioskop dan diputar di VOD awal 2026, film ini akan disiarkan di Canal+ pada Jumat, 27 Maret 2026 pukul 21.10.
Cerita mengikuti Bob, mantan revolusioner yang berubah menjadi paranoid, yang menjalani hidup di luar masyarakat bersama putrinya, Willa. Meski waktu telah berlalu, beban dari perjuangannya di dunia politik tetap membayangi hari-harinya. Ketika musuh bebuyutannya muncul kembali setelah enam belas tahun menghilang dan Willa menghilang secara misterius, Bob terpaksa harus kembali menyelami masa lalu yang sempat ia yakini sudah ia tinggalkan.
Perjuangannya untuk menemukan kembali putrinya dengan cepat berubah menjadi pelarian penuh tantangan. Kelompok pemberontak, lembaga pemerintah, dan sosok misterius dari masa lalunya saling berpertemuan dalam kisah yang memadukan aksi kejar-kejaran, humor absurt, dan drama keluarga. Film ini mengubah pengembaraan seorang pria yang hancur menjadi sebuah cerita politik yang sekaligus spektakuler dan penuh ironi.
Film ini terinspirasi secara bebas dari novel Vineland karya Thomas Pynchon, yang berhasil diadaptasi oleh Paul Thomas Anderson sesuai gayanya sendiri setelah sebelumnya mengangkat dunia penulis tersebut dalam Inherent Vice. Lebih dari sekadar mengadaptasi secara langsung, sutradara mengubah bahan sumber menjadi komedi aksi yang luas dan penuh nuansa aneh. Leonardo DiCaprio bahkan menyebut film ini sebagai “fabel politik dengan energi seperti kartun,” menyoroti peran penting dari kelebihan dan unsur komedi satir dalam keseluruhan nada film.
Dengan anggaran sekitar 110 hingga 140 juta dolar, Satu Pertempuran Setelah yang Lain menjadi proyek terbesar dan paling ambisius dalam karier sutradara tersebut. Anderson memilih untuk syuting menggunakan format VistaVision 35 mm, yang saat ini sangat jarang digunakan, demi mempertahankan tekstur organik dan detail gambar yang tajam untuk layar besar. Pengambilan gambar berlangsung selama tujuh bulan, dari California hingga Texas, dengan prioritas pada penggunaan lokasi asli dan aksi berbahaya yang sebagian besar dilakukan sendiri oleh para pemeran.
Para pemeran film ini menampilkan sejumlah tokoh ternama dari perfilman Amerika Serikat, termasuk tiga aktor pemenang Oscar: Leonardo DiCaprio, Sean Penn, dan Benicio Del Toro. Film ini juga menandai debut layar lebar Chase Infiniti, yang berperan sebagai putri dari tokoh utama. Musiknya kembali dikomposisikan oleh Jonny Greenwood, kolaborator setia Paul Thomas Anderson sejak There Will Be Blood.
Setelah dirilis, film ini mendapatkan sambutan kritikus yang gemilang dan sering menjadi perhatian dalam berbagai razia penghargaan. Tak sedikit penghargaan bergengsi yang diraih, seperti beberapa BAFTA untuk film terbaik, sutradara terbaik, dan naskah adaptasi terbaik. Selain itu, film ini juga meraih sejumlah Golden Globe, menegaskan posisi sebagai karya penting dalam karier sang sutradara.
Pertempuran demi pertempuran
Film | 2025
Tanggal rilis di bioskop: 24 September 2025
Penayangan di TV: Canal+ pada 27 Maret 2026 pukul 21.10
Aksi, komedi, drama | Durasi: 2 jam 42 menit
Disutradarai oleh Paul Thomas Anderson | Dengan pemeran Leonardo DiCaprio, Sean Penn, Benicio Del Toro, Teyana Taylor, Chase Infiniti
Judul asli: One Battle After Another
Asal negara: Amerika Serikat
Dengan Perang Setelah Perang, Paul Thomas Anderson menjelajahi skala produksi yang baru sambil tetap mempertahankan tema-tema yang menjadi benang merah karyanya: hubungan keluarga yang rapuh, bayang-bayang masa lalu, dan perjalanan hidup pria yang tersesat di dunia yang semakin asing baginya. Film ini memadukan satire politik, kisah petualangan, dan potret seorang ayah yang rela melakukan apa saja demi menyelamatkan anak perempuannya.
Para penonton yang tertarik dengan perpaduan antara film festival dan pertunjukan bisa juga menonton Inherent Vice, adaptasi lain dari novel karya Thomas Pynchon yang disutradarai oleh Paul Thomas Anderson, atau Burn After Reading karya bersaudara Coen. Film satire politik ini penuh humor absurdis yang juga menyoroti kekonyolan cerita mata-mata dan karakter-karakter yang terperangkap oleh situasi tak terduga.
Untuk memperluas pengetahuan Anda, temukan juga koleksi pilihan film, serial, dan acara TV yang tayang minggu ini, panduan kami untuk rilisan streaming terbaru dari semua platform, dan rekomendasi hari ini Apa yang harus ditonton hari ini secara streaming.
Halaman ini dapat mengandung elemen yang dibantu oleh AI, informasi lebih lanjut di sini.















