Scarlet dan Keabadian: Animasi karya Mamoru Hosoda

Oleh Julie de Sortiraparis · Diperbarui 11 Maret 2026 pukul 11:00
Mamoru Hosoda merilis film animasi Jepang berjudul Scarlet et l’Éternité, yang akan diputar di Festival Film Venesia 2025. Dibintangi oleh Mana Ashida dan Masaki Okada, film ini akan mulai tayang di bioskop pada 11 Maret 2026.

Disutradarai dan ditulis oleh Mamoru Hosoda, sutradara Jepang yang terkenal lewat film-film seperti Mirai, Anak-anak Serigala, Ame dan Yuki, serta Anak Laki-laki dan Binatang. Scarlet dan Keabadian adalah sebuah film animasi yang memadukan drama dan fantasi. Film ini akan mulai tayang di bioskop Prancis pada 11 Maret 2026. Diproduksi oleh Studio Chizu, film ini pernah dipertontonkan di luar kompetisi pada Festival Film Venezia 2025. Versi originalnya menghadirkan suara dari Mana Ashida, Masaki Okada, dan Masachika Ichimura.

Cerita ini mengikuti Scarlet, seorang puteri abad pertengahan yang dilatih dalam seni perang pedang. Setelah ayahnya dibunuh, ia memulai pencarian balas dendam yang membawanya ke konfrontasi brutal dengan pelaku kejahatan tersebut. Saat pertempuran itu menyebabkan luka serius pada gadis pejuang muda ini, ia pun tiba-tiba terlempar ke dunia misterius: Negeri Orang Mati, sebuah tempat di mana batas-batas antar dunia seolah hilang dan melebur.

Di dunia yang tak terduga ini, Scarlet bertemu dengan seorang pemuda dari masa kini. Pertemuan mereka secara perlahan mengubah pandangan hidupnya. Saat dia bersiap untuk kembali dan menghadapi pembunuh ayahnya, sang putri sadar bahwa perjuangannya sebenarnya mungkin berbeda: memutus rantai kebencian dan mencari jalan lain untuk memberi makna pada hidupnya.

Trailer Film Scarlet dan Keabadian

Scarlet dan Keabadian

Proyek ini merupakan lanjutan dari refleksi yang dimulai oleh Mamoru Hosoda setelah pandemi COVID-19. Sang sutradara menyatakan bahwa ia ingin mengeksplorasi ketegangan dan perpecahan di dunia masa kini melalui kisah balas dendam dan rekonsiliasi. Untuk membangun ceritanya, ia banyak mengadopsi motif-motif dari Hamlet karya Shakespeare, di mana logika tragis dari siklus balas dendam menjadi benang merah yang mengalir melalui alur cerita dan hubungan antar karakter.

Pengaruh ini juga terlihat dalam desain visual para protagonis. Scarlet, yang terinspirasi dari sosok Hamlet, mengenakan armor gelap dan tampil dengan gaya yang kuat dengan nuansa yang suram. Sebaliknya, karakter Hijiri, yang mengingatkan pada Ophelia dari karya Shakespeare, mewakili sensasi yang berbeda, sehingga film ini mampu menampilkan dua pandangan dunia dan dua jalur emosional yang saling bertolak belakang.

Dari segi teknik, Scarlet et l’Éternité menandai juga sebuah langkah maju dalam inovasi animasi studio Chizu. Film ini menggunakan lebih banyak elemen animasi 3D dibandingkan dengan karya sebelumnya dari sutradara, seperti Belle atau Mirai, sambil tetap mempertahankan sentuhan kerajinan tangan dalam desain dan tekstur. Perpaduan antara teknologi digital dan seni grafis tradisional ini sengaja dilakukan untuk memperkuat ekspresi karakter dan memberikan skala yang lebih besar pada adegan-adegan fantastis, termasuk salah satunya sebuah naga simbolis yang sengaja dibuat terbuka untuk interpretasi penonton.

Menggabungkan cerita perjalanan batin, petualangan fantasi, hingga drama personal, film ini melanjutkan tema-tema favorit sang sutradara: hubungan antar dunia, ikatan keluarga, dan kekuatan untuk mengubah rasa sakit menjadi jalan menuju pemulihan. Visual dan alur cerita yang ditampilkan bertujuan menjangkau penonton yang beragam, dari pecinta film animasi hingga mereka yang menyukai kisah- kisah perjalanan spiritual yang dipadukan dengan aksi dan gagasan mendalam.

Scarlet dan Kekekalan
Film | 2026
Tayang di bioskop: 11 Maret 2026
Animasi, drama | Durasi: 1 jam 52 menit
Disutradarai oleh Mamoru Hosoda | Dengan Mana Ashida, Masaki Okada, Masachika Ichimura
Judul asli: Hateshinaki Sukāretto
Asal negara: Jepang

Scarlet dan Keabadian

Dalam karya panjang barunya ini, Mamoru Hosoda melanjutkan penelitiannya terhadap kisah yang menggabungkan unsur fantastis dan emosi manusia, dengan menampilkan seorang tokoh utama yang harus menghadapi akibat dari balas dendam serta peluang untuk masa depan yang berbeda. Di tengah inspirasi sastra dan perkembangan teknologi animasi terbaru, Scarlet et l’Éternité tetap menjadi bagian penting dalam perjalanan sang sutradara terkenal dari dunia animasi Jepang masa kini.

Untuk memperpanjang pengalaman menonton di bioskop, cek jadwal rilis film bulan Maret, film yang sedang tayang saat ini, dan pilihan kami dari film animasi terbaru tahun ini.

Halaman ini dapat mengandung elemen yang dibantu oleh AI, informasi lebih lanjut di sini.

Informasi berguna

Tanggal dan jadwal
Dari 11 Maret 2026

× Perkiraan waktu buka: untuk mengonfirmasi waktu buka, silakan hubungi restoran.
    Komentar
    Perbaiki pencarian Anda
    Perbaiki pencarian Anda
    Perbaiki pencarian Anda
    Perbaiki pencarian Anda