Éric Judor menjajal permainan peran bergaya fantasi abad pertengahan dalam Le Roi du Game, yang dijadwalkan tayang di bioskop pada 21 Oktober 2026. Teaser perdana dari komedi petualangan ini memperlihatkan karakternya, seorang ayah yang siap mengenakan telinga elf untuk kembali menjalin hubungan dengan sang putri.
Alexandre mengetahui putrinya meninggalkan wawancara di sebuah sekolah terkemuka untuk bergabung dengan permainan peran langsung, di mana ia memerankan ratu orc yang mengerikan. Bertekad menemukannya dan membawanya kembali ke akal sehat, ia menyusup ke dalam dunia yang dipenuhi elf, troll, dan ksatria, yang jelas ia tidak menguasai aturan maupun tata krama di sana.
Pencarian ini juga memaksa Alexandre menghadapi aspirasi-aspirasi yang dulu ia tinggalkan. Permainan fantasi abad pertengahan tidak sekadar jadi latar komedi: ia menjadi medan bagi sang ayah untuk berupaya memperbaiki hubungan dengan putrinya, di tengah sebuah tim pemain yang digambarkan sangat kacau.
Le Roi du Game menandai kembalinya Éric Judor sebagai sutradara film panjang sejak Problemos, yang dirilis pada 2017. Ia juga memerankan Alexandre, berdampingan dengan Alexandra Lamy, Marc Labrèche, Hafid Benamar, Liona Bordonaro, dan Maxime Biaggi.
Ceritanya asli ditandatangani oleh Cédric Prévost. Naskahnya ditulis oleh Antonin Fourlon dan Cédric Prévost, dengan kolaborasi Éric Judor dan Élodie Wallace. Film ini diproduksi oleh Polaris Film Production dan Studio 14 Films, dengan Gaumont sebagai salah satu produser bersama dan distributor di Prancis.
Durasi yang diumumkan sekitar 1 jam 28 menit, Le Roi du Game menggabungkan kisah pewarisan keluarga dengan nuansa permainan peran langsung. Film ini akan tayang di bioskop Prancis pada 21 Oktober 2026.
Halaman ini dapat mengandung elemen yang dibantu oleh AI, informasi lebih lanjut di sini.















