Les Nuits de la Poésie, acara utama dalam dunia sastra Quebec sejak tahun 1970, yang mempertemukan para penyair Québec terkemuka untuk membacakan karya-karya mereka. Rumah Mahasiswa Kanada di Serikat Internasional Universitas menggelar acara ini di Paris untuk menarik perhatian khalayak umum terhadap puisi. Ini sudah memasuki edisi kelima, dengan partisipasi dari penyair dari komunitas francophone, yang akan berlangsung dari 16 hingga 22 Maret 2026.
Selama seminggu, kampus berubah menjadi panggung ekspresi kreativitas, di mana kata-kata hidup melalui pertunjukan, lomba menulis, workshop puisi dan slam, serta sebuah pawai puisi besar yang mempertemukan seniman, penduduk, dan pecinta seni sastra. Acara ini diisi oleh penulis klasik dan pendatang baru dari Kanada, Portugal, Tunisia, dan negara-negara berbahasa Prancis.
Jika akses ke acara gratis, sebagian besar memerlukan reservasi, jadi jangan lupa mendaftar agar kalian pasti bisa ikut serta!
Edisi kelima dari Malam Puisi ini akan dibuka dengan pertunjukan istimewa dari Rodney Saint-Éloi, penyair, penulis, dan penerbit yang aktif berjuang, serta Marc Alexandre Oho Bambe (alias Kapten Alexandre), sosok terkenal di dunia slam dan puisi performatif.
Lise Gauvin dan Laure Cambau, penyair sekaligus pianis, mempersembahkan pertunjukan Berbagai Wanita Francophone Bersuara untuk Perdamaian: sebuah recital sastra polifonik.
Malam penuh pengalaman seru dan kreatif seputar terjemahan puisi dari bahasa Prancis ke bahasa Spanyol. Melalui berbagai puisi yang mengeksplorasi dunia francophone, bilingualisme, dan migrasi, Anda akan bermain-main dengan kata-kata, suara, dan gambar untuk bersama-sama merenungkan bagaimana sebuah bahasa berubah dan membentuk identitas. Tidak perlu menjadi ahli puisi maupun berpengalaman dalam terjemahan, cukup dengan keinginan untuk bereksperimen, berbagi, dan berkreasi bersama.
Dalam rangka Nuits de la Poésie, klub membaca bulanan di Maison des Étudiants Canadiens mengadakan sesi istimewa yang didedikasikan untuk puisi Joséphine Bacon, terutama karya koleksinya yang berjudul Bâtons à message : Tshissinuatshitakana.
Bersiaplah untuk mengikuti lomba besar pada 21 Maret (atau sekadar datang untuk bersenang-senang saja!). Temui dunia puisi dan karya berani dari Ernis, seorang penulis novel, dramaturg, dan penyair slam asal Kamerun, yang akan berbagi melalui workshop puisi dan slam dalam rangka Malam Puisi. Tulisan-tulisannya yang menggabungkan warisan budaya, kenangan, dan semangat perjuangan, akan menginspirasi Anda untuk menemukan suara sendiri dan berani mengekspresikan diri secara bebas.
Dalam edisi kelima Nuits de la poésie ini, datang dan nikmati pertunjukan spektakuler yang tahun ini mengusung tema Suara-suara Francophone. Malam itu akan diwarnai dengan pembacaan puisi dan pertunjukan musik dari para seniman tamu yang diundang.
Puisi sebagai alat perlawanan: bagaimana sastra menantang rezim otoriter dan ideologi yang mengekang? Matei Visniec, penulis dan dramawan asal Rumania yang telah mengungsi ke Prancis sejak 1987, berbagi kisah perjalanan serta pandangannya tentang puisi yang subversif, yang berperan sebagai bentuk perlawanan antara Timur dan Barat.
Sebagai salah satu daya tarik utama dari edisi kelima Nuits de la poésie, kompetisi puisi dan slam akan diadakan. Kreativitas, kemampuan mendengarkan, semangat hidup, bahkan alat musik favorit Anda sangat dihargai. Ayo, coba peruntungan Anda! Setiap penampilan maksimal berlangsung selama 5 menit. Tiga pemenang akan dipilih untuk kategori berikut: karya cipta, penampilan, dan favorit penonton. Malam akan berlanjut dengan pertunjukan bebas di panggung terbuka untuk semua yang ingin berbagi karya mereka.
Institut Belanda merupakan satu-satunya bangunan di Cité Internationale yang memiliki kolam renang interior. Saat ini, kolam tersebut sedang dalam proses restorasi dan kosong. Situasi ini menjadikannya tempat yang sempurna untuk acara malam tak biasa dengan panggung terbuka yang menampilkan puisi, dalam rangka Festival Nuit de la Poésie. Menyambut musim semi, datanglah ke sekitar kolam ini untuk menikmati sore hari penuh keindahan puisi. Para penghuninya telah menyiapkan penampilan sastra lengkap dengan musik dan video. Partisipasi Anda sangat kami apresiasi, baik dengan membacakan puisi maupun sekadar hadir menyaksikan.
Masuki dunia abadi Vitsentzos Kornaros (1553 - 1613), penyair Kreta dari zaman Renaissance, melalui bacaan bilingual (Yunani/Prancis) dari karya-karyanya, dilengkapi dengan pertunjukan musik langsung. Lagu-lagu yang terinspirasi dari karya-karyanya, hasil berbagai interpretasi musik, akan dibawakan untuk merayakan keindahan dan keabadian puisinya.
Masuki dunia puisi dan seni skulptural dari Prendre position, sebuah pengalaman membaca polifonik tentang kursi - puisi karya Michel Goulet, yang ditempatkan di ujung lapangan rumput besar di taman Parc de la Cité Internationale Universitaire di Paris. Setiap kursi, yang dirancang oleh seorang pematung, memuat kutipan dari seorang penulis atau alumni yang terkait dengan rumah universitas yang diwakilinya. Untuk acara ini, suara dari berbagai negara dan komunitas akan menghidupkan kutipan-kutipan tersebut. Bersama-sama, mereka akan membentuk paduan suara kata-kata, di mana setiap bacaan menjadi penghormatan terhadap keberagaman budaya dan intelektual kampus.
Tanggal dan jadwal
Dari 16 Maret 2026 Pada 22 Maret 2026
Tempat
Cité Internationale Universitaire de Paris
17 Boulevard Jourdan
75014 Paris 14
Harga
Gratis
Situs resmi
www.citescope.fr















