Karnaval Tropis sekali lagi memukau Paris untuk edisi ke-25. Tanggal telah ditetapkan pada hari Minggu, 6 Juli 2025, untuk menghadiri acara meriah ini di jalan terindah di dunia. Ratusan penari dan sekitar dua puluh kelompok karnaval berparade di sepanjang jalan Champs-Elysees.
Acara yang diselenggarakan oleh Kota Paris dan Fédération du Carnaval Tropical ini menyatukan sejumlah asosiasi dari Paris dan wilayah Île-de-France untuk berparade dan dengan bangga merepresentasikan budaya dari empat penjuru dunia, melalui busana dan tarian tradisional.
Di tahun yang penuh simbol ini, kelompok-kelompok dari Guadeloupe, Martinik, Guyana Prancis, Brasil, Reunion, Haiti, Trinidad, Tobago, Bolivia, dan Peru dengan penuh semangat merayakan masyarakat, wilayah, dan keanekaragaman hayati ekosistem yang sangat penting bagi umat manusia ini. Semuanya diiringi irama Gwo Ka, samba, bèlè, steel pan, dan drum Guyana yang memukau.
Rombongan dari Guyana Prancis mendapat kehormatan khusus, karena kedekatan geografis mereka dengan Brasil dan tradisi karnaval mereka yang kaya, terutama Touloulous yang menjadi lambangnya, yang ingin dimasukkan ke dalam daftar warisan budaya takbenda UNESCO.
Seperti setiap tahun, rombongan dari Paris,wilayah Île-de-France, departemen dan wilayah Prancis di luar negeri, Karibia, dan Amerika Latin hadir di Paris Tropical Carnival. Kelompok-kelompok ini bersaing untuk memperebutkan Grand Prix Ville de Paris yang bergengsi, serta dalam tiga kategori artistik dan budaya lainnya.
Kelompok-kelompok yang terdaftar adalah : ADOM, Association Sinnamary, Azulinha, Caporales Mi Viejo San Simon Paris, Caporales San Simon Cochabamba, Consejo Pro Bolivia, Danseuses d'Or - Davina Samba, École de Samba Vila Sena-Samambaia, École Santa de Brasis, Estampas del Peru, Ethnick'97, Hibiscus d'Haïti, Los Carnavaleros (Nota Musical), NikeenYaparadays - NKP Danse, Samba em Paris, Solidarité Internationale, Talentos Peru, dan Tropikana.
Masing-masing kelompok ini membawa identitas budaya, gaya musik, dan energi kemeriahan mereka sendiri, membantu menjadikan acara ini sebagai festival budaya dunia yang sesungguhnya.
Parade karnaval dimulai di bagian bawahjalan Champs-Élysées, di Place de la Concorde, di mana kelompok-kelompok tersebut mengambil formasi. Pasukan kemudian berjalan menuju stasiun George V sebelum berbalik arah. Prosesi kemudian kembali kejalan Winston Churchill, di antara Grand Palais dan Petit Palais, di mana setiap kelompok mempresentasikan penampilannya kepada para juri.
Carnaval Tropical de Paris tidak diragukan lagi merupakan karnaval terbesar di ibu kota. Setiap tahun, karnaval ini menarik sekitar 200.000 penonton untuk menyaksikan salah satu karnaval paling meriah di dunia. Diluncurkan pada tahun 2001, lebih dari 20 tahun yang lalu, karnaval ini awalnya diselenggarakan oleh orang Indian Barat di daratan Prancis, tetapi sekarang menyatukan orang-orang dari berbagai negara, termasuk Tiongkok, Brasil, Inggris, Belanda, dan Kolombia.
Sebagai catatan, apa itu Carnaval Tropical? Ini adalah pertemuan ratusan kostum warna-warni dari seluruh dunia, dengan musik mulai dari yang tradisional hingga yang eksotis, dan koreografi yang dirancang untuk acara ini yang memberikan kebebasan kepada kelompok yang hadir untuk memadukan sejarah dan kreativitas. Ada juga kompetisi untuk memberikan penghargaan bagi penampilan terbaik di depan tribun penonton di akhir pertunjukan.
Singkatnya, acara musim panas yang meriah di Paris ini benar-benar menyenangkan. Matahari mungkin gagal bersinar, tetapi kegembiraan dan humor yang baik tidak diragukan lagi. Hujan yang turun tidak mengurangi kemeriahan karnaval ini.
Tempat
Avenue des Champs-Elysées
Av. des Champs-Élysées
75008 Paris 8
Mengakses
Metro: Champs-Élysées-Clémenceau (jalur 1 dan 13) Franklin D. Roosevelt (jalur 1 dan 9) George V (jalur 1) Charles de Gaulle-Étoile (jalur 1, 2 dan 6)
Harga
Gratis
Usia yang disarankan
Untuk semua



































