Apakah Anda mengenal Christian Krohg? Jika tidak, Musée d'Orsay di Paris akan mengadakan pameran baru untuknya pada musim semi dan musim panas ini. Dipamerkan mulai 25 Maret hingga 27 Juli 2025, pameran retrospektif berjudul "Christian Krohg. The People of the North " adalah kesempatan untuk mengagumi karya-karya seniman Norwegia ini, yang populer di Eropa utara tetapi hampir tidak dikenal di Prancis.
Christian Krohg (1852-1925) adalah seorang pelukis, ilustrator, penulis dan jurnalis. Seniman Skandinavia yang juga seorang pengelana ini belajar teknik melukis selama 5 tahun di Jerman, sebelum pindah ke semenanjung Skagen, Denmark, pada tahun 1879, dan menghabiskan beberapa waktu di Paris. Dia akhirnya memutuskan untuk mengakhiri karier artistiknya di Norwegia, menjadi direktur Akademi Seni Rupa di Oslo hingga kematiannya pada tahun 1925.
Karya-karyanya memiliki dampak nyata pada akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20. Christian Krohg adalah seorang pelukis yang sangat humanis, libertarian, dan feminis. Melalui karya-karyanya, sang seniman berusaha meningkatkan kesadaran akan isu-isu moral dan sosial tertentu, seperti kemiskinan, kelaparan, dan status wanita.
Dengan menyajikan tinjauan mendalam mengenai karier artistik Christian Krohg, Musée d'Orsay mengungkap kaitan sang seniman dengan perjuangan politik dan sosial pada masanya, serta menyoroti komitmennya dalam melukis secara naturalistik.
Melalui sekitar lima puluh lukisan yang dipamerkan, pengunjung dapat menemukan hubungan fotografinya dengan beberapa seniman Prancis seperti Gustave Courbet dan Édouard Manet. Ada juga seri pelautnya yang sangat bagus, yang kanvas pertamanya"Bâbord!" (1879) menandai titik balik dalam karier sang seniman, terutama berkat pembingkaiannya yang terinspirasi oleh fotografi.
Yang tidak boleh dilupakan adalah potretnya tentang anggota lingkungan bohemian Kristiania, ibu kota dan masa depan Oslo. Termasuk di antaranya adalah penulis Swedia August Strindberg dan pelukis Norwegia Gerhard Munthe.
Musée d'Orsay juga memamerkan sejumlah karya seni sosial pelukis Skandinavia ini. Mengangkat tema kemiskinan dan prostitusi, karya-karya ini memiliki dampak yang tak terbantahkan pada masyarakat Norwegia. Pameran ini juga menampilkan"Albertine", sebuah novel realistis karya Christian Krohg. Diterbitkan pada tahun 1886, novel ini langsung dilarang karena dianggap"menyinggung kesopanan publik".
Bakat Christian Krohg dalam menangkap kehidupan sehari-hari dengan realisme yang luar biasa terlihat jelas dalam lukisan-lukisannya tentang keluarga, khususnya keluarga Gaihede, sebuah keluarga nelayan yang tinggal di Skagen, Denmark utara.
Pameran "Christian Krohg. The People of the North " pasti akan menarik bagi para pecinta seni lukis, dan lebih khusus lagi naturalisme dan impresionisme, serta mereka yang ingin mengetahui lebih banyak tentang seni Skandinavia. Satu-satunya kekurangannya adalah kami ingin melihat lebih banyak lagi!
Untuk mengetahui lebih lanjut tentang kehidupan pribadi dan artistik pelukis Norwegia ini, kunjungi Musée d'Orsay dari 25 Maret hingga 27 Juli 2025.
Musée d'Orsay juga menyelenggarakan beberapa acara di sekitar pameran "Christian Krohg. The People of the North ". Pada tanggal 8 April, akan ada kuliah perdana oleh Servane Dargnies De Vitry, kurator seni lukis di Musée d'Orsay dan kurator pameran. Pada 10 April 2025, Musée d'Orsay mengundang Jon Fosse, pemenang Hadiah Nobel Sastra 2023, untuk acara pembacaan yang luar biasa.
Tanggal dan jadwal
Dari 25 Maret 2025 Pada 27 Juli 2025
Tempat
Musée d'Orsay
62 rue de Lille
75007 Paris 7
Harga
Nocturne : €12
Tarif réduit : €13
Plein tarif : €16







































