Ini adalah pameran yang mengejutkan dan penuh kejutan, lucu sekaligus keras, yang sedang dibuka di Musée Picasso. Tempat seni ini memamerkan karya-karya seniman Amerika Philip Guston, yang dikenal dengan kecerdasan satirnya.
Bagi Philip Guston, seni adalah senjata. Sejak tahun-tahun formatifnya, sang seniman menggunakan karikatur dan satir untuk mengecam tokoh-tokoh otoritas dan mengekspresikan pandangannya tentang isu-isu sosial. Musée National Picasso - Paris mengundang kita untuk mengenal seniman Amerika abad ke-20 ini melalui pameran terbaru, yang berlangsung dari 14 Oktober 2025 hingga 1 Maret 2026.
Pameran The Irony of History menyatukan lukisan dan gambar karya seniman yang dibuat pada masa pemerintahan Presiden Richard Nixon.
Sering dikaitkan dengan gerakan Ekspresionisme Abstrak, ia tetap melawan arus mode dengan memilih figurasi yang terinspirasi dari strip komik. Di balik gaya yang tampak sederhana dan kekanak-kanakan, Philip Guston mengangkat isu-isu yang penuh dengan kekerasan dan memecah belah, seperti kejahatan yang dilakukan oleh Ku Klux Klan.
Pameran ini menampilkan koleksi gambar karya Philip Guston sebagai tanggapan atas buku Roth yang berjudul Our Gang. Penulisnya secara terbuka mengejek kebijakan Nixon, dan buku ini menginspirasi Guston untuk menghasilkan lebih dari 80 gambar yang sama-sama menyindir dan mengkritik pemerintah.
Lukisan-lukisan yang melengkapi tur ini mengeksplorasi berbagai sisi seni Philip Guston, memberikan pemahaman yang lebih baik mengenai dunianya, komitmennya, dan perkembangan tekniknya. Dengan humor hitam dan pandangan yang tajam terhadap masyarakat, Guston membedakan dirinya dari rekan-rekannya, dan tetap menjadi tolok ukur seni lukis dan gambar Amerika hingga hari ini.
Beberapa dari karya-karya ini mungkin mengejutkan, namun hal ini tentu saja disengaja. Philipp Guston menggambarkan dirinya sebagai anggota Ku Klux Klan, sebuah sikap mengejek terhadap mereka yang diperangi, juga mengecam fenomena di mana para korban dapat menjadi algojo. Dia membuat karikatur Nixon dan kebijakannya, yang menggambarkan kekerasan yang menghancurkan negara... Oleh karena itu, pameran ini ditujukan untuk audiens yang lebih dewasa, yang dapat memahami cerita di balik setiap gambar dan simbol.
Pameran ini juga menyoroti hubungan antara Guston dan Picasso: Guston sering mengamati karya pelukis Spanyol tersebut. Kedua seniman ini juga memiliki kesamaan subjek: keduanya sangat terpengaruh oleh pengeboman dan perang saudara yang tragis yang menandai Spanyol pada tahun 1930-an.
Seorang seniman yang menarik untuk dijelajahi di Musée Picasso di Paris pada musim gugur ini!
Tes ini dilakukan sebagai bagian dari undangan profesional. Jika pengalaman Anda berbeda dengan kami, beri tahu kami.
Tanggal dan jadwal
Dari 14 Oktober 2025 Pada 1 Maret 2026
Tempat
Museum Nasional Picasso
5, rue de Thorigny
75003 Paris 3
Perencana rute
Aksesibilitas
Harga
Tarif réduit : €12
Plein tarif : €16
Situs resmi
www.museepicassoparis.fr



























