Di jantung Place Charles-de-Gaulle, di mana dua belas jalan bertemu seperti jarum kompas nasional, terdapat seorang pahlawan tanpa nama: Prajurit Tak Dikenal. Dimakamkan di bawahArc de Triomphe sejak 28 Januari 1921, jasad prajurit tak dikenal yang gugur dalam Perang Dunia Pertama ini melambangkan semua orang yang tidak pernah memiliki makam atau plakat. Ini melambangkan besarnya pengorbanan kolektif. Tidak ada nama, tidak ada wajah, hanya seragam, keberanian, dan keheningan abadi.
Menghadiri upacara penyalaan kembali di makam Prajurit Tak Dikenal di bawah Arc de Triomphe
Setiap malam, di bawah Arc de Triomphe, Anda dapat menghadiri upacara hening cipta yang gratis sebagai penghormatan kepada para prajurit yang telah gugur demi Prancis. Pada pukul 18.30, Api Bangsa, di makam Prajurit Tak Dikenal, dinyalakan kembali untuk menyala tanpa henti. Kami akan menceritakan kisah upacara istimewa ini kepada Anda. [Baca selengkapnya]
Mengapa dia, mengapa di sini? Setelah Gencatan Senjata 1918, Prancis ingin menghormati 1,4 juta orang yang tewas. Dari delapan jasad tanpa nama yang digali dari berbagai medan perang, seorang prajurit muda memilih satu yang akan menjadi"Prajurit Tak Dikenal", yang kemudian disemayamkan di bawah salah satu monumen paling simbolis di negara ini.
Pada tanggal 11 November 1923, Api Peringatan dinyalakan untuk pertama kalinya. Sejak saat itu, api ini tidak pernah padam. Setiap malam pada pukul 18.30, asosiasi veteran menyalakan kembali api ini, sebagai penghormatan tak kenal lelah bagi mereka yang telah gugur demi negara mereka. Ini adalah yang pertama di dunia yang telah menjadi tradisi: cahaya abadi bagi mereka yang namanya hilang di parit.
Makam Prajurit Tak Dikenal bukan sekadar tugu peringatan, melainkan sebuah kenangan hidup, tempat untuk mengenang, dan simbol persatuan.
Tempat
Arc De Triomphe
Place Charles-de-Gaulle
75008 Paris 8
Mengakses
Stasiun metro Charles de Gaule Etoile



Menghadiri upacara penyalaan kembali di makam Prajurit Tak Dikenal di bawah Arc de Triomphe














