Musim dingin di Paris: Saat kolam di Taman Luxembourg berubah menjadi arena seluncur es

Oleh Rizhlaine de Sortiraparis · Foto oleh Julie de Sortiraparis · Diperbarui 7 Januari 2026 pukul 18:27
Sebelum keberadaan arena es buatan di Paris, musim dingin yang ekstrem membuat kolam di Jardin du Luxembourg menjadi tempat populer untuk seluncur es dadakan. Saat es mengeras cukup kokoh, warga Paris dari berbagai latar belakang pun berkumpul untuk menikmati olahraga ini di tengah taman ikonik yang menjadi pusat kehidupan Paris.

Dimana Taman Luxembourg, yang terletak di pusat arrondisemen keenam Paris, kini menjadi salah satu ruang hijau paling ramai dikunjungi di kota ini. Diciptakan pada awal abad ke-17 oleh Marie de Médicis di sekitar Istana Luxembourg, taman ini menyuguhkan jalanan yang megah, taman berbunga warna-warni, dan kolam besar berbentuk oktagon di tengah hamparan rumputnya yang luas.

Meskipun taman ini lebih dikenal sebagai tempat bersantai dan jalan-jalan, pada masa tertentu, taman ini pernah menjadi arena musim dingin yang tak kalah seru. Pada musim dingin yang cukup dingin di abad ke-19, kolam besar di tengah taman membeku. Ketika es itu cukup tebal dan kuat, banyak warga Parijs yang memadati tempat ini untuk bersenang-senang bermain seluncur alami di danau yang berubah menjadi arena es.

Di sebuah kota yang saat itu masih jarang memiliki arena es yang terstruktur, alam kadang menunjukkan perannya sendiri. Ketika suhu tetap dingin selama berminggu-minggu berturut-turut, permukaan kolam — yang kini terkenal karena kapal layar mini yang dimainkan anak-anak — berubah menjadi cermin es yang mengkilap. Anak-anak, keluarga, dan penggemar musim dingin pun berbondong-bondong ke sana, terdorong oleh keinginan untuk bermain skating di udara terbuka, di tengah taman utama kota.

Aktivitas ini bukan sekadar olahraga: lebih dari itu, ia merupakan undangan untuk menikmati musim dingin dengan santai dan penuh kreativitas. Jika di musim panas kita jalan-jalan santai atau mengagumi patung dan bunga, di musim dingin kita meluncur dengan gaya, kadang hanya berbekal sepatu kulit berkilap atau sepatu roda pinjaman.

Di masa ketika musim dingin di Paris sering kali sangat dingin dan keras, momen bermain es secara spontan ini menjadi bagian tak terpisahkan dari keseruan musim dingin di kota tersebut. Mereka berlangsung di sebuah taman yang selalu dipenuhi oleh seniman, penulis, pelajar, maupun keluarga, yang melihat keindahan dari lapisan es sementara ini sebagai kesempatan untuk kembali menyatu dengan alam, bahkan di tengah hiruk-pikuk Paris.

Seiring dengan berkembangnya urbanisasi dan diperkenalkannya arena es buatan, ide untuk ice skating langsung di atas danau yang membeku alami di Paris perlahan menghilang. Musim dingin yang kini tidak lagi terlalu dingin tidak menyediakan kondisi pembekuan alami yang sama, dan demi alasan keamanan yang jelas, saat ini tidak diperbolehkan lagi menggunakan kolam Luxembourg sebagai lintasan es. Kini, warga Paris yang ingin bermain es lebih memilih berbagai rink es sementara yang didirikan setiap musim dingin di berbagai sudut kota — area yang aman dan lengkap dengan fasilitas untuk semua tingkat kemampuan.

Halaman ini dapat mengandung elemen yang dibantu oleh AI, informasi lebih lanjut di sini.

Informasi berguna

Tempat

19 rue de Vaugirard
75006 Paris 6

Perencana rute

Komentar
Perbaiki pencarian Anda
Perbaiki pencarian Anda
Perbaiki pencarian Anda
Perbaiki pencarian Anda