Di Paris, sebuah kapel yang menakjubkan, terbuat dari batu bata, tersembunyi di sebuah biara

Oleh Rizhlaine de Sortiraparis · Diperbarui 3 Maret 2026 pukul 12:37
Jika kita mengenal katedral-katedral besar Paris, beberapa bangunan yang lebih modern dan kurang dikenal juga layak dikunjungi. Kali ini, kami mengajak Anda menjelajahi Distrik 14 untuk menemukan sebuah kapel menakjubkan yang terbuat dari batu bata, tersembunyi di tengah sebuah biara Fransiskan.

Siapa sangka bahwa 14e arrondissement di Paris tidak hanya dikenal sebagai pusat kegiatan seni dan atelier seni? Di balik itu, ada kekayaan warisan budaya religi yang jarang diketahui orang. Tersembunyi di dalam sebuah biara yang tenang, kapel franciscan menyajikan sesuatu yang tak terduga: bentuknya yang unik. Bangunan persegi panjang, tanpa transept yang mencolok maupun apse yang dramatis, berbeda dari desain gereja-gereja kuno pada umumnya. Pilihan arsitektur ini, yang merupakan ciri khas beberapa bangunan keagamaan dari abad ke-20, menekankan kebersihan garis dan fungsi utama dari bangunan tersebut.

Danagon memainkan peran utama: bahan sederhana, hangat, dan sangat perkotaan. Di Paris, di mana batu alam menjadi ciri khas arsitektur bersejarah, lapisan bata ini menarik perhatian mereka yang peka terhadap detail. Didirikan oleh St. Fransiskus dari Assisi pada abad ke-13, ordo Fransiskan dikenal dengan cita-cita kesederhanaan dan kemiskinan. Semangat spiritual ini tercermin dalam arsitektur kompleks biara dan kapel di Paris ini sendiri.

À Paris, une étonnante chapelle faite de briques nichée dans un couventÀ Paris, une étonnante chapelle faite de briques nichée dans un couventÀ Paris, une étonnante chapelle faite de briques nichée dans un couventÀ Paris, une étonnante chapelle faite de briques nichée dans un couvent
Mbzt

Tidak ada hiasan berlebihan maupun dekorasi yang mencolok. Garis-garisnya tegas, bahan-bahannya dibiarkan tampak apa adanya. Cahaya alami menonjolkan keanggunan geometris dari keseluruhan bangunan. Kapel Franciscain di biara Saint-François menjadi bukti dari masa ketika Gereja di abad ke-20 berupaya berkomunikasi dengan zamannya. Bahan bangunan pun mengalami evolusi, bentuknya menjadi lebih sederhana, dan ruang-ruang dihidupkan kembali. Kadang, beton menjadi kerangka utama bangunan, namun di sini, bata menyuarakan identitas dan memperkuat citra visualnya.

Chapel ini sendiri terbuka untuk umum dan dapat diakses bagi mereka yang ingin mengagumi keunikan arsitektur religius berbentuk persegi panjang yang terbuat dari batu bata ini. Bagian dari biara ini memang diperuntukkan bagi pengunjung, sementara area tempat tinggal komunitas tetap tertutup. Pastikan untuk memeriksa jam kunjungan dan menghormati suasana tenang dari tempat ibadah ini. 

Maaf, tidak ada teks yang disediakan untuk diterjemahkan dan disesuaikan.

Halaman ini dapat mengandung elemen yang dibantu oleh AI, informasi lebih lanjut di sini.

Informasi berguna

Tempat

9 Rue Marie Rose
75014 Paris 14

Perencana rute

Komentar
Perbaiki pencarian Anda
Perbaiki pencarian Anda
Perbaiki pencarian Anda
Perbaiki pencarian Anda