Passage Choiseul, salah satu koridor tertutup terpanjang di Paris.

Oleh Manon de Sortiraparis · Diperbarui 26 Agustus 2026 pukul 22:26
Di bawah atap kaca yang panjang, Passage Choiseul membentang hampir 200 meter melintasi arrondissement kedua Paris. Dibuka pada tahun 1827, galeri perdagangan ini telah menjadi saksikan bagi para penulis, penerbit, perancang busana, dan penonton teater-teater di sekitarnya.

Di antara 40 rue des Petits-Champs dan 23 rue Saint-Augustin, Passage Choiseul membentangkan sebuah perspektif panjang yang dikelilingi oleh toko-toko, restoran dan etalase kuno. Dengan sekitar 190 meter panjangnya, ia termasuk di antara gang tertutup terpanjang di Paris.

Pembangunannya dimulai pada tahun 1825 di atas lahan yang diperoleh Bank Mallet et Cie, yang ingin melaksanakan operasi properti berskala besar di kawasan itu. Beberapa hôtels particuliers sudah dibongkar untuk memberi ruang bagi proyek tersebut, termasuk Hôtel de Lionne, Hôtel de Langlée, Hôtel de Radepont, dan sebagian Hôtel de Gesvres. Sebuah sisa dari bangunan terakhir itu masih ada: gerbang depannya masih menjadi bagian dari pintu masuk utara koridor tersebut.

Di balik kendali, arsitek François Mazois merancang galeri baru ini, namun ia meninggal pada 1826 sebelum sempat melihatnya selesai. Antoine Tavernier kemudian mengambil alih proyek tersebut dan Passage Choiseul dibuka pada 1827. Tak ada hiasan mosaik atau patung berlebihan; arsitektur ini menonjolkan sebuah kesederhanaan. Dua deretan bangunan saling berhadapan, dengan toko-toko dan arcadenya di tingkat bawah, tempat tinggal di lantai atas, dan di atasnya sebuah kaca atap yang mengubah keseluruhan kompleks menjadi sebuah jalan dalam ruangan sungguhan. Jalan dalam ruangan ini menjulang lebih dari 10 meter dan membentang sekitar 140 meter panjangnya.

Koridor ini menjalin hubungan erat dengan ruang pertunjukan di daerah sekitarnya. Proyek awalnya sempat terguncang oleh pembangunan Théâtre de l'Opéra-Comique yang dulu terhubung dengan koridor melalui sebuah terowongan, dan sejak 1857, Théâtre des Bouffes-Parisiens juga memiliki akses ke galeri tersebut.

Dinding Choiseul juga menjadi saksi bagi beragam tokoh. Penulis Louis-Ferdinand Céline menghabiskan sebagian masa kecilnya di sana, antara 1899 dan 1907, ketika ibunya menjalankan sebuah usaha di situ. Ia kemudian terinspirasi olehnya dalam Mort à crédit, di mana lokasi itu menjadi "passage des Bérésinas".

Setelah penurunan bertahap koridor tertutup pada abad ke-20, Passage Choiseul kembali mendapat sorotan serius pada era 1970-an. Seorang perancang muda Jepang bernama Kenzo Takada menaruh tokonya di sana, Jungle Jap, nama lama Maison Kenzo! Keberhasilan alamat itu menarik pelanggan baru ke galeri tersebut sebelum sang perancang pindah. Sebuah bab mode yang cukup tak terduga untuk koridor yang lahir hampir satu setengah abad lalu.

Menjadi sangat rusak, hingga sempat dipasang jaring pengaman untuk melindungi pejalan kaki dari potensi jatuh, verrière du passage telah menjadi fokus kampanye besar restauration yang dimulai pada 2012. Secara bertahap ia kembali pada penampilan yang lebih baik, begitu pula kanopi (marquise) dan penerangan di sekitarnya.

Terdaftar atas titel Monuments historiques sejak 7 Juli 1974, Passage Choiseul tetap menjadi sebuah galeri belanja yang ramai, di mana restoran dan butik bersisian!

Les plus beaux passages couverts de Paris à découvrirLes plus beaux passages couverts de Paris à découvrirLes plus beaux passages couverts de Paris à découvrirLes plus beaux passages couverts de Paris à découvrir Temukan lorong-lorong tertutup yang paling indah di Paris
Anda mungkin tidak menyadarinya, tapi Paris adalah rumah bagi banyak lorong tertutup. Temukan 12 lorong tertutup paling indah di Paris! [Baca selengkapnya]

Informasi berguna

Tempat

27 Pass. Choiseul
75002 Paris 2

Perencana rute
Aksesibilitas

Komentar