Eurovision Junior 2026 telah mengumumkan wakilnya dari Prancis. Namanya Alec, berusia 12 tahun, berasal dari wilayah Auvergne-Rhône-Alpes, dan ia akan membela warna Prancis pada hari Sabtu, 24 Oktober 2026, di Malta, sebagaimana diumumkan oleh France Télévisions pada hari Sabtu, 20 Juni. Lalu, siapakah talenta muda ini, mengapa kontes ini digelar di Malta, dan apa saja tantangan bagi Prancis? Berikut semua yang perlu Anda ketahui tentang edisi terbaru Eurovision Junior.
Publik luas baru mengenal Alec pada akhir 2025 lewat acara N'oubliez pas les enfants, versi junior dari N'oubliez pas les paroles yang dipandu Nagui di France 2. Sejak kecil ia memang bergairah pada musik, telah memainkan piano sejak usia 5 tahun dan gitar sejak usia 7, dan ia sudah menulis lagu-lagu sendiri.
Namanya diumumkan langsung di France 2, tepat saat perayaan Fête de la Musique yang disiarkan dari Théâtre antique d'Orange. Di atas panggung, si bocah menghadirkan kilasan pertama suaranya lewat mash-up piano, menggabungkan Ce monde (lagu pemenang Lou Deleuze tahun lalu) dengan I'm Still Standing, hits milik Elton John. “Kami sangat senang menyambut Alec ke dalam keluarga besar Eurovision Junior,” kata Alexandra Redde-Amiel, kepala delegasi Prancis, yang menyebut bakatnya “sudah luar biasa.” Yang menarik, ini merupakan pertama kalinya sejak Prancis kembali mengikuti kontes pada 2018 France Télévisions menaruh harapan pada seorang kandidat yang dikenal lewat programnya sendiri.
Acara ini dijadwalkan pada hari Sabtu, 24 Oktober 2026, di Ta'Qali, pulau Malta. Kontes nyanyi terbesar untuk anak-anak berusia 9 hingga 14 tahun akan disiarkan langsung melalui jaringan France Télévisions, seperti biasa setiap tahun.
Ada pertanyaan yang sering muncul: mengapa kompetisi ini tidak digelar di Prancis? Meski memenangkan edisi 2025, Prancis sebenarnya bisa menjadi tuan rumah di tanah air. Namun France Télévisions menolak jadi penyelenggara karena alasan anggaran. Akhirnya Malta yang mendapat hak penyelenggaraan, dan Alec tidak akan tampil di kandang sendiri.
Prancis kini berperan sebagai negeri unggul di ajang kontes, dengan empat kemenangan berjalan: Valentina pada 2020, Lissandro pada 2022, Zoé Clauzure pada 2023 (Nice), dan Lou Deleuze pada 2025 di Tbilisi dengan lagunya “Ce monde”. Jika sukses, Alec akan menghadiahkan Prancis mahkota kelima, sesuatu yang belum pernah terjadi dalam sejarah kontes ini.
Penyanyi muda itu melanjutkan rangkaian panjang prestasi gemilang yang datang dari Prancis. Di sisi kontes vokal dewasa, tahun 2026 justru menunjukkan profil yang lebih kontras, karena Monroe menempati peringkat ke-11 di Wina.
Untuk saat ini, judul lagu yang akan dibawakan Alec masih menjadi misteri: lagu tersebut akan diungkap dalam beberapa minggu ke depan. Daftar lengkap negara-negara yang berpartisipasi, favorit para bandar taruhan, dan urutan penampilan juga akan diumumkan seiring berjalannya musim panas hingga musim gugur. Kami akan memperbarui artikel ini begitu informasi tersebut resmi diumumkan.
Ketika kita mendengar penampilan piano-vokalnya pada Fête de la musique, kandidatnya terasa solid dan menyentuh, mampu menjaga melodi tanpa satu nada pun salah meski usianya masih muda. Kelebihannya (piano, gitar, komposisi) dan keluwesannya di atas panggung membuat kita berharap ia bakal memberikan penampilan yang menawan untuk Prancis pada tanggal 24 Oktober. Nantikan musim gugur untuk mendengar lagunya dan, mungkin, merinding untuk mendapatkan bintang kelima.
Tanggal dan jadwal
Pada 24 Oktober 2026
Situs resmi
junioreurovision.tv
Informasi lebih lanjut
Saksikan di France 4 mulai pukul 17.00















