Pada Januari lalu, terungkap bahwa sebuah konser besar sebagai penghormatan kepada Werenoi akan digelar di Paris Bercy pada hari Rabu, 25 Maret 2026. Hal itu langsung menggugah rasa penasaran banyak penggemar rapper tersebut, yang meninggal pada 17 Mei 2025 di usia 31 tahun.
Tak mengejutkan, tiket untuk satu-satunya konser di Paris yang didedikasikan untuk menghormati sang artis itu terjual sangat cepat. Perlu dikatakan bahwa Werenoi telah menobatkan dirinya sebagai salah satu artis paling berpengaruh di rap Prancis, terutama berkat album-albumnya "Carré" (2023), "Pyramide" (2024) dan "Diamant Noir" (2025). Dan kematiannya meninggalkan kekosongan besar di dunia rap berbahasa Prancis. Omong-omong, sejak wafatnya, karya-karyanya "Diamant Noir" dan "Pyramide 2" masuk di antara 10 penjualan album terbaik pada tahun 2025 di Prancis.
Maka, konser penghormatan ini telah dinantikan dengan antusias oleh para pemegang tiket emas. Banyak orang bertanya-tanya siapa saja artis tamu yang akan tampil. Namun para penyelenggara memilih menjaga rahasia hingga akhir dan tidak membocorkan susunan penampilannya. Berkat beragam video yang diposting di media sosial pada Rabu malam, serta beberapa publikasi media, termasuk Le Parisien, kami bisa mengungkap daftar rapper yang hadir di Paris Bercy dalam momen besar konser penghormatan untuk Werenoi, yang berhasil menarik lebih dari 15.000 penonton. Meski beberapa nama tidak hadir, seperti SDM dan Ninho, malam itu tetap menyimpan sejumlah kejutan yang menggembirakan.
Dipandu oleh Jacky Brown dari Negmarrons, acara ini pun dibuka dengan kehadiran rapper franco-kamerun Dosseh. Seniman ini, yang pada 2022 lalu sempat bekerja sama dengan Werenoi dalam lagu « La vie de Cesar », untuk kesempatan itu membawakan lagu « Habitué ». Mac Tyer, yang juga pernah bernyanyi bersama Werenoi dan Lacrim di atas lagu « Ali », juga hadir pada malam Rabu itu.
Rapper lain yang naik ke panggung di Paris Bercy pada 25 Maret 2026? Keblack, yang antara lain membawakan lagu « Mood », namun juga Lino dari Ärsenik, atau Nahir dan Vacra yang tampil berduet membawakan lagu terkenal « Piranha ». Penonton di Paris Bercy juga sempat menyaksikan rapper kondang Dinos pada malam itu dengan lagu « 93 mesures ».
Malam itu masih menyimpan beberapa kejutan lain dengan kehadiran Timar. Rapper asal Kongo itu memanfaatkan momen untuk membawakan lagu « Sierra Leone ». Fianso, yang akan mengakhiri karier panggungnya musim gugur ini, juga hadir untuk membawakan lagu « Lundi ». perpisahan di atas panggung.
Penutupan malam itu dimeriahkan oleh penampilan La Mano 1.9 yang membawakan Businessman, rapper Belgia Hamza yang membawakan lagu-lagu Maudit dan Kyky2bondy, serta Youssoupha yang membawakan Mon Roi.
Selain penampilan para rapper tersebut, konser penghormatan juga ditandai dengan pemutaran eksklusif cuplikan dari sebuah film dokumenter yang belum pernah dirilis, yang didedikasikan khusus untuk Werenoi.















