Jennifer Finch, bassis ikon dari grup L7, meninggal pada usia 59 tahun.

Oleh Caroline de Sortiraparis · Diperbarui 19 Juli 2026 pukul 10:12
Dunia rock dan punk berduka. Jennifer Finch, basis utama dari grup Amerika L7, telah meninggal dunia pada usia 59 tahun. Kabar duka itu diumumkan melalui media sosial pada tanggal 18 Juli 2026. Baru lima hari sebelumnya, orang-orang terdekatnya mengungkapkan bahwa sang musisi menderita kanker otak ganas, yang membuatnya menjalani beberapa operasi bedah.

Penyakitnya telah diumumkan secara publik pada 13 Juli lalu. Kampanye GoFundMe pun diluncurkan oleh orang-orang terdekatnya untuk membantunya membiayai perawatan. Sayangnya, Jennifer Finch meninggal dunia akibat kanker otak pada 18 Juli. Artis tersebut, pemain bass legendaris grup L7, pelopor panggung punk Amerika dan pengaruh besar bagi banyak musisi perempuan, meninggal pada usia 59 tahun.

Dengan berat hati kami mengumumkan wafatnya, hari ini, rekan satu band kami yang tercinta, sahabat dan mitra kerja Jennifer Finch. Ia telah menjalani perjuangan panjang dan berani melawan kanker otak, dan dicintai oleh banyak teman-teman luar biasa, para musisi, dan penggemar di seluruh dunia. Kami mencintaimu, Jennifer. seperti yang diposting L7 di Instagram.

D didirikan pada tahun 1985 di Los Angeles, California, L7 lama sekali terkait dengan gerakan grunge dan riot grrrl. Dalam beberapa album saja, didorong oleh single-indie yang tak lekang oleh waktu seperti "Pretend We're Dead" dan "Monster", band yang terdiri dari Donita Sparks, Suzi Gardner, Demetra Plakas dan Jennifer Finch—yang mudah dikenali lewat rambut merahnya—telah benar-benar merevolusi panggung punk rock wanita.

Meski meraih sukses pada dekade 90-an, bassis Jennifer Finch meninggalkan grupnya sekitar tahun 1996. Petualangan L7 pun berlanjut dengan penggantinya, Gail Greenwood, lalu Janis Tanaka, yang dipilih untuk menggantikan secara bertahap. Setelah hiatus selama 13 tahun, L7 akhirnya reunian pada 2014 dengan formasi asli. L7 kemudian tampil di sejumlah festival, termasuk Hellfest 2015, serta di Bataclan di Paris pada tahun yang sama.

Beberapa bulan yang lalu, L7  mengumumkan « The Last Hurrah Tour », sebuah tur perpisahan global yang rencananya dimulai pada 6 Oktober 2026 di San Diego, Amerika Serikat, dengan Tsuzumi Okai bermain bass, menggantikan Jennifer Finch. Bassis tersebut, yang juga fotografer ternama, telah meminta rekan-rekannya untuk tetap melanjutkan tur terakhir ini meskipun ia sedang sakit dan absen.

Pada 13 Juli lalu, sebuah kampanye GoFundMe telah diluncurkan oleh orang-orang terdekatnya yang kemudian mengungkapkan kepada publik mengenai penyakit Jennifer Finch. Bassis dari L7 itu didiagnosis mengidap kanker otak yang agresif. Berdasarkan informasi yang dibagikan melalui GoFundMe, adanya komplikasi yang tak terduga membuat sang musisi menjalani beberapa operasi. "Kanker dan dampaknya telah menyebabkan pembatasan fisik yang signifikan; ia menghadapi situasi ini dengan cara yang paling ia kenal: satu hari pada satu waktu", demikian bunyinya.

Banyak orang anonim maupun para seniman, termasuk Garbage, Michael Stipe dari REM, juga Maynard James Keenan dari Tool, telah memutuskan untuk mendukungnya dalam perjuangan yang berat ini. Target sebesar 350.000 dolar AS ternyata telah tercapai.

Sayangnya, Jennifer Finch telah meninggal dunia pada 18 Juli 2026, pada usia 59 tahun. Bassis dan fotografer asal Amerika itu meninggalkan sejumlah besar penggemar dalam duka mendalam.
Informasi berguna
Kata kunci : l7, Jennifer Finch
Komentar
Perbaiki pencarian Anda
Perbaiki pencarian Anda
Perbaiki pencarian Anda
Perbaiki pencarian Anda