Kami telah menonton Les Demoiselles de Rochefort di Theâtre du Lido, di Champs-Élysées di Paris. Diadaptasi dari film ikonik karya Jacques Demy, dengan lagu-lagu karya Michel Legrand, komedi musikal ini membawa dunia berwarna Delphine dan Solange ke atas panggung, dua saudari kembar yang bermimpi tentang cinta, musik, dan Paris.
Untuk jadwal, harga tiket, dan informasi praktis terbaru, lihat artikel kami yang membahas Les Demoiselles de Rochefort di Théâtre du Lido di Paris.
Diproduksi oleh Jean-Luc Choplin, versi panggung ini disutradarai oleh Gilles Rico. Pertunjukan ini mengangkat garis besar film tahun 1967: kembar Garnier, para pedagang keliling yang lewat, janji yang terlewat, gairah cinta, dan mimpi-mimpi tentang tempat lain. Lagu-lagu ikonik, termasuk La Chanson des jumelles dan Nous voyageons de ville en ville, membentuk adaptasi yang menonjolkan paduan nyanyian bersama, nomor tarian, dan energi dari kebangkitan sebuah rombongan yang besar.
Teater du Lido, yang dulu dikenal sebagai Lido 2 Paris, menghadirkan pertunjukan yang dirancang untuk panggung besar. Tempat yang lama lekat dengan cabarets parisiens ini pun pas untuk adaptasi musikal ini, dengan suasana dekor pastel, kostum retro, dan koreografi kelompok yang menonjol. Jean-Luc Choplin juga melanjutkan tradisi adaptasi teater terkait dunia Jacques Demy, setelah Les Parapluies de Cherbourg di Théâtre du Châtelet serta Peau d’Âne di Théâtre Marigny.
Our opinion :
Les Demoiselles de Rochefort menemukan wadah yang tepat di Teater du Lido untuk semesta mereka: skena yang luas, warna-warna yang lantang, semangat tim, dan kegemaran pada musikal. Adaptasinya tetap setia pada jiwa Jacques Demy tanpa terasa seperti sekadar menyalin film. Pertunjukan ini paling hidup saat benar-benar mengeksplorasi dimensinya sebagai paduan paduan suara, dengan momen-momen di mana penyanyi, penari, dan musisi menggerakkan cerita dalam satu tarikan napas yang sama.
Di atas panggung, saudara-saudara Garnier diperankan oleh Marine Chagnon sebagai Solange dan Juliette Tacchino sebagai Delphine. Duet ini membawa kehadiran vokal yang kuat dan keanggunan yang secara alami mengingatkan pada tokoh Catherine Deneuve dan Françoise Dorléac, tanpa berusaha menirunya. Keakrabannya menyulut beberapa momen kunci pertunjukan, terutama saat terdengar La Chanson des jumelles, yang langsung dikenali.
Penataan arahan Gilles Rico mencari keseimbangan antara penghormatan dan aktualisasi. Gerakannya banyak, adegan-adegan kelompok memenuhi panggung, dan beberapa bagian memperpanjang aksi hingga ke dalam audiens, memberi pertunjukan dimensi yang lebih hidup daripada sekadar rekreasi. Hasilnya terasa ritmis, merakyat, dan mudah diakses, dengan keinginan nyata menyalurkan energi antara panggung dan penonton.
Kostum Alexis Mabille, dengan nuansa retro yang agak pudar, sangat mendukung estetika keseluruhan. Ia mengingatkan pada imajinasi era 60-an tanpa menempatkan pertunjukan ini sebagai poscard yang statis. Latar, pencahayaan, dan koreografi turut membangun semangat Rochefort dalam format yang sesuai untuk panggung di Lido.
Durasi sekitar 2 jam 30 menit dengan jeda mungkin terasa panjang bagi penonton yang lebih muda, meski pertunjukan tetap bersifat ramah keluarga dalam semangatnya. Pecinta film akan menemukan lagu-lagu, karakter, dan nuansa romansanya seperti di karya aslinya, sementara penonton yang kurang akrab dengan Jacques Demy bisa melihatnya sebagai musikal Prancis yang megah, dibawakan produksi yang rapi.
Coba praktisnya, baris E menawarkan visibilitas yang sangat baik ke atas panggung. AC bisa cukup terasa tergantung posisi tempat duduk, jadi jaket ringan tidak ada salahnya. Saat kunjungan kami, minuman ringan berkisar sekitar 6,50 € untuk soda. Di toko, poster pertunjukan berukuran 60x80 dibandrol 20 €, replika 25 €, dan kartu pos 1,50 €.
Les Demoiselles de Rochefort akhirnya berhasil berdiri sebagai pertunjukan teater yang utuh. Adaptasinya mempertahankan pesona film, sambil menemukan kekuatan musikal dan visual yang khas untuk Teater du Lido. Sebuah pertunjukan yang layak direkomendasikan bagi penggemar Jacques Demy, Michel Legrand, dan musikal besar di Paris.
Pertunjukan musikal yang dapat disaksikan di Paris sekarang atau dalam beberapa bulan mendatang
Ingin bernyanyi bersama diiringi pertunjukan yang luar biasa? Ini (selalu) waktu yang tepat untuk menemukan pertunjukan musikal yang indah! Paris mungkin bukan Broadway, tapi Kota Cahaya ini tidak kalah dalam hal pertunjukan musikal yang luar biasa! Inilah yang ada di ibu kota untuk Anda dalam beberapa bulan ke depan! [Baca selengkapnya]











Pertunjukan musikal yang dapat disaksikan di Paris sekarang atau dalam beberapa bulan mendatang














