Apakah Anda ingin melihat para pesepeda melintasi Butte Montmartre yang terkenal itu lagi? Gambar para olahragawan dan wanita di depan Sacré Coeur dan saat mendaki rue Lepic sebelumnya telah memukau seluruh dunia pada Olimpiade Paris 2024. Kabar baiknya, pada hari Rabu 14 Mei lalu, pihak penyelenggara telah mengkonfirmasi bahwa Tour de France memang akan melintas pada hari Minggu 27 Juli 2025, yang merupakan etape terakhir dari Tour de France. Program ini mencakup pendakian ke bukit yang terkenal sebelum finis di Champs-Élysées. Rute yang unik di jantung kota Paris, sebuah penghormatan kepada Olimpiade dan tantangan olahraga.
Tour de France 2025 menjanjikan akhir yang jauh lebih menarik dari biasanya. Tidak ada lagi prosesi santai menuju Champs-Élysées, dan para pembalap akan menghadapi pendakian Montmartre, mudah-mudahan melalui Rue Lepic, yang terkenal dengan pemandangannya yang seperti kartu pos dan suasananya yang meriah. Fitur baru ini mengubah hari terakhir tradisional menjadi panggung gunung yang nyata tepat di jantung kota Paris.
Terinspirasi oleh kesuksesan visual dan popularitas acara Olimpiade pada 3 Agustus 2024, ketika lomba balap sepeda jalan raya putra melewati Montmartre yang mendapat sambutan meriah, penyelenggara Tour de France (ASO) ingin mengulangi pengalaman tersebut. Proyek ini, yang awalnya terhalang oleh pertimbangan keamanan dari prefektur kepolisian, akhirnya disetujui berkat dukungan politik yang kuat, termasuk Presiden Emmanuel Macron dan Dewan Kota Paris.
Rute ini awalnya ditolak oleh Kepala Polisi Paris, yang khawatir dengan logistik keamanan pada puncak musim turis musim panas. Namun berkat upayaAnne Hidalgo dan Bruno Retailleau, Menteri Dalam Negeri Prancis, kemajuan telah dicapai. Masalah tak terduga muncul pada bulan Februari dengan pemasangan pekebun beton di rue Lepic, sehingga tidak memungkinkan bagi peloton untuk lewat. Sebuah pengalihan jalan sepanjang lima puluh meter akhirnya dibangun untuk mengatasi hambatan tersebut.
Rincian rute etape terakhir ini akan dipresentasikan pada konferensi pers tanggal 21 Mei di Balai Kota Paris, dengan dihadiri oleh Walikota ParisAnne Hidalgo, direktur Tour de France Christian Prudhomme , dan kepalapolisi Laurent Nuñez.
Dengan tiga tanjakan, etape terakhir ini bukan lagi sebuah parade sederhana, melainkan pertarungan yang sesungguhnya. Nasib para pembalap, yang sering kali menjadi favorit di Champs, bisa saja terbalik. Inovasi ini merupakan bagian dari upaya untuk memperbarui Tour, yang dimulai pada tahun 2024 dengan finis baru di Nice. Jika terbukti sukses, tanjakan Montmartre bisa menjadi tanjakan klasik baru di Grande Boucle.
Secara resmi, izin hanya diberikan untuk tahun 2025. Namun, melihat antusiasme dan potensi spektakuler dari rute ini, kemungkinan besar etape terakhir Montmartre akan diulang. Satu hal yang pasti: Tour de France 2025 akan menawarkan etape terakhir yang orisinil, meriah, dan strategis, memadukan warisan Paris dengan tuntutan olahraga.
Singkatnya, ini adalah salah satu acara dalam Tour de France yang tidak boleh Anda lewatkan di Paris. Jika Anda termasuk salah satu dari mereka yang melewatkan para pesepeda yang melintas selama Olimpiade, inilah kesempatan Anda untuk menebusnya dan, mengapa tidak, buatlah adaptasi Anda sendiri dari lukisan terkenal Claude Monet, rue Lepic.















