Leroy Merlin menutup 2 toko di Paris: mana saja dan mengapa?

Oleh My de Sortiraparis · Diperbarui 21 November 2025 pukul 10:11
Leroy Merlin mengumumkan penutupan dua toko di Paris pada tahun 2026: toko Daumesnil di arondisemen ke-12 dan toko Rosa Parks di arondisemen ke-19. Keputusan ini berdampak pada 280 karyawan yang dijanjikan oleh merek tersebut akan mendapatkan solusi penempatan kembali di salah satu dari 26 toko di Île-de-France. Kedua penutupan akan dilakukan pada tahun 2026, satu pada semester pertama dan satu lagi pada semester kedua.

Leroy Merlin mengumumkan penutupan dua toko di Paris pada tahun 2026: toko Daumesnil di arondisemen ke-12, dan toko Rosa Parks di arondisemen ke-19. Keputusan ini berdampak pada 280 karyawan yang dijanjikan oleh merek tersebut akan mendapatkan solusi penempatan kembali di salah satu dari 26 toko di Île-de-France. Kedua penutupan akan dilakukan pada tahun 2026, satu pada semester pertama dan satu lagi pada semester kedua.

Kedua toko ini, dengan luas 6.400 m² untuk Daumesnil dan 6.000 m² untuk Rosa Parks, dinilai "secara struktural merugi" menurut manajemen. Namun, toko-toko besar ini, yang telah beroperasi selama 9 hingga 12 tahun, mencatat sekitar 600.000 transaksi kasir masing-masing, tetapi tidak pernah menguntungkan, terutama karena kenaikan biaya listrik dan sewa, meskipun telah berhasil merebut pangsa pasar.

Mengapa Leroy Merlin menutup toko-toko ini?

Kedua gerai ini tidak pernah mencapai tingkat profitabilitas yang diharapkan, meskipun jumlah pengunjungnya cukup baik. Biaya operasional, terutama listrik dan sewa, telah meningkat dalam beberapa tahun terakhir, sehingga membuat gerai-gerai besar di pusat kota Paris ini tidak mungkin mencapai keseimbangan keuangan. Kita berbicara tentang hilangnya 12.000 m² ruang DIY di ibu kota, yang bukanlah hal kecil bagi para penggemar renovasi dan dekorasi.

Strategi baru apa yang akan diterapkan Leroy Merlin di Paris?

Namun, merek ini tidak meninggalkan Paris. Sebaliknya, merek ini ingin mengubah citranya dengan pendekatan yang lebih sesuai dengan warga Paris. Leroy Merlin berencana untuk membuka 20 toko kecil khusus seperti Leroy Merlin Salles de Bains, Leroy Merlin Cuisine, dan Leroy Merlin Menuiserie, dengan model yang sama seperti yang ada di Madrid. Tiga toko akan dibuka pada tahun 2026, kemungkinan di distrik ke-14 dan ke-15. Format kompak ini hanya mempekerjakan 4 hingga 5 karyawan, jauh lebih sedikit dibandingkan dengan jumlah karyawan di toko-toko besar.

Merek ini juga mengandalkan pengembangan "lockers", yaitu area penyimpanan dan click & collect, agar pelanggan dapat mengambil pesanan mereka 7 hari seminggu, 24 jam sehari. Ini merupakan respons nyata terhadap pola konsumsi perkotaan yang lebih mengutamakan pemesanan online dengan pengambilan cepat.

Bagaimana nasib 280 karyawan yang terdampak?

280 karyawan yang terkena dampak penutupan ini akan ditawari posisi di 26 tokodi Île-de-France atau di toko-toko yang akan dibuka di masa mendatang. Namun, karena toko-toko kecil ini hanya mempekerjakan beberapa orang, banyak dari mereka yang harus menerima posisi di daerah lain atau mempertimbangkan untuk meninggalkan merek tersebut. Serikat pekerja mengkhawatirkan penutupan ini, yang mereka anggap cukup tidak biasa untuk toko-toko sebesar ini.

Perlu dicatat bahwa Leroy Merlin saat ini memiliki 13 toko di dalam kota Paris dan pinggiran kota (sehingga akan menjadi 11 toko), serta 4 toko khusus yang telah dibuka sejak dua tahun lalu, dengan total 2.800 karyawan. Sebuah wilayah kedua mengelola 15 toko di luar A86 dengan 3.300 karyawan, sehingga total karyawan di Île-de-France menjadi lebih dari 6.100 orang.

Di mana tempat berbelanja perlengkapan DIY setelah penutupan ini?

Warga Paris harus beralih ke dua toko lain yang masih buka di ibu kota: Beaubourg di arondisemen ke-3 dan Madeleine di arondisemen ke-8. Jika tidak, mereka harus pergi ke toko-toko di pinggiran kota seperti Saint-Denis, Saint-Ouen, atau Gennevilliers. Pesaing seperti Castorama di Clichy atau Mr Bricolage mungkin akan memanfaatkan perubahan ini.

Singkatnya, ini adalah perubahan strategis yang nyata bagi Leroy Merlin, yang meninggalkan format XXL demi pendekatan yang lebih terarah dan berorientasi pada layanan, sejalan dengan ekspektasi baru warga perkotaan. Pertanyaannya adalah apakah transformasi ini akan menarik minat para penggemar DIY di Paris.

Informasi berguna

Usia yang disarankan
Untuk semua

Komentar
Perbaiki pencarian Anda
Perbaiki pencarian Anda
Perbaiki pencarian Anda
Perbaiki pencarian Anda