Musim gugur lalu, sempat beredar kabar mengenai potensi penggabungan antara jaringan toko Gifi dan pasar swalayan Grand Frais. Menutup akhir tahun 2025, situs berita LSA mengungkapkan bahwa sekitar tiga puluh toko Gifi akan bertransformasi menjadi gerai Grand Frais mulai Juni 2026. Menurut LSA, 32 toko secara spesifik akan diubah menjadi Grand Frais, jaringan supermaket asal Prancis yang terkenal dengan produk segar dan barang kebutuhan dari seluruh dunia. Langkah ini menguatkan sinyal meningkatnya minat dan ambisi besar untuk ekspansi dari merek tersebut yang, perlu diingat, akan diakuisisi oleh dana investasi Amerika. Grand Frais terus membuka sekitar dua puluh toko baru setiap tahun dan saat ini telah mengelola hampir 335 gerai di seluruh wilayah.
Informasi ini belum dikonfirmasi secara resmi oleh Grand Frais, tetapi LSA secara eksklusif membeberkan daftar toko yang akan mengalami perubahan merek ini; proses transformasi diperkirakan akan berlangsung secara bertahap mulai Juni 2026. Menurut RMC, sekitar 300 karyawan diperkirakan akan terdampak oleh akuisisi ini.
Para toko Gifi yang sedang mengalami aksi akuisisi oleh Grand Frais tersebar di seluruh penjuru negeri, mulai dari Pyrénées-Orientales, Morbihan, Hérault, hingga Aube, Haute-Garonne, Gironde, Charente, dan di kawasan Alpes-Maritimes.
Di Île-de-France, tiga toko Gifi akan dijual sesuai laporan LSA. Lokasi pertama berlokasi di Provins dalam Seine-et-Marne. Sedangkan toko kedua terletak di Vitry-sur-Seine dalam Val-de-Marne. Terakhir, toko Gifi yang akan beralih menjadi Grand Frais ini berada di Cergy dalam Val-d'Oise.
Pada musim semi 2025, Gifi mengumumkan penutupan permanen tiga toko mereka di Île-de-France, yang terletak di Thiais (Val-de-Marne), Stains (Seine-Saint-Denis), dan Pontault-Combault (Seine-et-Marne).















