Sejak awal minggu, transportasi umum di wilayah Paris terganggu akibat hujan salju dan es yang membekukan jalan. Kondisi ini diperkirakan akan kembali memburuk pada Kamis malam dan Jumat pagi, menyusul kedatangan badai Goretti. Di wilayah Île-de-France, kecepatan angin yang mencapai 95 km/jam diperkirakan akan terjadi pada malam Kamis hingga Jumat. Météo France pun telah menetapkan Paris dan seluruh wilayah Île-de-France dalam peringatan oranye angin kencang mulai Kamis pukul 22.00.
Badai Goretti: Paris dan Île-de-France Kini Berstatus Siaga Oranye karena Angin Kencang
Setelah salju dan es yang membeku, kini tiba saatnya angin kencang! Badai Goretti sedang bersiap menerpa bagian utara dan barat negara, dengan angin kencang mencapai "secara permanen 90 hingga 95 km/jam di daerah luas, dan hingga 100 km/jam secara lokal" di Île-de-France. Wilayah ini pun kini berada dalam status siaga oranye angin kencang dari Kamis malam, 8 Januari 2026, mulai pukul 22.00 WIB, dan akan berlangsung hingga pagi hari esok. Berikut ulasannya. [Baca selengkapnya]
Menurut layanan meteorologi, awal dari gelombang angin ini diperkirakan akan terjadi Kamis malam dan diprediksi akan semakin kuat seiring berjalannya waktu, menjelang Jumat dini hari. Angin kencang ini berpotensi menyebabkan pohon dan cabang yang rapuh tumbang, serta mengganggu lalu lintas umum, terutama di sejumlah jalur trem, RER, dan Transilien.
Cable C1, menjadi fasilitas kereta gantung perkotaan pertama di Île-de-France, juga berpotensi terkena dampak. Sebab, operasional Cable C1 mengikuti aturan ketat saat cuaca buruk. Melalui situs resminya, Île-de-France Mobilités menjelaskan bahwa kecepatan kabin akan dikurangi saat angin kencang, yaitu mulai dari 70 km/jam. Di bawah angka tersebut, kereta gantung beroperasi seperti biasa. Namun, saat terjadi badai, yakni saat angin lebih dari 90 km/jam, operasional kereta gantung dihentikan sementara, dan "bus pengganti akan selalu disediakan" agar penumpang tetap bisa berpergian dengan alternatif.
Sebagaimana angin diperkirakan akan mencapai kecepatan 90 km/jam pada Kamis malam di Val-de-Marne, kemungkinan besar lalu lintas Cable C1 akan terganggu dan dihentikan sementara. Untungnya, puncak angin tertinggi diperkirakan terjadi saat malam dari Kamis ke Jumat, saat kabel gondola ini sudah tidak beroperasi. Pada pagi hari 9 Januari, kecepatan angin masih bisa mencapai 75 km/jam di Val-de-Marne. Lagi pula, jalur kabel gondola wilayah Paris kemungkinan besar juga akan terganggu di pagi hari 9 Januari.



Cuaca Buruk Gara-Gara Badai Goretti di Île-de-France: Layanan Transportasi Umum Bisa Terganggu
Karena badai Goretti, wilayah Île-de-France diberlakukan status siaga oranye untuk angin kencang mulai Kamis, 8 Januari pukul 22.00 WIB. Akibatnya, beberapa jalur trem, RER, dan Transilien diperkirakan akan mengalami gangguan, terutama pada malam hari Kamis dan pagi hari Jumat. [Baca selengkapnya]



Badai Goretti: Paris dan Île-de-France Kini Berstatus Siaga Oranye karena Angin Kencang


















