Meski banyak warga Paris beralih dari kendaraan pribadi ke sepeda untuk menyeberangi ibu kota, tetap saja banyak yang mengandalkan kereta bawah tanah setiap hari. Perlu diketahui bahwa jaringan Île-de-France Mobilités terdiri dari 14 jalur metro yang melayani Paris dan sekitarnya. Dengan begitu, berkendara ke berbagai penjuru Paris menjadi sangat cepat dan mudah berkat moda transportasi umum yang satu ini. Dalam waktu dekat, akan hadir empat jalur metro baru, dimulai dari jalur 18. Segmen dari jalur futuristik Grand Paris Express, yang dikelola oleh Société des Grands Projets, direncanakan akan melayani penumpang pertama kalinya pada Oktober 2026, antara Massy - Palaiseau dan Christ de Saclay.
Grand Paris Express: inilah tanggal mulai dioperasikannya segmen pertama jalur 18.
Dia akan menjadi yang pertama dari empat jalur baru Grand Paris Express yang diresmikan, sebelum jalur 15, 16, dan 17. Semula dijadwalkan pada 1 Oktober 2026, pembukaan bagian pertama jalur 18 kini ditetapkan pada 30 November mendatang. Mulai tanggal itu, penumpang bisa melintas antara stasiun Massy – Palaiseau dan Christ de Saclay di Essonne. Jalur 18, jalur metro sepenuhnya baru pertama di Île-de-France dalam tiga dekade, diharapkan akan memudahkan keseharian banyak mahasiswa, peneliti, dan pekerja yang tinggal, belajar, atau bekerja di sekitarnya. [Baca selengkapnya]
Sementara itu, uji coba terus dilakukan di jalur 18, terutama di atas viaduk sepanjang 6,7 km. Pada 12 Maret lalu, kereta bawah tanah ini sempat mencapai kecepatan 110 km/jam, kecepatan tertingginya selama pengoperasian; menjadikannya salah satu kereta tercepat di dunia!
Situs resmi
www.societedesgrandsprojets.fr



Grand Paris Express: inilah tanggal mulai dioperasikannya segmen pertama jalur 18.














