Rabu ini, 6 Mei 2026, Paris Saint-Germain akan menghadapi Bayern Munich di Munich dalam salah satu malam yang paling dinantikan musim ini. Setelah leg pertama yang legendaris di Parc des Princes dengan kemenangan spektakuler 5-4 atas Bayern, para pemain asuhan Luis Enrique bisa menorehkan sejarah: mencapai final Liga Champions kedua berturut-turut, yang pertama kali tercatat dalam sejarah klub ibu kota. Namun di pihak Paris, di 8e arrondissement, perayaan harus berlangsung jauh dari Champs-Élysées.
Prefektur kepolisian Paris telah mengeluarkan perintah larangan berkumpul yang mencakup wilayah luas di barat Paris pada Rabu malam. Kebijakan ini mulai berlaku pada pukul 20.00 hingga 04.00 keesokan harinya. Larangan ini meliputi Jardin des Tuileries, Place de la Concorde, Champs-Élysées, serta beberapa jalan di sekitarnya, hingga gerbang Maillot dan Dauphine. Secara konkretnya, kehadiran dan pergerakan orang yang mengambil bagian dalam unjuk rasa yang tidak diberitahukan tidak dapat dilakukan di dalam perimeter ini.
Langkah pengamanan ini bukan hal baru. Kerusuhan pernah terjadi di beberapa jalan ibu kota pada Mei lalu setelah PSG lolos ke final dan akhirnya meraih gelar di Munich melawan Inter Milan. Namun yang paling berpengaruh adalah kecelakaan yang terjadi di luar jalannya semifinal kedua pada 2025. Seorang sopir layanan VTC menabrak tiga pendukung di Jalan Christophe-Colomb, menyebabkan seorang korban serius, termasuk seorang anak di bawah umur dengan prognosis vital sempat mengkhawatirkan. Peristiwa itu tampaknya membuat pihak berwenang semakin siap antisipasi pada Rabu ini.
Larangan mengumpul di Champs-Élysées tidak berarti pesta dibatalkan. Kota Paris mengingatkan bahwa setiap distrik bisa menjadi stadion. Pertandingan ini ditayangkan secara eksklusif di Canal+, dengan kick-off pada pukul 21.00 dan pra-pertandingan sejak 20.45. Bar-bar olahraga dan zona penggemar di ibu kota adalah alternatif yang sangat baik untuk menonton pertandingan bersama teman-teman dalam suasana seru namun terkendali. bar dan pub yang menayangkan pertandingan di Paris bermunculan, penuh dengan alamat yang tepat untuk momen ini.
PSG akan berusaha lolos ke final kedua berturut-turut di Liga Champions, sebuah rekor yang belum pernah dicapai klub Paris itu. Khvicha Kvaratskhelia (Ballon d'Or 2025) dan Ousmane Dembélé, keduanya mencetak brace pada leg pertama, akan menghadapi Harry Kane dalam duel yang diperkirakan bakal meletup di Allianz Arena. Jika lolos, finalnya dijadwalkan pada 30 mai 2026 à la Puskás Arena de Budapest. Hal ini menjanjikan pesta yang megah... kali ini tetap dalam koridor yang tepat.
Halaman ini dapat mengandung elemen yang dibantu oleh AI, informasi lebih lanjut di sini.















