Situlasi memburuk. Pada hari Sabtu, 27 Juni 2026, bukan lagi sekadar waspada kuning, melainkan waspada oranye badai yang telah diaktifkan oleh Météo-France untuk Paris dan seluruh départements di Île-de-France. Satu tingkat lebih tinggi, dan itu mengubah segalanya: fenomena yang diperkirakan muncul menjelang malam berpotensi berbahaya, di wilayah yang sudah kelelahan akibat satu minggu gelombang panas bersejarah.
Météo-France telah menetapkan 23 departemen dalam kewaspadaan oranye untuk badai pada hari Sabtu, 27 Juni, termasuk Paris, Seine-et-Marne (77), Yvelines (78), Essonne (91), Hauts-de-Seine (92), Seine-Saint-Denis (93), Val-de-Marne (94) dan Val-d'Oise (95). Peringatan ini juga meluas ke departemen tetangga seperti Oise, Somme, Aisne, Ardennes, Aube, maupun Loiret.
Sejak pagi, badai petir bergerak membelah antara Pays de la Loire dan Normandia. Pada siang hari, badai-badai baru berkembang menuju timur Bretagne. Pada malam hari, badai-badai kuat diperkirakan mencapai Île-de-France dan melanjut ke Hauts-de-France serta Champagne-Ardenne. Jadi risiko paling tinggi bagi wilayah Paris secara utama di malam hari. Area badai ini akan tetap aktif sambil meluas ke Île-de-France, disertai potensi tiupan angin kencang dan hujan es.
Waspada level oranye adalah tingkat yang cukup serius. Menurut Météo‑France, massa udara terpanas perlahan bergerak ke arah timur negara, sementara udara yang lebih sejuk mulai merambah wilayah barat dan utara‑barat. Perbedaan suhu ini akan mendorong pembentukan badai yang kadang bisa sangat kuat, dengan risiko hujan es dan angin ribut yang kencang.
Kekhawatiran datang dari banjir di ruang bawah tanah dan titik-titik terendah, serta banjir kilat di sepanjang aliran kecil dan sungai-sungai kecil. Hunian ringan serta fasilitas sementara bisa berada di bawah ancaman nyata. Kawasan hutan pegunungan bisa mengalami kerusakan signifikan secara lokal dan menjadi rentan akibat sejumlah sambaran petir.
Secara konkret: hindari jalan-jalan di hutan atau di tepi air pada sore hari, rapikan perabotan teras, dan jangan bepergian jika tidak benar-benar perlu. Untuk mengikuti perkembangan terkini secara real-time, cek langsung peta peringatan Météo-France.
Guruh-guruh ini, yang telah diwaspadai para peramal cuaca selama beberapa hari di bagian utara, diperkirakan akan menandai berakhirnya episentrum gelombang panas. Gelombang panas luar biasa yang melanda wilayah ini selama satu minggu terakhir, dengan suhu mendekati 40°C, sepertinya siap mundur sedikit. Rabu 24 Juni dan Kamis 25 Juni menjadi hari-hari terpanas yang pernah tercatat di Prancis, pertama kalinya rata-rata suhu mencapai 30°C dalam 24 jam. Malam Sabtu yang dipenuhi badai bisa menjadi momen penting, meski kehati-hatian tetap diperlukan: panas tidak hilang dalam beberapa jam. L'Île-de-France est d'ailleurs toujours en vigilance rouge ce dimanche. Peringatan badai pun turun di sisi lain menjadi jaune untuk hari Minggu.
Bagi mereka yang ingin menghabiskan hari yang sejuk sambil menunggu cuaca mereda, inilah saat yang tepat untuk visite de musée ou d'exposition à Paris, atau menikmati lieux climatisés di ibukota.
Tanggal dan jadwal
Dari 27 Juni 2026 Pada 28 Juni 2026
Tempat
Paris dan Wilayah Île-de-France
Paris
75 Paris















