Untuk Hari-Hari Warisan 2026, Museum Eugène Delacroix mengundang Anda meresapi dunia pelukis terkenal itu. Sebuah tempat yang hidup, lingkungan pedesaannya memikat setiap pengunjung yang melangkah masuk ke gerbangnya. Akhir pekan ini, tanggal 19 dan 20 September 2026, kita memanfaatkan Journées du Patrimoine untuk menjelajahi tempat ini, sejarahnya, dan harta karun yang dimilikinya.
Terletak di bekas rumah susun dan studio Eugène Delacroix, museum ini lahir dari tekad beberapa pelukis terkemuka pada tahun 1920-an. Maurice Denis, Paul Signac, Édouard Vuillard, dan Ker-Xavier Roussel, untuk menyebut beberapa di antaranya, ingin menciptakan tempat yang akan memberikan penghormatan kepada pelukis yang mereka kagumi. Maka, bekas rumahEugène Delacroix menjadi museum untuk menghormatinya.
Dalam « musée-atelier » ini yang berlokasi di jantung kawasan Saint-Germain-des-Prés, selami karya-karya pribadi sang seniman, melalui koleksi yang memuat beragam karya Delacroix: lukisan, fresko, litografi, sketsa, serta benda-benda yang dibawa pelukis dari perjalanannya ke Timur Tengah, serta karya-karya seniman kontemporer Delacroix. Temukan berbagai aktivitas yang menanti di museum ini pada hari Sabtu, 19 September 2026.
Memahat para muse di studio Delacroix
Demonstrasi pemodelan dan pengecoran
Mengambil inspirasi dari sebuah relief pada fasad atelier Delacroix yang menggambarkan sembilan muse, publik akan mempelajari dua teknik utama dalam seni pahat: pemodelan dengan tanah liat dan pengecoran dengan plester.
Dalam pemodelan tanah liat, peserta akan mengeksplorasi seni pemahat melalui pembuatan relief. Dari potongan kertas yang dipotong, mereka akan memberi bentuk pada sebuah tokoh di atas permukaan datar untuk kemudian membangun sebuah relief. Latihan ini akan membantu publik mengenal seni ilusi: mensimulasikan kedalaman pada ketebalan tipis melalui susunan bidang bertahap.
Kemudian pengecoran dengan plester akan memungkinkan peserta, menggunakan elemen resin yang disediakan, memilih anggota-anggota tubuh untuk membentuk sebuah tubuh manusia berdasarkan pose sebuah muse yang akan dikenakan pita plester guna menonjolkan kehadirannya. Latihan ini bertujuan membuat gerak terlihat melalui permainan lipatan yang mengikuti lekuk tubuh, mengikuti teknik drapé basah kuno.
Persyaratan partisipasi: Gratis, dibatasi hingga 20 peserta. Peralatan disediakan oleh museum. - Gratis
Jadwal : Sabtu, 19 September 2026 pukul 17:30–20:00
Kunjungan pedesaan yang menyenangkan untuk seluruh keluarga!
Tanggal dan jadwal
Pada 19 September 2026
Tempat
Museum Nasional Eugène Delacroix
6 Rue de Furstenberg
75006 Paris 6
Perencana rute
Aksesibilitas
Mengakses
Stasiun Metro jalur 10 "Mabillon"
Harga
Gratis
Situs resmi
www.musee-delacroix.fr