Untuk Journées du Patrimoine 2026, le Mémorial de la Shoah, yang terletak di arrondissement ke-4 ibu kota, menyambut Anda gratis dengan sebuah program menarik. Museum ini, kaya akan arsip penting yang dipamerkan kepada publik, menawarkan pada para penjelajah dan penggemar Sejarah untuk mengungkap arsip pribadi dari orang Yahudi yang dideportasi.
Benda-benda dan foto-foto inilah, jejak terakhir yang dipercayakan kepada tugu peringatan oleh kerabat, anggota keluarga atau teman para deportan, yang menjamin kelestarian ingatan mereka. Arsip-arsip pribadi ini akan dipamerkan sepanjang akhir pekan, untuk membantu kita mengingat, melalui prismasejarah umum dan pribadi.
Hari Warisan 2026 di Paris (75): program kunjungan per distrik
Untuk Hari-Hari Warisan 2026 di Paris, monumen dan tempat bersejarah utama ibukota membuka pintu mereka (sering gratis) untuk memperlihatkan rahasia mereka kepada kita. Jangan lewatkan momen penting ini, dijadwalkan pada akhir pekan 19 dan 20 September 2026, dengan tema: "Warisan dalam Bahaya" dan "warisan fotografi". [Baca selengkapnya]
Journées du Patrimoine 2026 di museum-museum dan yayasan seni di Paris serta Île-de-France
Pada Hari Warisan 2026, banyak museum dan yayasan seni di Paris dan Île-de-France yang membuka pintu gratis bagi pengunjung. Silakan datang pada Sabtu, 19 dan Minggu, 20 September 2026 untuk menikmati program yang kaya dengan temuan-temuan menarik. [Baca selengkapnya]
Namun, monumen peringatan itu tidak hanya menampilkan kenangan para korban deportasi. Ia juga menampilkan banyak arsip tentang genosida abad ke-20, tentang Perang Dunia II, dan tentang Pendudukan. Sebuah tempat ingatan yang sangat kaya untuk dijelajahi di jantung Marais, Paris, pada 19 dan 20 September 2026.
Instalasi « La Veille » karya Tami Notsani
Pada Nuit Blanche bulan Juni lalu, seniman Tami Notsani mengumpulkan, dalam rangka pertunjukan partisipatifnya “La Veille”, lebih dari 130 suara pengunjung yang memberikan komentar atas gambar arsip perempuan dan anak-anak yang dipilih sang seniman. Instalasi ini mengubah kesaksian-kesaksian tersebut menjadi karya baru dan menghidupkan kembali emosi dari pertunjukan itu serta narasi-narasi yang terkumpul.
Ketentuan partisipasi: Gratis | Tanpa reservasi
Jadwal : Sabtu, 19 September 2026 - 10:00 ⤏ 18:00 | Minggu, 20 September 2026 - 10:00 ⤏ 18:00
Memikirkan sejarah dan ingatan Shoah di era kecerdasan buatan
Menghindari pendangan simplistis, sanjungan berlebihan, atau serangan terhadap kemunculan AI dan cara penggunaannya, tulisan ini bertujuan untuk merenungkan tantangan historis dan filsafat yang muncul seiring lahirnya AI dalam penulisan sejarah Holocaust dan pelestarian memorinya — antara peluang yang belum pernah ada dan risiko nyata. Dengan menekankan pendekatan pedagogis dan dialog, hari pertemuan ini akan menampilkan rangkuman pengalaman konkret dari berbagai bidang: dari perfilman hingga riset arsip, dari museografi hingga pelestarian bahasa langka dan persoalan saksi sejarah. Menginisiasi refleksi ini berarti membuka peluang bagi banyak orang untuk memahami dan menangkap perdebatan teknologi abad ini sambil menjelaskan kaitannya secara langsung dengan pertanyaan-pertanyaan manusiawi yang sangat kita rasakan semua, dan yang menjadi inti misi Memorial Holocaust.
Pembukaan oleh Simon Apartis, peneliti di CNRS dalam laboratorium CIS (Centre Internet Société).
PANEL 1 « Patrimoni yang Terancam » : kecerdasan buatan untuk melestarikan/memperpanjang jejak masa lalu
Penayangan perdana film Reinscribing the Dondorf karya Ania Szczepanska (Prancis‑Jerman, 24 menit, 2026).
Dengan kehadiran pembuat film dan Valentina Fedchenko, profesor muda bahasa Yiddish di Inalco dan anggota Equipe de Recherche Textes, Informatique, Multilinguisme (Ertim).
PANEL 2 : Dari saksi berkuku ke saksi statistik: etika AI dalam menghadapi historiografi Holocaust
Dengan kehadiran Todd Presner, penulis Ethics of the Algorithm: Digital Humanities and Holocaust Memory (Princeton University Press, 2024), dan Jürgen Matthäus, sejarawan (USHMM).
Panel-panel dipandu oleh Simon Apartis.
Dengan partisipasi Philippe Corrot, pengusaha, pendiri Mirakl AI bersama.
Syarat partisipasi: Gratis | Reservasi wajib - https://billetterie.memorialdelashoah.org/fr/evenement/penser-lhistoire-et-la-memoire-de-la-shoah-a-lere-de-lintelligence-artificielle
Jadwal : Minggu, 20 September 2026 - dari 14:30 hingga 18:00
Kunjungi Shoah Memorial dan temukan kenangan Yahudi di Prancis dan Paris melaluibenda-benda yang intim dan tempat-tempat yang penuh simbol.
Tanggal dan jadwal
Dari 19 September 2026 Pada 20 September 2026
Tempat
Shoah Memorial
17 rue geoffroy l´ asnier
75004 Paris 4
Perencana rute
Harga
Gratis
Situs resmi
www.memorialdelashoah.org