ArsitekturHôtel de Beauvais sangat layak untuk dikunjungi selama Hari Warisan. Dibangun antara tahun 1654 dan 1658 di atas lahan sempit dengan lima belas sisi, rumah kota ini merupakan salah satu yang paling orisinil pada masanya. Arsiteknya berhasil merancang bangunan dengan lima pintu yang tersembunyi di balik fasad "Grand Siècle" yang megah dengan ornamen yang elegan. Pada saat itu, rumah ini memiliki kandang kuda, kapel, dan taman gantung.
Bangunan ini milik Catherine Bellier, yang dikenal sebagai Cateau la Borgnesse, pelayan kamar pertama untuk Ratu Anne dari Austria, yang mengecam Louis XIV yang masih muda. Dia membangunnya dengan uang yang disumbangkan untuk "jasa yang diberikan". Disita selama Revolusi Prancis dan diubah menjadi kantor kereta kuda, hotel ini kemudian disewakan dan dimodifikasi. Hotel ini akhirnya dibeli oleh Kota Paris pada tahun 1943 sebagai bagian dari spoliasi keluarga Yahudi.
Diubah menjadi gedung hunian sewaan, tempat ini akan ditempati hingga 1985 sebelum akhirnya ditinggalkan. Pada tahun 2001, hotel bangsawan ini menjalani restorasi besar guna mengembalikan penampilannya seperti pada 1658. Sebuah karya riset dilakukan untuk mengembalikan kejayaannya, terutama berkat arsip-arsip dan kesaksian zaman tersebut. Sejak 2004 ia menjadi tempat kedudukan Cour administrative d’appel de Paris, namun tetap menjadi contoh indah dari arsitektur Masa Grand Siècle, untuk dikunjungi pada 19 dan 20 September 2026.
Tur berpandu di Hôtel de Beauvais
Hôtel de Beauvais yang ikonik dan memukau dibangun mulai tahun 1654 oleh Antoine Le Pautre (1621-1679), arsitek utama Raja, di atas bekas rumah kota Abbaye de Chaâlis, yang sebagian besar tetap mempertahankan sebuah aula gothik abad ke-13 yang luar biasa. Catherine de Beauvais, dikenal sebagai Cateau la Borgnesse, pembantu kamar utama Ratu Anne d’Autriche, dipilih menurut norma zaman itu untuk “menyemurnakan” Louis XIV yang masih muda. Sebagai ganjarannya atas jasa tersebut, ia berhasil mengumpulkan dana untuk membangun hotel megah ini di tengah-tengah Marais. Kondisi tanah yang sangat tidak teratur, berupa poligon dengan tujuh belas sisi, mendorong Le Pautre merancang sebuah bangunan dengan arsitektur yang sangat orisinal, menampilkan efek trompe-l’œil dan simetri palsu, terorganisir di sekitar sebuah cour d’honneur semi-oval yang unik di dunia. Di Hôtel de Beauvais, yang diresmikan pada saat itu, Louis XIV dan Marie-Thérèse d’Autriche disambut di Paris oleh sang Ratu Ibu, didampingi Mazarin dan seluruh Istana, pada hari kedatangan mereka secara resmi ke ibu kota setelah pernikahan (26 Agustus 1660). Salah satu kebanggaan hotel ini adalah pernah menjadi tempat singgah Wolfgang Amadeus Mozart yang berusia 7 tahun—meski masih sangat muda, ia sudah terkenal sebagai anak ajaib—ketika komposer terkenal itu pertama kali mengunjungi Paris pada November 1763 hingga April 1764. Di sanalah Mozart, yang tinggal bersama keluarganya di situ, menulis karya-karya pertama yang diterbitkan selama hidupnya. Hôtel de Beauvais, yang telah dinyatakan sebagai Monument historique, sejak restorasi total yang selesai pada 2003, kini menampung Cour administrative d'appel de Paris.
Accès
Métro Saint-Paul (ligne 1), Métro Pont-Marie (ligne7)
Syarat partisipasi: Gratis | Tanpa reservasi
Jadwal : Sabtu, 19 September 2026 - 10:00 ⤏ 17:00 | Minggu, 20 September 2026 - 10:00 ⤏ 17:00
Tanggal dan jadwal
Dari 19 September 2026 Pada 20 September 2026
Tempat
Hôtel de Beauvais
68 Rue François Miron
75004 Paris 4
Mengakses
Garis Saint Paul 1
Harga
Gratis