Dalam rangka Hari Warisan Budaya 2025, Taman Jepang di Favières di Seine-et-Marne secara istime membuka pintu mereka gratis pada tanggal 20 dan 21 September 2025. Suasana damai di atas 7.000 m², yang dirancang oleh Sandrine Milic, mengundang untuk bermeditasi, hanya 40 menit berkendara dari Paris.
Ini adalah kesempatan untuk menemukan kembali atau mengenal lebih dekat sebuah taman yang unik, terinspirasi oleh tradisi Jepang. Terletak di tengah alam, taman pribadi ini, yang dirancang dan dikembangkan oleh Sandrine Milic, menawarkan pengalaman mendalam dalam budaya Jepang melalui berbagai ruang yang dirancang dengan cermat. Setiap bagian taman, dari taman jalan-jalan, taman kering (Karesansui) hingga taman teh, mencerminkan semangat zen yang melekat dalam tradisi berabad-abad ini.
Tempat ini, yang terus berkembang, semakin indah sejak kunjungan terakhir kami, menjadikan pengalaman menjelajah atau mengunjungi kembali ini semakin berharga. Sandrine Milic terinspirasi oleh alam dan seni Jepang untuk menciptakan ruang yang cocok untuk meditasi dan menyegarkan jiwa. Jardins Japonais de Favières memberi kesempatan untuk bersantai dan menjelajahi keindahan lanskap secara santai, dalam suasana yang tenang dan menenangkan, jauh dari hingar-bingar Paris.
Dengan demikian, Hari Warisan Budaya ini menjadi peluang emas untuk mengeksplorasi sebuah tempat yang memadukan seni dan alam, cocok untuk berkonsentrasi. Pembukaan istimewa Taman Jepang di Favières ini menjanjikan pelarian yang sekaligus bersifat budaya dan menenangkan, bagi siapa saja yang ingin sejenak melarikan diri dari rutinitas sehari-hari.
Aucun événement annoncé à ce jour, le programme est mis à jour en fonction des annonces officielles.
Tanggal dan jadwal
Dari 20 September 2025 Pada 21 September 2025
Tempat
Taman-taman Jepang di Favières
10 Chemin de la Belle Epine
77220 Favieres
Harga
Gratis
Usia yang disarankan
Untuk semua
Situs resmi
jardinsfavieres.fr