Temukan budaya Yudaisme dalam sudut pandang yang berbeda... Inilah yang ditawarkan oleh Musée d'art et d'histoire du Judaïsme untuk Nuit des Musées 2025. Pengunjung dan burung hantu diundang untuk berjalan-jalan di lorong-lorong museum, gratis, pada malam yang tidak boleh dilewatkan di musim semi Paris. Ini adalah kesempatan untuk (kembali) menemukan koleksi permanen museum yang terletak di arondisemen ke-3 Paris ini .
Lebih dari 20 tahun, museum yang bertempat di istana indah di Saint-Aignan, di Marais ini menelusuri sejarah komunitas Yahudi di Prancis, Eropa, dan Mediterania melalui karya seni, warisan budaya, dan tradisi mereka, mulai dari zaman kuno hingga masa kini. Kini, museum ini menyimpan lebih dari 12.000 karya seni serta berbagai koleksi arsip yang sangat berharga.
Museum Seni dan Sejarah Yahudi ini menawarkan pandangan mendalam tentang perjalanan lebih dari 2.000 tahun sejarah bersama, sekaligus memperkenalkan karya-karya dari seniman kontemporer.
Penampilan kembali proyek Prémices bersama kelas CE2 Sekolah Marcelle Guillemot (Paris 2e)
Para siswa akan mempresentasikan kepada publik hasil kerja kreatif mereka yang terinspirasi karya-karya museum tentang dunia tumbuhan, menggunakan berbagai teknik—gambar, cyanotype, komposisi bunga—dengan dukungan tim pendidik museum dan seniman Tami Notsani.
Sesaat setelah malam datang, keajaiban karya-karya itu bekerja: museum hidup kembali dan menampakkan dirinya dengan cara yang berbeda. Kesempatan emas untuk menelusuri ruangan-ruangnya dengan teman atau keluarga, mengagumi koleksi-koleksinya dengan pandangan yang segar!
Sehari setelah perayaan Shavuot, Pantekosta Yahudi, seniman Tami Notsani mengajak kita mempertanyakan tema identitas, pewarisan, dan keintiman: bisakah kita tetap sekuler sambil mempertahankan ikatan pada tradisi keagamaan?
Shavuot, pesta tujuh minggu yang merayakan pemberian Taurat kepada umat Ibrani, juga terikat pada kalender pertanian dan menandai musim panen. Interpretasi awam tentang perayaan ini beragam dan menyesuaikan konteks budaya serta sejarahnya, memberinya modernitas yang mendalam.
Untuk merayakan peristiwa yang terkait dengan siklus alam ini, sang seniman mengajak pengunjung merangkai mahkota bunga musiman sesuai warna dan maknanya, kemudian berfoto dengan karyanya, menciptakan serangkaian potret yang menyatakan momen kolektif ini seiring dengan musim panen pertama.
Le programme est mis à jour en fonction des annonces officielles.
Biarkan rasa ingin tahu Anda membuncah dan datanglah dan temukan tempat unik di Paris ini, yang dipenuhi dengan berbagai macam mahakarya. Nuit des Musées adalah perayaan budaya yang nyata bagi semua pecinta seni dan sejarah!
Tanggal dan jadwal
Pada 23 Mei 2026
Tempat
Museum Seni dan Sejarah Yahudi
71 Rue du Temple
75003 Paris 3
Mengakses
Stasiun Metro jalur 11 "Rambuteau"
Harga
Gratis
Situs resmi
www.mahj.org
Informasi lebih lanjut
Museum buka secara gratis untuk Malam Museum dari pukul 18.00 hingga 22.00