Kentang dengan harga 40 sen per kilo: itulah harga yang tidak ada duanya yang ditawarkan oleh keluarga Demassiet, produsen yang berbasis di utara Prancis, pada penjualan mereka di wilayah Paris. Pada hari Jumat, 26 September 2025, mereka menjual dua puluh ton lagi di Les Mureaux di departemen Yvelines. Sejak tahun 2020, para petani ini telah berkeliling ke semua departemen di wilayah Paris untuk menjual hasil panen mereka langsung ke pelanggan, tanpa perantara, seperti yang dilaporkan oleh 78Actu.
Kita dihadapkan pada fenomena yang tidak melambat. Setiap kali kami bergerak, stok habis dalam satu hari. Keluarga Demassiet telah mengembangkan sebuah sistem yang sederhana namun efektif. Mereka memuat antara 20 hingga 30 ton kentang ke dalam truk besar dan memilih lokasi yang strategis, seperti Place du Marché di Les Mureaux. Konsepnya? Penjualan drive-through di mana pelanggan tidak perlu keluar dari mobil mereka. Mereka berdiri dalam antrean di samping truk, dan para produsen akan memasukkan tas-tas tersebut langsung ke dalam bagasi. Ini adalah penghemat waktu yang luar biasa bagi orang-orang di wilayah Paris yang sedang terburu-buru.
Harga tunggal ini menarik banyak orang: fillet 15 kg seharga 6 euro, atau 40 sen per kilogram. "Sebelumnya, kami biasa menjual fillet seberat 15 kg seharga 7,50 euro. Sekarang harganya €6! Satu kilo kentang dengan harga 40 sen tidak ada duanya. Dan terlepas dari semua itu, kami tidak menjual dengan kerugian, sekaligus menghindari pemborosan", jelas Jérémy Demassiet di 78Actu. Harga yang tak terkalahkan ini dapat dijelaskan dengan tidak adanya perantara antara produsen dan konsumen, sehingga kami dapat menawarkan harga yang jauh di bawah harga yang dibebankan oleh supermarket.
Petualangan dimulai pada Mei 2020, di tengah periode pengurungan. Penutupan restoran dan penurunan pesanan industri memaksa keluarga Demassiet menemukan cara untuk menjual saham mereka. Penjualan pertama, yang diadakan di Saint-Cyr-l'École di Yvelines, melampaui semua harapan. "Awalnya, kami hanya datang dengan sebuah mobil dan gerobak. Namun, seiring berjalannya waktu, kami membawa sebuah mobil van dan kemudian sebuah semi-trailer. Hari itu, kami menjual 17 ton kentang," kenang Jérémy Demassiet. Keberhasilan langsung ini meyakinkan keluarga tersebut untuk melanjutkan penjualan langsung, yang kemudian menjadi kegiatan rutin.
Setelah berkonsentrasi pada Yvelines, keluarga produsen dari utara Prancis ini sekarang menawarkan penjualan di seluruhwilayah Paris, di Val-d'Oise, Hauts-de-Seine, Val-de-Marne,Essonne, dan Seine-et-Marne. Sistem jarak dekat ini berhasil menarik perhatian lebih banyak konsumen yang mencari produk lokal dengan harga terjangkau. Model bisnis ini berhasil: produsen menghindari pemborosan makanan dengan menawarkan harga yang terjangkau, sementara konsumen mendapatkan keuntungan dari produk segar tanpa harus merogoh kocek dalam-dalam.
Penjualan keluarga Demassiet berikutnya dijadwalkan berlangsung di beberapa kota di wilayah Paris pada bulan Oktober 2025:
Prinsipnya dirancang agar cepat dan praktis. Pelanggan tetap berada di dalam mobil mereka dan berbaris di samping truk. Produsen Northern kemudian mengumpulkan kantong-kantong kentang dan menempatkannya langsung di bagasi. Sistem ini memungkinkan stok terjual dengan cepat, sekaligus menawarkan layanan yang efisien kepada pelanggan. Tidak perlu turun dari mobil, membawa barang berat atau menunggu lama: transaksi hanya membutuhkan waktu beberapa menit.
Keberhasilan penjualan langsung kentang di wilayah Paris menggambarkan semakin populernya saluran distribusi yang pendek dan harga yang wajar di kalangan konsumen. Keluarga Demassiet telah berhasil mengubah masalah yang disebabkan oleh krisis kesehatan menjadi peluang yang langgeng, dengan menciptakan hubungan langsung antara produsen dan konsumen di wilayah Paris.
Tanggal dan jadwal
Dari 3 Oktober 2025 Pada 18 Oktober 2025











