Di Auvers-sur-Oise, di Val-d'Oise (95), buku-buku tak sekadar berdebu... mereka melaju dengan kereta! Selamat datang di La Caverne aux Livres, sebuah toko buku unik yang berada di dalam gerbong SNCF era 1930-an, parkir di sebuah bangunan bekas gudang barang, tak jauh dari stasiun kereta. Suasana yang seperti berada di rel kereta, nuansa yang tak lekang oleh waktu, dan tiket langsung menuju petualangan membaca penuh kesenangan.
Selama lebih dari tiga dekade, gerbong kereta ini menjadi bagian dari panorama di Auvers-sur-Oise. Di antara mereka, tersembunyi sebuah permata: sebuah toko buku bekas yang lahir dari kisah keluarga. Dulu dikelola oleh keluarga Ferry, La Caverne aux Livres akhirnya diakuisisi oleh pemerintah kota pada tahun 2017. Akuisisi ini menandai babak baru bagi toko buku tersebut, dengan proyek renovasi, peningkatan visibilitas, dan pada tahun 2020, beberapa gerbong yang dicat ulang berwarna Bordeaux, sebagai ode terhadap seni pra-perang.
Di dalam, suasana langsung memikat. Rak-rak tersusun sepanjang kereta dan menampung puluhan ribu buku bekas yang beragam, dalam berbagai bahasa, dengan harga yang terjangkau untuk semua kalangan. Di sini, pengunjung dapat berburu buku, membolak-balik halaman, dan menikmati waktu mereka. Tempat yang berharga ini dikelola oleh Antoine, salah satu penjaga toko buku terakhir di Val-d’Oise.
Terakreditasi sebagai Monumen Bersejarah, toko buku kereta ini juga termasuk dalam jalur para pelukis, rangkaian wisata budaya yang menggali jiwa seni dari Auvers-sur-Oise, sebuah desa yang menjadi sumber inspirasi Van Gogh, Cézanne, Pissarro, Renoir, Corot, Morisot, atau Daubigny. Tujuannya jelas: melihat seluruh jalur ini mencapai status warisan dunia UNESCO.
Di La Caverne aux Livres, pengunjung naik tanpa tujuan pasti. Sebuah Toko Buku Kereta di mana petualangan dimulai sebelum halaman pertama pun dibalik.
Tempat
Alun-alun Stasiun Kereta
place de la gare auvers
95430 Auvers sur Oise















