Dirilis di bioskop pada 9 Mei 2018, Monsieur Je-sais-tout adalah sebuah film drama komedi karya François Prévôt-Leygonie dan Stephan Archinard, yang diadaptasi dari novel La Surface de réparation karya Alain Gillot. Dipimpin oleh Arnaud Ducret, Max Baissette de Malglaive, dan Alice David, film ini membahas tentang sindrom Asperger melalui kisah tak terduga antara seorang dewasa yang bingung dan seorang remaja yang unik. Film ini akan tersedia di katalog Netflix mulai 14 Maret 2026.
Vincent Barteau, pria berusia 35 tahun yang merupakan pelatih sepak bola dengan kepribadian impulsif, harus menghadapi perubahan besar dalam hidupnya saat keponakannya Léo, 13 tahun, yang didiagnosis mengidap Asperger dan sangat gemar bermain catur, tinggal bersamanya. Dipaksa untuk menampung Léo, Vincent harus belajar memahami keunikan dan cara berpikir si remaja, yang latar belakang logika yang ketat dan kepekaannya sangat berbeda dari gaya hidupnya sendiri.
Awalnya sulit, kerjasama ini akhirnya berkembang menjadi hubungan yang didasarkan pada saling berbagi dan pengertian. Melalui olahraga, perhatian, dan kekonyolan dalam kehidupan sehari-hari, terbentuk ikatan di antara dua kesepian, masing-masing menemukan dukungan tak terduga dari yang lain untuk terus maju.
Ini adalah film panjang ketiga dari duo Prévôt-Leygonie / Archinard setelah Amitiés sincères dan Tout schuss. Terinspirasi oleh novel karya Alain Gillot, para sutradara tertarik pada tema hubungan keluarga dan warisan, yang menjadi inti dari karya mereka. Dengan izin dari penulisnya, mereka memindahkan lokasi cerita dari timur Prancis ke La Rochelle, memilih suasana dan pemandangan yang lebih terbuka dan cerah, sesuai dengan nuansa yang ingin mereka sampaikan dalam adaptasi ini.
Arnaud Ducret dipilih secara alami untuk memerankan Vincent, tokoh yang kasar namun sangat mengharukan. Di sisi lain, Max Baissette de Malglaive terpilih setelah mengikuti proses audisi yang diawasi langsung oleh sutradara Martin Rougier. Untuk mempersiapkan peran tersebut, aktor muda ini melakukan riset tentang sindrom Asperger dan bertemu langsung dengan seseorang yang mengalami kondisi tersebut, demi menyampaikan karakter dengan nuansa yang nyata tanpa stereotip. Film ini pun ingin menunjukkan keseriusan dalam menampilkan gangguan spektrum autisme secara lebih nyata di perfilman Prancis.
Menggabungkan unsur komedi dan emosi, karya ini mengusung nada yang ringan dan mudah diterima untuk mengangkat tema yang masih jarang diangkat dalam perfilman Prancis. Keseimbangan cerita terletak pada dinamika duet utama dan penggambaran proses saling belajar, mengikuti jejak kisah lintas generasi di mana perbedaan justru menjadi kekuatan untuk berubah dan berkembang.
Monsieur Je-sais-tout
Film | 2018
Tersedia di bioskop mulai: 9 Mei 2018
Akan hadir di Netflix pada 14 Maret 2026
Komedi drama | Durasi: 1 jam 39 menit
Disutradarai oleh François Prévôt-Leygonie dan Stephan Archinard | Dipimpin oleh Arnaud Ducret, Max Baissette de Malglaive, Alice David
Judul asli: Monsieur Je-sais-tout
Asal negara: Prancis
Dalam kisah yang berfokus pada pertemuan antara seorang pelatih sepak bola dan seorang remaja Asperger, Ông Si-Tahu menawarkan pendekatan pendidikan yang peka dan penuh empati terhadap gangguan spektrum autisme, dengan menempatkan hubungan manusia sebagai prioritas ketimbang penjelasan yang rumit.
Untuk memperluas pilihan Anda, telusuri juga daftar film terbaru di Netflix bulan Maret, panduan lengkap rilisan streaming dari berbagai platform, dan pilihan hari ini Apa yang bisa ditonton hari ini secara streaming.















